SKRINING KEMANGKUSAN MIKROBA ANTAGONIS TERHADAP PENYAKIT PADA TANAMAN KRISAN

Penelitian untuk mengetahui efikasi agens hayati terhadap penyakit pada tanaman krisan telah dilakukan di rumah kaca dan di lapangan. Sebanyak 20 isolat bakteri telah diuji efektivitasnya dengan cara disemprotkan dengan konsentrasi 108 cfu/ml merata seluruh tanaman. Evaluasi terhadap intensitas penyakit dilakukan pada saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di rumah kaca penyakit hawar daun kurang bisa berkembang, namun penyakit yang bukan merupakan target berkembang cukup berarti, yaitu penyakit layu fusarium dan embun tepung (Oidium sp). Di lapangan selain Pseudomonas cichorii dijumpai penyakit karat putih yang disebabkan oleh Puccinia horiana, dan penyakit busuk basah yang disebabkan oleh Erwinia sp.. Pseudomonas fluorescens isolat Pf 2 dan Pf 4A, serta Bacillus subtilis isolat Ba 13, Ba 16, dan Ba 17 efektif menekan intensitas penyakit hawar daun. Pseudomonas fluorescens isolat Pf 2, Pf 4A, dan Pf 16 efektif terhadap penyakit karat putih. Semua isolat yang diuji tidak efektif terhadap penyakit busuk basah dan penyakit layu fusarium. Pseudomonas fluorescens isolat Pf 2, MR 9, dan B. subtilis isolat Ba 9 efektif terhadap embun tepung di rumah kaca. Katakunci: Dendranthema grandiflora; Pucciana horiana; Pseudomonas cichorii; Pseudomonas fluorescens; Bacillus subtilis; Agens hayati; Pengendalian biologi.

SebelumnyaIdentifikasi Status Hama pada Budidaya Paprika (Capsicum annuum var. grossum) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat
SelanjutnyaEfektivitas Fungisida untuk Pengendalian Penyakit Berdasarkan Curah Hujan pada Mawar