Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 17 EDISI KHUSUS VOL. 2
  • Jurnal Hortikultura No. 17 Edisi Khusus Vol. 2
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 lnduksi Regenerasi Tunas dari Kalus Hasil Kultur Anther Anthurium andraeanum Linden ex Andre Kultivar Tropical

    Kultur anther merupakan kegiatan terobosan yang dapat mendukung program pemuliaan dan perbenihan tanaman dengan dihasilkannya turunan homozigot dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan metode konvensional. Optimasi media merupakan salah satu kunci sukses pada kultur anther. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan komposisi media terbaik untuk menginduksi regenerasi tunas dan mengamati tipe pertumbuhan dari 2 wama kalus hasil kultur anther anthurium kultivar Tropical. Penelitian dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung, Cipanas-Cianjur, Jawa Barat, sejak .Januari sampai dengan Mei 2005. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan 4 ulangan. Faktor I adalah perbedaan warna kalus yaitu (1) kalus hijau dan (2) kalus kuning. Faktor ll adalah 8 media regenerasi tunas yaitu Mr-0, Mr-1, Mr-2, Mr-3, Mr-4, Mr-5, Mr-6, dan Mr-7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regenerasi tunas mudah ditemukan pada media Mr-7 (MMS + 0,25 mg/1 2,4-D + 1,50 mg/I TDZ + 0,75 mg/l BAP +0,02 mg/l NAA), tetapi untuk aplikasi jangka panjang peng- gunaan Mr-3 (MMS+1,50 mg/l TDZ + 0,02 mg/l NAA) lebih dianjurkan karena pertimbangan nilai ekonomis. Dua tipe penumbuhan kalus yang berbeda ditemukan pada kultur anther kultivar Tropical, yaitu kalus hijau yang diduga berasal dari sel-sel somatik anther tumbuh lebih cepat dan mudah diregenerasi membentuk tunas, dan kalus kuning yang diduga berasal dari sel-sel mikrospora tumbuh lebih lambat dan lebih sulit diregenerasi membentuk tunas. Katakunci: Anthurium andraeanum Linden ex Andre; Kultur anther; Regenerasi tunas; Media; Kualitas kalus,

    2007 Rachmawati, F.1), B. Winarto1), dan A. Purwito2)