Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 24 VOL. 1
  • Jurnal Hortikultura No. 24 Vol. 1
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Koleksi dan Karakterisasi Mikoparasit Asal Karat Putih Pada Krisan

    ABSTRAK. Penyakit karat yang disebabkan oleh Puccinia horiana merupakan penyakit yang paling penting pada tanaman krisan. Pengendalian penyakit menggunakan fungisida terbentur masalah timbulnya pencemaran lingkungan dan resistensi terhadap fungisida. Penggunaan varietas resisten terkendala dengan timbulnya ras fisiologi baru yang dapat mematahkan sifat resistensi tanaman. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian terpadu. Salah satu komponen pengendalian terpadu ialah pemanfaatan mikoparasit. Penelitian bertujuan mengumpulkan dan mengidentifikasi mikoparasit serta menyaring isolat yang efektif dalam menekan penyakit karat pada tanaman krisan. Percobaan dilakukan dari Bulan Januari sampai Desember 2011. Kegiatan penelitian meliputi: (a) survei dan (b) percobaan. Survei dilakukan di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat, sedangkan percobaan dilakukan di Laboratorium dan Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Hias. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ditemukan empat genus cendawan sebagai mikoparasit penyakit karat (P. horiana) pada tanaman krisan di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung, (2) dari 55 isolat mikoparasit, 92,7% merupakan genus Cladosporium. Selebihnya terdiri atas genus Fusarium, Trichoderma, dan Penicillium, dan (3) dari 20 isolat yang diuji efektivitasnya sebagai mikoparasit, hanya 11 isolat Cladosporium sp. yang mempunyai efektivitas > 50% dan sebagai pengendali hayati karat potensial. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai acuan untuk mendapatkan biofungisida potensial untuk mengendalikan penyakit karat putih pada krisan.

    Katakunci: Krisan; Penyakit karat; Puccinia horiana; Pengendalian; Mikoparasit

    2014 Silvia Yusuf , E, Djatnika, I, dan Suhardi