JURNAL PENELITIAN APLIKASI-MODIFIKASI-MEDIA-GENERIK-DALAM-PRODUKSI-BIBIT-KRISAN-(<EM>DENDRANTHEMA-GRANDIFLORA</EM>-TZVELEV)-BERKUALITAS-MELALUI-KULTUR-IN-VITRO

  • APLIKASI MODIFIKASI MEDIA GENERIK DALAM PRODUKSI BIBIT KRISAN (DENDRANTHEMA GRANDIFLORA TZVELEV) BERKUALITAS MELALUI KULTUR IN VITRO
  • No. Deskripsi Tahun Penulis Download
    1 ABSTRAK. Aplikasi media generik yang lebih murah menggantikan media Murashige dan Skoog (MS) yang mahal dan tetap mampu menghasilkan bibit krisan berkualitas secara masal memiliki pengaruh yang besar terhadap efisiensi produksi benih secara in vitro. Tujuan penelitian adalah mendapatkan media generik yang optimal untuk produksi benih berkualitas pada beberapa varietas krisan secara in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan, Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Hias Cipanas pada bulan Januari sampai dengan Desember 2011. Perlakuan varietas dan media disusun menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama varietas krisan yaitu Ratnahapsari, Kusumapatria, Cintamani, Sasikirana, dan Kusumaswasti. Faktor kedua adalah modifikasi media generik yaitu (1) ½ MS + 0,1 mg/l IAA sebagai kontrol, (2) 3 g/l Hyponex (20N:20K:20P) + vitamin MS + 0,1 mg/l IAA, (3) 3 g/l Hyponex (20N:20K:20P) dengan 50% air kelapa, (4) 3 g/l Hyponex (20N:20K:20P) + 0,1 mg/l vitamin B kompleks teknis + 0,1 mg/l IAA, (5) 2 g/l Gandasil D + vitamin MS + 0,1 mg/l IAA, (6) 2 g/l Gandasil D dengan 50% air kelapa, (7) 2 g/l Gandasil D + 0,1 mg/l vitamin B kompleks teknis + 0,1 mg/l IAA, dan (8) ½ MS dengan bahan teknis + 0,1 mg/l vitamin B kompleks teknis + 0,1 mg/l IAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ratnahapsari merupakan varietas yang paling responsif dalam kultur in vitro dan memiliki tinggi tunas hingga 7,2 cm dengan 7,5 jumlah daun per tunas, 4,0 akar per tunas dan 4,6 cm panjang akar, sementara 3 g/ l Hyponex + 0,1 mg/l vitamin B kompleks teknis + 0,1 mg/l IAA (M63) merupakan media generik yang paling sesuai untuk menggantikan media MS yang menghasilkan planlet dengan tinggi tunas hingga 7,0 cm, 8,8 jumlah daun per tunas, 3,5 akar per tunas, dan 6,9 cm panjang akar dengan efisiensi biaya sebesar 52,38%. Pada tahap aklimatisasi Sasikirana memberikan hasil yang baik dengan tinggi tanaman mencapai 9,2 cm, 10 daun per tanaman, 5,5 akar per tanaman, dan 7,9 cm panjang akar. Media kultur in vitro krisan menggunakan MG3 merupakan media pertumbuhan terbaik ketika diaklimatisasi menggunakan arang sekam dengan tinggi tanaman mencapai 10,2 cm, 10,4 daun per tanaman, 6,8 akar per tanaman, dan 6,1 cm panjang akar. Keberhasilan aklimatisasi planlet krisan pada kondisi ex vitro berkisar antara 74-99%.

    Katakunci: Media generik; Benih berkualitas; In vitro; Dendranthema grandiflora Tzvelev
    2014 Shintiavira, H, Rahmawati, I, dan Winarto, B

    Daftar Publikasi Lainnya (Jurnal Hortikultura No. 24 Vol. 3)

    • Rachmawati, F 1), Purwito, A 2), Wiendi, NMA 2), Mattjik, NA 2), dan Winarto, B 1)

      Perbanyakan Massa Anggrek Dendrobium Gradita 10 Secara In Vitro Melalui Embriogenesis Somatik

      ABSTRACT. The existence in vitro propagation protocol on Dendrobium have important role in supporting the development of the seed industry in the country. The objective of this research to get mass propogation technology of Dendrobium Gradita 10 via somatic embryogenesis. The experiment was conducted at Tissue Culture Laboratory and Orchid Screen House of Indonesian Ornamental Plant Research Institute from March to Desember 2012. The experiments were arranged using randomized
    • Shintiavira, H, Rahmawati, I, dan Winarto, B

      Aplikasi Modifikasi Media Generik dalam Produksi Bibit Krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev) Berkualitas melalui Kultur In Vitro

      ABSTRACT. Application of generic media which are cheaper to substitute the expensive Murashige and Skoog media and keep in resulting mass qualified chrysanthemum seeds has high impact in cost efficiency of the in vitro production of qualified seeds. Objective of the study was to find optimal generic media to produce qualified seeds for several varieties of chrysanthemum. The experiment was conducted at the Tissue Culture Laboratory, Cipanas Experimental Garden of Indonesian
    • Widiastoety, D

      Pengaruh Auksin dan Sitokinin terhadap Pertumbuhan Planlet Anggrek Mokara

      ABSTRACT. Mokara is one of the favourite genera of orchid. The commercial orchid plantations generally use seedling from in vitro culture. Optimizing media is critical factor to improve plantlet growth and to promote plantlet procurement. One of the methods to enrich the medium is by the use of plant growth regulator. The experiment was conducted in the Laboratory of Indonesian Ornamental Plant Research Institute at Pasar Minggu-Jakarta, from May to November 2013. The materials