Website-Resmi-Balai-Penelitian-Tanaman-Hias-Kementerian-Pertanian

  • JURNAL HORTIKULTURA NO. 11 VOL. 1
  • Jurnal Hortikultura No. 11 Vol. 1
    No. Judul Artikel Tahun Penulis Download
    1 Pengaruh Cara Pemberian Air, Media, dan Pemupukan terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium

    Untuk mencapai pertumbuhan tanaman anggrek yang optimal diperlukan kondisi lingkungan yang sesuai seperti cahaya,suhu, dan kelembaban serta penggunaan media dan kebutuhan pupuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh cara pemberian air, media, dan pemupukan terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif anggrek Dendrobium. Percobaan dilaksanakan di rumah sere Balai Penelitian Tanaman Hias Jakarta dari bulan April 1996 sampai dengan bulan Maret 1998. Penelitian menggunakan Rancangan Petak-petak Terbagi dengan tiga ulangan. Sebagai petak utama adalah pemberian air yang terdiri atas dua cara penyiraman yaitu penyiraman biasa dan pengkabutan. Anak petak adalah media tumbuh terdiri dari dua jenis media yaitu arang dan campuran arang dengan sabut kelapa. Anak- anak petak adalah pemupukan terdiri dari : (a) tanpa pupuk; (b) pupuk NPK (25:5:20) 3X diselingi NPK (10:40:15) 1X; (c) pupuk NPK (25:5:20)2X diselingi NPK (10:40:15) 1X dan (d) pupuk NPK (20:20:20) seimbang diberikan terus menerus seminggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air dengan cara pengkabutan memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan tinggi tanaman, ketebalan daun, diameter bulb dan jumlah kuntum bunga/tangkai. Pemberian pupuk NPK (25:5:20) 3X diselingi NPK (10:40:15) 1X berpengaruh nyata dalam meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah kuntum bunga/tangkai. Sedangkan penggunaan media arang tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dibandingkan campuran arang dan sabut kelapa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa pemberian air dengan cara pengkabutan, penggunaan media yang sesuai, dan pemupukan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan anggrek Dendrobium.

    2001 Benamehuli Ginting, Waspodo Prasetio, dan Toto Sutater download
    2 Metode Evaluasi Ketahanan Varietas Melati Terhadap Hama Palpita unionalis

    Percobaan bertujuan untuk mengetahui metode evaluasi ketahanan varietas melati terhadap hama Palpita unionalis dilaksanakan di laboratorium dan rumah kasa Inlithi Segunung (1.100 m dpl.) Sejak bulan mei 1996 sampai dengan bulan Februari 1997. Percobaan di laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap lima perlakuan dengan lima ulangan sedangkan di rumah kasa menggunakan rancangan acak kelompok lima perlakuan dengan lima ulangan. Jenis perlakuan adalah empat kultivar melati Jasminum sambac (kultivar Bogor, Cianjur, Madura, dan Segunung) dan satu varietas J. multiflorum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode evaluasi ketahanan varietas dengan pengukuran preferensi makan dalam cawan petri di laboratorium paling mudah dan paling cepat dapat diketahui hasilnya dan paling murah. Cara evaluasi tersebut mudah diadopsi dan digunakan oleh petani pengguna. Kata kunci: Melati; Palpita unionalis; Preferensi makan; preferensi oviposisi;ketahanan

    2001 Tata R. Omoy, Maryam Abn, D. Sihombing, dan Suryanah download