STUDI KASUS TEKNOLOGI PERBANYAKAN ANGGREK DENDROBIUM SECARA IN VITRO DI ESTIES'S ORCHID, DEPOK, JAWA BARAT

Anggrek Dendrobium merupakan jenis anggrek yang dapat tumbuh di dataran rendah-medium, mudah berbunga dibandingkan dengan anggrek jenis lain. Anggrek Dendrobium banyak disukai masyarakat karena rajin berbunga dengan warna dan bentuk bunga yang bervariasi dan menarik. Sering digunakan dalam rangkaian bunga karena memiliki kesegaran yang relatif lama, tangkai bunga lentur dan produktivitas yang tinggi. Perbanyakan tanaman secara komersial menggunakan kultur in vitro pada tanaman anggrek diharapkan mendapatkan bibit bermutu dalam waktu cepat, seragam dan dalam jumlah banyak. Tujuan dari studi kasus ini untuk mengetahui metode perbanyakan anggrek Dendrobium melalui kultur in vitro yang dilakukan di Esties's Orchid pada skala komersial. Studi dilakukan menggunakan metode survei. Hasil studi menunjukkan bahwa Esties's Orchid menggunakan tunas muda sebagai bahan perbanyakan anggrek Dendrobium secara in vitro yang diinduksi pada media Vacin dan Went cair diatas shaker dengan kecepatan 90-120 rpm, kemudian dipindah pada media padat untuk membentuk tunas dan akar serta pembesaran dengan media campuran Hyponex 20:20:20, pisang dan arang aktif. Pada tahap aklimatisasi, planlet yang sudah bersih dari media agar direndam pada larutan fungisida 0,5 g/l selama kurang lebih 5 menit kemudian dikeringanginkan dan ditanam pada media yang telah difermentasi pada tray 1 lubang 1 tanaman dengan keberhasilan yang tinggi.

Kata kunci: Dendrobium, umur tunas, pemupukan N, Kultur Jaringan.

SebelumnyaPengaruh Pemupukan N dan Umur Tunas Sebagai Sumber Eksplan Terhadap Pemacuan Inisiasi Plb Dendrobium
SelanjutnyaKajian Penggunaan Jenis Pupuk Daun Komersial dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Plantlet Denrobium