Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 11 VOL. 2
  • Jurnal Hortikultura No. 11 Vol. 2
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Tanggapan Klon Harapan Krisan Pot terhadap Media Tumbuh Tanpa Tanah

    Penelitian bertujuan mengetahui tanggapan klon harapan krisan pot terhadap komposisi media campuran zeolit dan serbuk sabut kelapa serta zeolit dan serbuk gergaji. Percobaan dilakukan di rumah plastik pada bulan Juni 1999 sampai dengan Maret 2000. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah tiga klon harapan krisan pot, yaitu klon no. 100,1 berbunga kuning, no. 32.6 berbunga merah muda dan no. 7.1 berbunga putih. sedangkan faktor kedua adalah enam komposisi campuran serbuk sabut kelapa + zeolit dapat digunakan sebagai media pengganti tanah. Krisan pot yang tumbuh pada media serbuk sabut kelapa + zeolit bardaun lebih hijau dan lebih tegar dibandingkan dengan krisan pada media serbuk gergaji + zeolit. Semua klon harapan krisan pot yang ditanam pada media serbuk sabut kelapa + zeolit menghasilkan daun lebih banyak dan penampilan tanaman lebih baik, jumlah bunga, dan diameter tanaman lebih tinggi daripada yang ditanam pada media serbuk gergaji + zeolit. Media serbuk sabut kelapa + 300 g zeolit dengan ukuran split menghasilkan daun terbanyak yaitu 35,17 helai. Klon no. 100.1 pada media serbuk sabut kelapa + zeolit menghasilkan daun 2,35 lebih banyak dibandingkan pada media serbuk gergaji + zeolit, 3,17 kali untuk klon no 32.6 dan 3,92 kali untuk klon no. 7.1. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan linier positif antara jumlah daun dengan tinggi tanaman, jumlah daun dengan jumlah bunga serta antara jumlah daun dengan diameter tanaman. Kata kunci : Dendranthema grandiflora; Media tanpa tanah; Tanaman pot.

    2001 Sri Wuryaningsih, Budi Marwoto, dan Ai Mintarsih download
    2 Skrining Kultivar Gladiol terhadap Patogenisitas Tiga Isolat Fusarium oxysporum f.sp. gladioli

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nomor populasi gladiol hasil silangan Balai Penelitian Tanaman Hias dan Plant Research Institute (Wageningen) yang toleran terhadap infeksi isolat. Fusarium oxysporum f.sp. gladioli, yang berasal dari tiga lokasi, yaitu dari sukabumi, Cipanas (Cianjur) dan Lembang (Bandung). Hasil percobaan menunjukkan bahwa gladiol dengan nomor populasi 96204 dan 96204 dan 96207-2 sangat resisten terhadap infeksi Fusarium oxysporum f.sp. gladioli. Diantara isolat patogen yang dikoleksi dari Sukabumi, Cipanas (Cianjur), dan Lembang (Bandung) tidak berbeda patogenisitasnya.Kata kunci :Gladiolus hybridus; Fusarium oxysporum; Resistensi

    2001 Wakiah Nuryani1), I. Djatnika2), D.S. Badriah1), dan H.J.M. Loffler2) download