Shop product image!
NAMA PEGAWAI

IR. HANUDIN

Mendapat gelar sarjana muda pertanian (Jurusan Hortikultura) pada tahun 1982 dari Akademi Pertanian Nasional Bandung. Pendidikan S1 (Jurusan Budidaya Pertanian Program Studi Hortikultura) ditempuh di Universitas Bandung Raya dan selesai pada tahun 1986. Selain memperoleh pendidikan formal pada lembaga tersebut, yang bersangkutan pernah mengikuti pendidikan non formal di beberapa negara yaitu: Identifikasi Bakteri Patogen di Kasetsart University Bangkok, Thailand dan Planten Siekten Kundig Diens di Netherlands Belanda pada tahun 1999 dan 2000; Pendidikan Management Bakteri Layu didapat di Asian Vegetable Research and Development Center (AVRDC) Taiwan pada tahun 1991. Pada tahun 1992 memperoleh kesempatan untuk mendalami bidang Bioteknologi Bakteri Patogen di University of Queensland dan Monash University di Australia, dalam rangka kerjasama antara Badan Litbang Pertanian Indonesia dan Project Australian Center of International Agricultural Research (ACIAR).Yang bersangkutan sekarang ini menjabat sebagai tenaga fungsional peneliti di Balai Penelitian Tanaman Hias. Dengan jenjang fungsional Peneliti Madya terhitung mulai September 2002.Karya Ilmiah dan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam bentuk Bulletin, Jurnal Ilmiah dan Prosiding dalam bahasa Indonesia dan Inggris, baik sebagai penulis tunggal, utama atau co-author di dalam dan luar negeri kurang lebih 50 judul makalah. Karya ilmiah tersebut kebanyakan menulis masalah pengendalian hayati dengan menggunakan mikroba antagonis jenis bakteri.Penghargaan ilmiah yang pernah diraih pada tahun 1989, yaitu sebagai Juara I Peneliti Muda Berbakat pada Kongres Nasional dan Seminar Ilmiah ke X, Perhimpunan Fitopatologi Indonesia di Denpasar Bali.Selain bekerja di bagian perlindungan tanaman, yang bersangkutan dkk., telah menghasilkan Bakterisida/Fungsida Mikrobial, yang diberi nama dagang "Prima BAPF". Bakterisida tersebut telah di daftarkan patennya ke Departemen Kehakiman dan Hak Azasi Manusia R.I, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual dengan No. P00200600769, tgl. 21 Desember 2006. Adapun judul paten untuk Bakterisida/ Fungisida tersebut masing-masing adalah: 1) Komposisi biopestisida cair berbahan aktif Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens untuk pengendalian penyakit tanaman hias dan tanaman lainnya, nomor pendaftaran paten: P00200300467, tgl. 12 September 2003; 2) Komposisi biopentisida bentuk emulsin berbahan aktif Bacillus siblils dan Pseudomonas fluorescens untuk pengendalian penyakit tanaman, nomor pendaftaran paten: P00200600769, tgl. 21 Desember 2006.
1Komposisi Formula Biobakterisida Berbahan Aktif Rizobakteri untuk Pengendalian Penyakit Busuk Lunak pada Anggrek Phalaenopsis (Hanudin 1), Nawangsih, AA 2), Marwoto, B 1), dan Tjahjono, B 2) )
2Penyakit Busuk Lunak (pbl) pada Anggrek: Penyebab dan Upaya Pengendaliannya (Hanudin dan Indijarto Budi Rahardjo )
3Inovasi Teknologi Pengendalian Hama/Penyakit Utama Mendukung Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Anggrek yang Berdaya Saing Tinggi (Hanudin dan I Djatnika )
4Pengendalian Layu Fusarium Menggunakan Mikrobe Antagonis dan Tanaman Resisten pada Lili (Nuryani, W., E. Silvia Yusuf, Hanudin, I Djatnika, dan B. Marwoto )
5Perbandingan Teknik Inokulasi Puccinia horiana dan Seleksi Bakteri Antagonis untuk Mengendalikan Penyakit Karat Putih pada Krisan (Hanudin, W. Nuryani, E. Silvia Yusuf, I Djatnika, dan M. Soedarjo )
6Biopestisida Organik Berbahan Aktif Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens untuk Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium pada Anyelir (Hanudin, W. Nuryani, E. Silvia Yusuf, dan B. Marwoto )
7Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Subang Gladiol dengan Pengasapan dan Biopestisida (Nuryani, W., E. Silvia Yusuf, I Djatnika, Hanudin, dan B. Marwoto )
8Formulasi Biopestisida Berbahan Aktif Bacillus subtilis, Pseudomonas fluorescens, dan Corynebacterium sp.Nonpatogenik untuk Mengendalikan Penyakit Karat pada Krisan (Hanudin, W. Nuryani, E. Silvia, I Djatnika, dan B. Marwoto )
9Skrining Kemangkusan Mikroba Antagonis terhadap Penyakit pada Tanaman Krisan (Suhardi, Hanudin, W. Handayati, dan A. Saepulloh )
10Pemanfaatan Pseudomonas flourescens, Gliocladium dan Trichoderma untuk mengendalikan Penyakit Layu Fusarium pada Krisan (Hanudin, W. Nuryani, K. Kardin, B.Marwoto )
11Analisis Kandungan Escherichia coli dan Salmonella sp. dalam Sabut Kelapa sebagai Media Tumbuh Tanaman Hias (Hanudin 1, VV. Nuryani 1, dan Sutyastuti 2 )
12Pengendalian Hayati Penyakit Layu Fusarium oxysporum f.sp dianthi pada Anyelir (Nuryani,W.,Hanudin,E.Silvia, Suhardi dan Muhidin )
13Evaluasi Ketahanan Klon-Klon Krisan terhadap Penyakit Karat putih (Hanudin, K.Kardin, dan Suhardi )
14Formula Cair Pseudomonas Fluorescens untuk Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Anyelir (Hanudin, B.Marwoto, A.Saepuloh, K.Mulya dan M.machmud )
15Resistensi Genotip Anggrek Phalaenopsis terhadap Penyakit Busuk Lunak (Handayati,W., Hanudin, dan S.Soejono )
16Potensi Agens Hayati dan Mikrobe Antagonis dalam Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Hias (Tata Rasta Omoy, Suhardi, Budi Marwoto, Yoyo Sulyo, Maryam Abn, Wakiah Nuryani, Injiarto Budi Rahardjo, Purbadi, Donald Sihombing dan Hanudin )
17Perakitan Varietas Krisan dan Anyelir yang Unik dan Tahan terhadap Hama dan Penyakit Penting (Budi Marwoto Toto Sutater Antoro Wasito, Hanudin Tata Rasta Omoy, Minangsari Dewanti, Kurnia Yuniarto Kurniawan Budiarto Eka Febrianti )