Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 18 VOL. 4
  • Jurnal Hortikultura No. 18 Vol. 4
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Pengaruh Beberapa Ekstrak Tanaman terhadap Bercak Hitam dan Embun Tepung pada Tanaman Mawar Varietas Pertiwi

    Kendala pada budidaya tanaman mawar di antaranya adalah penyakit tanaman, seperti penyakit bercak hitam dan embun tepung. Salah satu alternatif pengendalian penyakit tanaman adalah penggunaan fungisida botani. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas ekstrak tanaman terhadap bercak hitam (Marssonina rosae) dan embun tepung (Oidium sp.) pada tanaman mawar. Percobaan dilaksanakan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Hias, Segunung (1.100 m dpl.), dari bulan April 2002 sampai Maret 2003. Perlakuan penelitian ini adalah kontrol (tanpa perlakuan), kencur (Kaempferia galanga), arang sekam, temu lawak (Curcuma xanthorriza), nyiri (Xylocarpus granatum), nimba (Azadirachta indica), kunyit (Curcuma domestica), temu putih (Curcuma zedoaria), temu hitam (Curcuma aeruginosa), jahe (Zingiber officinale), pinang (Areca catechu), bratawali (Tinospora tuberculata), teh (Thea sinensis), pinus (Pinus merkusii), onje (Phaeomeria speciosa), dan lengkuas (Languas galanga). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dan diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak tanaman yang efektif terhadap bercak hitam sebelum terjadinya infeksi adalah arang sekam, daun teh, jahe, kencur, temu lawak, daun nyiri, daun nimba, dan temu hitam. Ekstrak tanaman yang efektif dapat menurunkan intensitas serangan embun tepung adalah daun nimba, temu hitam, jahe, onje, teh, kencur, dan lengkuas. Perlu ada uji lanjut efikasi ekstrak tanaman terhadap bercak hitam dan embun tepung pada tanaman mawar. Katakunci: Rosa hybrida; Marssonina rosae; Oidium sp.; Pestisida botani; Efektivitas

    2008 Rahardjo I.B. dan Suhardi
    2 Pengaruh Konsentrasi Benzil Adenin terhadap Kualitas Pascapanen Dracaena sanderiana dan Codiaeum variegatum

    Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan pengaruh berbagai konsentrasi benzil adenin (BA) terhadap kualitas Dracaena sanderiana dan Codiaeum variegatum pada saat simulasi pengangkutan melalui laut (di ruang gelap). Perlakuan terdiri dari konsentrasi BA: 0 (kontrol), 75, 150, 225, dan 300 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitias D.sanderiana dan C. variegatum pada parameter laju fotosintesis,konduktansi stomata, kadar klorofil, tinggi tanaman, dan kelas tanaman dipengaruhi oleh benzil adenin. Pada D. sanderiana laju fotosintesis (6,74 ?mol/m2/det) dan kandungan klorofil tertinggi dicapai pada konsentrasi 300 mg/l, sedangkan pada C. variegatum tertinggi (5,40 ?mol/m2/det) pada konsentrasi 150 mg/l. Kadar fotosintesis meningkat dengan meningkatnya kandungan klorofil. Kadar fotosintesis pada perlakuan ini 2 kali lipat bila dibandingkan dengan perlakuan lain. Konduktansi stomata, berat segar daun, dan kelas tanaman juga dipengaruhi oleh konsentrasi BA. Kadar fotosintesis dan kandungan klorofil pada D. sanderiana di mana tanaman yang diberi perlakuan 300 mg/l BA menunjukkan bahwa tanggap tanaman lebih baik dan kebutuhan C. variegatum memerlukan konsentrasi yang lebih rendah (150 mg/l BA). Kelas tanaman yang lebih baik seperti warna daun hijau gelap dan segar. Dracaena sanderiana dan C. variegatum masing-masing menghendaki konsentrasi BA 300 mg/l (4,50 = kualitas sangat baik) dan 150 mg/l (4,17 = kualitas sangat baik). Katakunci: Dracaena sanderiana; Codiaeum variegatum; Benzil adenin; Pertumbuhan; Kualitas; Pascapanen; Kamar gelap.

    2008 Fuadi, M.1) dan Y. Hilman2)