Analisis Finansial Usahatani Lili Lokal dan lmpor


Penulis : Komar, D., Nurmalinda, R.S. Basuki | Tahun 2004  

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan pendapatan, titik impas dan luas lahan minimum usahatani lili sehingga petani dapat mengetahui luasan dan harga tertentu yang dapat memberi keuntungan yang layak. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi penelitian, yaitu di kebun Percobaan Ciputri dan di petani Cisarua Lembang dan Selabintana, Sukabumi, Jawa barat. Penelitian yang dilakukan di kebun percobaan Ciputri merupakan studi kasus dan penelitian yang dilakukan di lahan petani menggunakan metode survei yang terdiri dari dua tahap yaitu prasurvei dan survei. Penelitian dilaksanakan mulai bulan . Januari 2003 sampai dengan bulan Desember 2003.Data primer diambil dari 15 orang dari petani lili melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. Data sekunder diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Hias, Dinas Pertanian dan literatur yang ada kaitannya dengan penelitian. Penentuan sample diambil secara sengaja. Analisis data menggunakan analisis R/C ratio, titik impas dan luas lahan minimum. Biaya produksi terbesar lili lokal maupun asiatik temyata terletak pada bibit, yaitu 76,75 % untuk liliy lokal dan 84,90 % untuk lili asiatik dari total biaya produksi. Titik impas produksi lili local (longiflorum) terjadi pada tingkat harga Rp. 1.074,1,- perkuntum, produktivitas 9.700 kuntum per 100 mz, nilai produksi Rp.10.418.770,- dan biaya produksi Rp.10.418.500,-. Titik impas pad lili impor (asiatik) terjadi pada tingkat harga Rp. 6.829,2,- per tangkai, produktivitas 4009 tangkai per 100 m2, nilai produksi Rp.27.378.263,-per 100 ml dan biaya produksi Rp.27.378.110,- per 100 mz. Luas lahan minimum lili lokal pada tingkat harga terendah, yaitu Rp.1.000,- per kuntum, luas lahan minimum negatip. Luas lahan minimum pada lili impor pada tingkat harga terendah yaitu Rp 8.500,- per tangkai yaitu 55 mz, itu masih di bawah luas lahan rata-rata, yaitu l00 ml. lni berarti pada tingkat harga terendah sasaran pendapatan masih bisa tercapai. Kata kunci: Lilium longylorum, Lili Asiatik, Analisis Finansial, Usahatani.


INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 3.80.218.53

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun