photo

Hanudin

Subang, 15 Juli 1958
Jabatan Fungsional : Peneliti Utama |
Bi. Keahlian Hama dan Penyakit Tanaman
Riwayat Pendidikan dan Pekerjaan
Mendapat gelar sarjana muda pertanian (Jurusan Hortikultura) pada tahun 1982 dari Akademi Pertanian Nasional Bandung. Pendidikan S1 (Jurusan Budidaya Pertanian Program Studi Hortikultura) ditempuh di Universitas Bandung Raya dan selesai pada tahun 1986. Selain memperoleh pendidikan formal pada lembaga tersebut, yang bersangkutan pernah mengikuti pendidikan non formal di beberapa negara yaitu: Identifikasi Bakteri Patogen di Kasetsart University Bangkok, Thailand dan Planten Siekten Kundig Diens di Netherlands Belanda pada tahun 1999 dan 2000; Pendidikan Management Bakteri Layu didapat di Asian Vegetable Research and Development Center (AVRDC) Taiwan pada tahun 1991. Pada tahun 1992 memperoleh kesempatan untuk mendalami bidang Bioteknologi Bakteri Patogen di University of Queensland dan Monash University di Australia, dalam rangka kerjasama antara Badan Litbang Pertanian Indonesia dan Project Australian Center of International Agricultural Research (ACIAR).Yang bersangkutan sekarang ini menjabat sebagai tenaga fungsional peneliti di Balai Penelitian Tanaman Hias. Dengan jenjang fungsional Peneliti Madya terhitung mulai September 2002.Karya Ilmiah dan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam bentuk Bulletin, Jurnal Ilmiah dan Prosiding dalam bahasa Indonesia dan Inggris, baik sebagai penulis tunggal, utama atau co-author di dalam dan luar negeri kurang lebih 50 judul makalah. Karya ilmiah tersebut kebanyakan menulis masalah pengendalian hayati dengan menggunakan mikroba antagonis jenis bakteri.Penghargaan ilmiah yang pernah diraih pada tahun 1989, yaitu sebagai Juara I Peneliti Muda Berbakat pada Kongres Nasional dan Seminar Ilmiah ke X, Perhimpunan Fitopatologi Indonesia di Denpasar Bali.Selain bekerja di bagian perlindungan tanaman, yang bersangkutan dkk., telah menghasilkan Bakterisida/Fungsida Mikrobial, yang diberi nama dagang "Prima BAPF". Bakterisida tersebut telah di daftarkan patennya ke Departemen Kehakiman dan Hak Azasi Manusia R.I, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual dengan No. P00200600769, tgl. 21 Desember 2006. Adapun judul paten untuk Bakterisida/ Fungisida tersebut masing-masing adalah: 1) Komposisi biopestisida cair berbahan aktif Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens untuk pengendalian penyakit tanaman hias dan tanaman lainnya, nomor pendaftaran paten: P00200300467, tgl. 12 September 2003; 2) Komposisi biopentisida bentuk emulsin berbahan aktif Bacillus siblils dan Pseudomonas fluorescens untuk pengendalian penyakit tanaman, nomor pendaftaran paten: P00200600769, tgl. 21 Desember 2006.
Publikasi Ilmiah ( 17 )
  1. Komposisi Formula Biobakterisida Berbahan Aktif Rizobakteri untuk Pengendalian Penyakit Busuk Lunak pada Anggrek Phalaenopsis
  2. Penyakit Busuk Lunak (pbl) pada Anggrek: Penyebab dan Upaya Pengendaliannya
  3. Inovasi Teknologi Pengendalian Hama/Penyakit Utama Mendukung Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Anggrek yang Berdaya Saing Tinggi
  4. Pengendalian Layu Fusarium Menggunakan Mikrobe Antagonis dan Tanaman Resisten pada Lili
  5. Perbandingan Teknik Inokulasi Puccinia horiana dan Seleksi Bakteri Antagonis untuk Mengendalikan Penyakit Karat Putih pada Krisan
  6. Biopestisida Organik Berbahan Aktif Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens untuk Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium pada Anyelir
  7. Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Subang Gladiol dengan Pengasapan dan Biopestisida
  8. Formulasi Biopestisida Berbahan Aktif Bacillus subtilis, Pseudomonas fluorescens, dan Corynebacterium sp.Nonpatogenik untuk Mengendalikan Penyakit Karat pada Krisan
  9. Skrining Kemangkusan Mikroba Antagonis terhadap Penyakit pada Tanaman Krisan
  10. Pemanfaatan Pseudomonas flourescens, Gliocladium dan Trichoderma untuk mengendalikan Penyakit Layu Fusarium pada Krisan
  11. Analisis Kandungan Escherichia coli dan Salmonella sp. dalam Sabut Kelapa sebagai Media Tumbuh Tanaman Hias
  12. Pengendalian Hayati Penyakit Layu Fusarium oxysporum f.sp dianthi pada Anyelir
  13. Evaluasi Ketahanan Klon-Klon Krisan terhadap Penyakit Karat putih
  14. Formula Cair Pseudomonas Fluorescens untuk Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Anyelir
  15. Resistensi Genotip Anggrek Phalaenopsis terhadap Penyakit Busuk Lunak
  16. Potensi Agens Hayati dan Mikrobe Antagonis dalam Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Hias
  17. Perakitan Varietas Krisan dan Anyelir yang Unik dan Tahan terhadap Hama dan Penyakit Penting




INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.81.166.196

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun