PENGENDALIAN HAYATI PENYAKIT LAYU FUSARIUM OXYSPORUM F.SP DIANTHI PADA ANYELIR

Fusarium oxysporum f sp. Dianthi merupakan salh satu penyakit penting pada tanaman anyelir. Patogen penyebab layu ini mampu bertahan hidup di dalam tanah. Salah satu alternatif untuk memperkecil dampak lingkungan yaitu pengendalian secara hayati. Tujuan penelitian untuk mendapatkan agens hayati yang efektif mengendalikan penyakit layu F.oxysporum f sp dianthi yang ramah lingkungan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biocontrol dan Rumah plastik Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung dari Bulan Juni-Desember 2003. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari : 1).P.fluorescens Sgn 02 (107 cfu/ml), 2). Gliocladium sp. (107 sel spora/ml), 3). T.harzianum (107 sel spora/ml), 4). Bacillus sp (107 cfu/ml), 5). Dazomet 98% (100/m2), 6). Benomyl, dan 7). Kontrol (air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa T.harzianum merupakan perlakuan yang paling efektif untuk menekan layu F. Oxysporum f sp. Dainthi pada tanaman anyelir dengan persentase penekanan 77,31 % dibandingkan dengan control. Kata kunci: Dianthus caryophillus, agens hayati; Pseudomonas fluorescens; Gliocladium sp.,; Trichoderma harzianum; Bachillus sp., F.oxysporum

SebelumnyaPerbanyakan Cepat Klon-Klon Harapan Anyelir Secara In Vitro dan Aklimatisasinya
SelanjutnyaPengaruh Pemberian Zinc-Sulfat dan Amonium-Asetat terhadap Pertumbuhan Tunas Bibit Asal Setek Areuy Badak (Hoya latifolia G.Don)