Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 6 VOL. 3
  • Jurnal Hortikultura No. 6 Vol. 3
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Pengaruh waktu Perendaman dan Konsentrasi Colchicine terhadap Pertumbuhan Protokom Anggrek Dendrobium Jayakarta

    Tujuan Penelitian pada tahun pertama ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Colchicine terhadap ketegaran bibit anggrek. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April 1995 sampai dengan Mei 1996. Eksplan yang digunakan berupa protokorm anggrek hasil biak jaringan. Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor pertama adalah waktu perendaman (1,3,6 dan 9) hari dan faktor kedua konsentrasi larutan Colchicine (0,100,200,300 dan 400) ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 300 ppm dengan perendaman selaa 9 hari menghasilkan protokorm yang paling tegar. Makin lama perendaman makin meningkat jumlah daun dan akar. Konsentrasi larutan 300 ppm merupakan perlakuan yang menghasilkan bibit paling tegar setelah mengalami aklimatisasi (8 bulan tanam). Penerapan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjamin pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium yang lebih tegar dengan kualitas bibi yang tinggi.

    1996 Soertini Soedjono dan K. Suskandari download
    2 Inventarisasi Penyakit Penting Tanaman Sedap Malam

    Sedap malam (Polianthes tuberosa L.) telah banyak ditanam di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, tetapi informasi mengenai penyakit tanaman tersebut belum banyak dilaporkan Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui penyakit- penyakit yang menjadi kendala dalam memproduksi tanaman sedap malam Penelitian dilakukan dengan cara survei, dan pengajuan di laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa telah ditemukan beberapa penyakit sedap malam yang potensial menjado kendala dalam memproduksi tanaman tersebut, yaitu (1) bercak daun yang disebabkan oleh Xanthomonas sp., Fusarium Xyllarioides, dan Cercospora sp., (2) Bercak daun disebabkan oleh Fusarium Oxysporum dan Botrytis sp.; (3) layu yang disebabkan oleh Verticellum sp., dan Scelerotium rolfsii, serta (4) mosaik pada daun yang disebabkan oleh virus yang masuk dalam kelompok Closterovirus. Untuk menanggulangi penyakit- penyakit tersebut, umumnya petani menggunakan fungisida propineb dan mankozeb. Hasil penelitian ini merupakan informasi dasar dalam menemukan cara pengendalian penyakit. Kata Kunci : Sedap malam; Penyakit; Patogen

    1996 I Djatnika dan Indijarto B. Raharjo download