Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 13 VOL. 4
  • Jurnal Hortikultura No. 13 Vol. 4
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Pengujian Keefektifan Gliokompos terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Krisan

    Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi gliokompos terhadap penumbuhan dan perkembangan tanaman krisan yang dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung dari bulan September 1999 sampai dengan .Januari 2000. Penelitian mcnggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan tiga ulangan Delapan komposisi media tanam berupa perbandingan volume gliokompos, pupuk kandang, dan tanah sebagai faktor pertama dan tiga varietas, yaitu saraswati, retno dumilah, dan dewi saitika sebagai falctor kedua.Data diperoleh dari beberapa peubah pemimbuhan dan hasil bunga.Penggunaan gliokompos efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil bunga serta ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit tular tanah. Pertumbuhan dan hasil bunga terbaik ditunjukkan oleh varietas retno dumilah, disusul dengan varietas saraswati dan dewi sartika. Penggunaan pupuk kandang sebagai media tanam cenderung menurunkan ketahanan tanaman akan serangan beberapa penyakit tular tanah. Sebaliknya penggunaan gliokompos mampu menekan serangan penyakit tular tanah serta meningkatkan hasil bunga. Kata kunci; Dendrarhema grandylara Tzvelev; Gliokompos; Kesehatan tanaman; Pertumbuhan tanaman; Hasil bunga

    2003 Wasito A. dan B. Marwoto download
    2 Evaluasi Daya Hasil dan Adaptasi Klon-klon Harapan Krisan

    Lima belas klon harapan krisan ditanamkan di lokasi dengan tinggi 700, 800, dan 1.200 m dpl menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan, pada bulan Oktober 2000 sampai dengan Maret 2001.Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh klon-klon krisan yang berdaya hasil tinggi untuk persiapan pelepasan varietas baru. Luaran yang diharapkan adalah lima klon krisan yang berdaya hasil tinggi dan adaptif terhadap kondisi lingkungan di sentra-sentra produksi krisan.Hasil penelitian mendapatkan lima klon krisan no. 49, 26, 4, 21, dan 29 yang adaptif dan berdaya hasil tinggi yang selanjutnya dapat direkomendasikan untuk pelepasan varietas baru. Kata kunci: Chrysanthemum morifolium; Klon harapan; Daya hasil; Adaptasi

    2003 Wasito A. dan B. Marwoto download
    3 Pengaruh Larutan Pulsing dalam Pengemasan dan Pengangkutan Bunga Mawar Potong

    Penggunaan larutan pulsing bunga sebelum pengemasan dan pengangkutan sangat berguna untuk menggantikan sumber karbohidrat, melindungi tangkai bunga dari serangan mikroorganisme penyebab penyumbatan, menjaga kualitas bunga tetap prima, dan dapat memperpanjang masa kesegaran bunga setelah pengangkutan.Penelitian bertujuan mendapatkan larutan pulsing dalam pengemasan dan pengangkutan bunga mawar potong varietas kiss guna memperpanjang masa kesegaran setelah pengangkutan. Bunga mawar potong kiss dipanen di Sukabumi dengan tingkat kemekaran 0-10%, kemudian direndam dalam larutan puls ing (AgNO3 20 ppm + gula pasir 5% + asam sitrat 320 ppm selama 12 jam). Selanjutnya bunga mawar dikemas dalam wadah (berisi masing-asing larutan holding; akuades dan dikemas kering) dan diletakkan dalam karton berukuran 78 x 20 x 8 cm berkapasitas 20 tangkai bunga mawar potong. Sebagai kontrol bunga tanpa direndam dalam larutan pulsing.Setelah bunga dikemas, kemudian diangkut dengan mobil pendingin (5o-10oC) dan tanpa pendingin (27o-30oC) selama 20 jam. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan pengemasan dengan akuades selama pengangkutan 20 jam merupakan perlakuan yang terbaik dengan masa kesegaran bunga mencapai 9 hari dan persentase kemekaran bunga mencapai 100%. Perlakuan tersebut dapat mempertahankan kualitas bunga tetap prima dan dapat memperpanjang masa kesegaran bunga setelah pengangkutan. Kata kunci: Mawar; Pengemasan; Larutan perendam; Suhu pengangkutan; Mempertahankan mutu

    2003 Amiarsi D., Yulianingsih, W. Broto, dan Sjaifullah download