SERATUS JENIS BEGONIA EKSOTIK KEBUN RAYA SIAP BERSAING MENDUKUNG BISNIS FLORIKULTURA DI MASA YANG AKAN DATANG

Species Begonia umunya ditemukan tumbuh liar di alam, sementara species Begonia yang eksotik telah dikenal dan banyak dibudidayakan secara luas oleh hobiis dan pecinta tanaman hias. Kedua jenis Begonia tersebut memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai tanaman hias. Hingga saat ini 313 Begonia telah dikoleksi di Kebun Raya Bali. Untuk mengetahui potensi dan pemanfaatan koleksi Begonia tersebut sebagai tanaamn hias, maka dilakukan pengamatan morfologi, survai dan wawancara pada Begonia yang ada di Taman Begonia, Kebun Raya Bali, nurseri yang lain, dan kegiatankegiatan yang berkaitan dengan Begonia dilakukan dalam studi ini. Data perdagangan tanaman hias dari tahun 2012-2013 digunakan sebagai data pendukung dalam penelitian ini. Keragaman morfologi Begonia hasil pengamatan secara langsung kemudian dibandingkan dengan data yang ada dipustaka berkaitan dengan habitus, species, karakter morfologi dan nilai-nilai penting lainnya. Data yang berhasil dikoleksi dianalisa menggunakan metode kecil untuk mengetahui species Begonia yang mana yang memiliki potensi tinggi dan menarik yang dapat dikembangkan pada skala usaha. Dari hasil survey dan pengamatan morfologi diketahui bahwa 86% species Begonia dikelompokkan ke dalam kelompok tanaman hias daun, 14% tanaman berbunga dan 8% ke dalam kelompok keduanya. Begonia yang terjual dari toko Kebun Raya Bali pada tahun 2012 dimana 24 species dan 10 diantaranya yang masuk penjualan tertinggi termasuk B. rex “Silver Circle”, B. acetosa, B. bowerae “Chantilly Lace”, B. imperialis, B. listada, B. cucullata “Thousand Wonders” red, B. cucullata “Thousand Wonders” pink, B. cucullata. “Tinkerbell”, B. heracleifolia “Black Falcon” dan B. bowerae “Cleopatra”. Untuk meningkatkan permintaan pasar dan perakitan varietas unggul baru Begonia yang lebih eksotik, hibridisasi Begonia alam dan eksotik diperlukan.

SebelumnyaInovasi Teknologi Produksi Benih Mendukung Pengembangan Industri Florikultura Berdaya Saing Global
SelanjutnyaAnggrek Primitif di Sumatera yang Berpotensi sebagai Tanaman Hias