Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • LAYANAN BIMBINGAN TEKNIS, MAGANG DAN PRAKTEK LAPANG

  • DASAR HUKUM
    1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
    2. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Publik
    3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan
    4. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 78/Permentan/OT.140/12/2012 tentang Pedoman Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Publik Kementerian Pertanian
    5. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/OT.010/ 8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian
    6. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 31/Permentan/OT.140/3/2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian Tanaman Hias

  • JAM PELAYANAN
    • Senin-Kamis : 08.00-15.30 WIB, istirahat 12.00-13.00 WIB
    • Jumat : 08.00-16.00 WIB, istirahat 11.30-13.30 WIB

  • PERSYARATAN
    1. Mengisi form / mengirimkan permintaan layanan
    2. Surat permohonan paling lambat 15 hari sebelum kegiatan
    3. Menulis identitas sesuai kartu identitas yang dimiliki dan tujuan pada buku tamu

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR PELAYANAN
    1. Pengguna jasa mengajukan permohonan tertulis berupa surat permohonan kerja magang siswa/mahasiswa
    2. Sekretaris Balai menerima, mencatat dan menyampaikan surat permohonan beserta proposal magang siswa/mahasiswa kepada kepala Balai
    3. Kepala Balithi mendisposisikan surat permohonan, proposal pengajuan magang siswa/mahasiswa kepada Kasi Jaslit untuk dapat menindaklanjuti
    4. Kasi jaslit mempersiapkan surat balasan peserta magang yang diterima dan mengirimkannya
    5. Peserta yang sudah dinyatakan diterima wajib mengikuti pertemuan teknis (technical meeting) di Balithi dan mengisi form isian profil peserta Bimbingan Teknis, Magang dan Praktek Lapang
    6. Peserta melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang diajukan
    7. Peserta membuat laporan hasil pelaksanaan dan melaksanakan seminar hasil di Balithi serta menerima sertifikat
    8. Balithi menyampaikan Kuisioner SKM untuk diisi oleh pengguna jasa dan hasilnya disampaikan kepada Kasi Jaslit sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis, Magang dan Praktek Lapang

  • WAKTU PENYELESAIAN PELAYANAN
  • Permohonan Pelayanan Bimbingan Teknis, Magang dan Praktek Lapang diselesaikan dalam waktu maksimal 15 hari

  • BIAYA/TARIF
  • Pelayanan Bimbingan Teknis, Magang dan Praktek Lapang tidak dipungut biaya/gratis (Rp. 0). Penggunaan fasilitas untuk kepentingan pribadi (makanan/ minuman, tempat tinggal, bahan praktek) ditanggung sendiri oleh pengguna

  • PRODUK PELAYANAN
  • Peningkatan kompetensi

  • SARANA ATAU FASILITAS PELAYANAN
    • Sarana yang dibutuhkan petugas: ruang tamu perpustakaan, alat tulis, komputer
    • Sarana/prasarana yang disediakan bagi pelanggan: Ruang tunggu, toilet, mushola dan tempat parkir

  • KOMPETENSI DAN JUMLAH PELAKSANA
  • Jumlah pelaksana yang dibutuhkan yaitu:
    • 1 orang pembimbing dengan kompetensi peneliti/penyuluh/ perekayasa
    • 2 orang tenaga lapang dengan kompetensi peneliti/perekayasa/teknisi

  • PENGAWASAN INTERNAL
  • Pengawasan internal dilaksanakan oleh Tim SPI yang ditunjuk oleh Kepala Balai

  • PENANGANAN PENGADUAN
  • Mekanisme penanganan pengaduan masyarakat pada sebagai berikut:
    1. Pengguna Jasa/Masyarakat/Instansi terkait mengajukan pengaduan dan menyerahkan Materi Aduan kepada Petugas Penerima Pengaduan Masyarakat (Dumas)
    2. Pemeriksaan Materi Aduan atas Penyampaian Laporan Pengaduan, Petugas Penerima Pengaduan Masyarakat akan menindak lanjuti dengan upaya Verifikasi/Klarifikasi/Investigasi untuk mendapat kebenaran atas pengaduan tersebut dan laporan akan di lengkapi bukti-bukti yang di perlukan untuk proses lebih lanjut
      1. Penyelenggara akan menanggapi pengaduan masyarakat paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak pengaduan diterima yang sekurang-kurangnya berisi informasi lengkap atau tidak lengkapnya materi aduan
      2. Dalam hal materi pengaduan tidak lengkap, maka Petugas Penerima Pengaduan Masyarakat akan memberitahukan kepada pelapor untuk melengkapi materi aduan
      1. Pelapor melengkapi materi aduan paling lambat 30(tiga puluh) hari kerja dihitung sejak materi aduan diterima oleh Petugas Penerima Pengaduan Masyarakat
      2. Dalam hal berkas aduan tidak dapat dilengkapi dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja tersebut
      1. Hasil tindaklanjut aduan penyelesaian pengaduan disampaikan selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja sejak diputuskan
      2. Pelapor dianggap mencabut Laporan Pengaduannya
    3. Penyampaian Hasil Keputusan Laporan Pengaduan


    Untuk anda yang ingin menyampaikan Indikasi Pelayanan yang tidak sesuai standar yang ditetapkan, tapi merasa sungkan atau anda merasa takut identitasnya terungkap karena anda kenal dengan pelakunya, anda dapat menggunakan mekanisme ini Pelapor dapat menyampaikan laporan pengaduan yang diketahuinya ke alamat e-mail, Fax atau kotak pengaduan pada counter pelayanan. Komunikasi lebih lanjut atas laporan pengaduan yang disampaikan akan dilakukan melalui email tersebut ke alamat e-mail pengirim laporan pengaduan

  • JAMINAN PELAYANAN
  • Balithi menyediakan sarana prasarana yang memastikan pemberian jaminan keamanan dan keselamatan kepada pengguna jasa dengan suasana nyaman, rasa aman, bebas dari bahaya dan risiko gangguan serta kenyamanan dalam beraktifitas dari pelayanan yang diperoleh.

  • JAMINAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN PELAYANAN
  • Balithi menyediakan fasilitas untuk keamanan, kenyamanan dan keselamatan, antara lain:
    • Petugas keamanan
    • Petugas pelayanan informasi
    • Sarana dan prasarana yang digunakan dalam rangka pelayanan tidak membahayakan pengguna Jasa
    • Kontrol akses masuk dan keluar setiap individu
    • Sarana peralatan dan obat P3K
    • Ruang pelayanan yang bersih dan rapi
    • Ruang informasi (resepsionis dan lobby)
    • Mushola
    • Sarana parkir

  • EVALUASI KINERJA PELAKSANA
  • Evaluasi dilaksanakan berdasarkan hasil Survay Kepuasan Masyarakat (SKM) per semester dan audit internal serta eksternal ISO 9001:2015 yang dilaksanakan setahun sekali