Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • PROF(R).DR.IR. BUDI MARWOTO MS
  • Mendapatkan gelar Sarjana Pertanian jurusan Hama/ Penyakit pada tahun 1982 dari Institut Pertanian Bogor. Pendidikan S2 pada jurusan Fitopatologi ditempuh di IPB dan selesai pada tahun 1989 dengan gelar Magister Sains (MS). Sedangkan pendidikan Doktoral jurusan Fitopatologi ditempuh di Universitas yang sama dan selesai pada tahun 1995.Yang bersangkutan sekarang ini menjabat sebagai Ketua Kelti Pemuliaan, dan pernah menjabat sebagai Direktur Tanaman Hias pada Direktorat Jenderal Hortikultura sejak Meii 2004 s/d Agustus 2006. Sebelumnya sejumlah tugas telah diembannya, yaitu sebagai Ketua Program Pengembangan Cabai, Balitsa tahun 1992; Ketua Program Penelitian Bunga Potong, Balithi tahun 1998-2003; Penanggungjawab Proposal Penelitian Krisan, Anyelir, Lily, Sumberdaya Genetik, Bioteknologi dan Pemuliaan, Balithi tahun 1999-2003; Ketua Program Shuttle Breeding, Puslitbang Hortikultura tahun 2000-2004; Ketua Program Kerjasama Internasional BIOBREES, Balithi tahun 2000-2004; Ketua Program Kerjasama IAEA, Balithi tahun 2000-2004; Ketua Program Perbenihan Tanaman Hias, Balithi tahun 1999-2004. Ketua Program dan Evaluasi Puslitbang Hortikultura tahun 2003-2004. Aktif dalam keanggotaan Tim Sosialisasi UU PVT, Badan Litbang Pertanian tahun 2001; Narasumber Penyusunan PP PVT, Departemen Pertanian tahun 2001; Tim Perumus Lokakarya Puslitbang Hortikultura tahun 1999-2001; Tim Analisis Kebijakan, Puslitbang Hortikultura tahun 2000; Panitia Nasional Simposium Organisasi Profesi (PFI, Perhorti) tahun 1999-2000.Jenjang fungsional Ahli Peneliti Utama diperoleh pada tahun 2003 dan terhitung 01 Oktober 2005 sebagai Peneliti Utama, dengan ketertarikan dalam bidang Bioteknologi & Pemuliaan Tanaman. Selain itu juga aktif mempublikasikan karya ilmiah dan hasil penelitian sekitar 150 makalah, dalam bahasan Indonesia dan Inggris, baik sebagai Penulis Tunggal, Utama, atau Co-author yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah, Majalah Semi Ilmiah, Surat Kabar dan Prosiding; baik dari Lembaga Instansi di dalam Negeri maupun Luar Negeri. Di samping itu juga menjadi penyunting 10 buku Prosiding Seminar, Jurnal dan Karya Tulis Ilmiah lainnya, baik sebagai Ketua atau Anggota.Penghargaan yang pernah diraih antara lain; Pengembang dan pemegang Hak Kekayaan Intektual "Tanaman Krisan" dari Presiden R.I Tahun 2007; Lulusan terbaik The International Course on Plant Protection, IAC, The Netherlands tahun 1989; Lulusan Terbaik Program Pascasarjana IPB, Bogor tahun 1989; Juara III Penulis Karya Ilmiah terbaik, Puslitbang Hortikultura tahun 1999; Juara III peserta kursus Alih Teknologi, Puslitbang Hortikultura tahun 1990. Selama berkarya di Balithi periode 1999-2003 telah melepas lebih dari 30 varietas krisan, anyelir dan lily. Satu varietas Krisan "Saraswati" telah dipatenkan di "Harmony Patent" dan 2 varietas Krisan "Puspita Nusantara" dan "Puspita Kencana" telah dilindungi di Kantor Pusat PVT Deptan.

    Daftar Publikasi Peneliti

    • Budi Marwoto, Dedeh S. Badriah, Minangsari Dewanti, dan Lia Sanjaya

      Persilangan Interspesifik dan Intergenerik Anggrek Phalaenopsis Untuk Menghasilkan Hibrid Tipe Baru

      For the last decades Phalaenopsis breeding has been done through intervarietal crosses using the same group of parents that caused reduction of genetic variation of new hibrids. New type of hybrids are certainly needed to generate market trend setter that can be resulted from interspecific and intergeneric crosses. Those crossess, however, are really not easy to be done because of genetic barrier caused by abnormalities of meiosis process and incompatibility between polen
    • Tata Rasta Omoy, Suhardi, Budi Marwoto, Yoyo Sulyo, Maryam Abn, Wakiah Nuryani, Injiarto Budi Rahardjo, Purbadi, Donald Sihombing dan Hanudin

      Potensi Agens Hayati dan Mikrobe Antagonis dalam Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Hias

      The use of biological agents is an alternative in controlling pests and diseases of ornamental plants. This method has many advantages, some of them are effective, cheap, easy toget, no negative effect on crops, beneficial insects and human being, left no residue on plant material, and not making any pollution on the environment. The final results of the activities of Thir proposal on iscal years 2000 were described below: 1) Control of soil-borne patogen Fusarium using Gliocladium sp on
    • Budi Marwoto Toto Sutater Antoro Wasito, Hanudin Tata Rasta Omoy, Minangsari Dewanti, Kurnia Yuniarto Kurniawan Budiarto Eka Febrianti

      Perakitan Varietas Krisan dan Anyelir yang Unik dan Tahan terhadap Hama dan Penyakit Penting

      Among the existance ornamental plants cultivated in the country, Chrysanthemum (Dendranthema grandiflora) and carnation (Dianthus caryophi//us) are the most important in term of their production value and business activities. More than 50 million flower stalks of those species are consumed per year for any different purposes, such as celebration of bithday, wedding party, room decoration of houses, office and hotel. Increasing people prospherity and development of tourism industry tends to
    • Budi Marwoto, Toto Sutater, Antoro Wasito, Soertini Soedjono, Agus Muharam, Yoyo Sulyo, Darliah, MS, Yuyuk Aneka Bety, Wahyu Handayati, Dedeh Siti Badriah,

      Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Menunjang Perakitan Varietas Unggul Tanaman Hias

      Indonesia floriculture industry has been growing fast since the last ten years. Floriculture farming has also developed to be a commercial profitable business which is market oriented with applying industrial principles. The use of industrial principles in its managing the farmings has made possible to produce high quality products as prefered by the market. The intensive management system of the farming as a concequence of use of the principles, the demands to superior cultivars are
    • Sri Wuryaningsih, Budi Marwoto, dan Ai Mintarsih

      Tanggapan Klon Harapan Krisan Pot terhadap Media Tumbuh Tanpa Tanah

      The experiment was conducted under plastic house from June 1999 to march 2000. The objective was to find out the response of promising clones of potted chrysanthemum on the compositions of coirdust + zeolite, and sawdust + zeolite growing media. A randomized complete block design was used with factorial pattern, consisting of two factors and three replications. The first factor was three promising clones of pot chrysanthemum and the second factor was six compositions of growing media, i.e.