Dracaena fragrans L. Ker Gawl (Asparagaceae) 20 Mei 2019

Marga Dracaena ditemukan pada tahun 1768 oleh Vandelli (Brown, 1914). Jenis pertama yang ditemukan adalah Dracaena draco L. di Pulau Canary. Menurut Waterhouse (1987), Dracaena meliputi 40 jenis, tetapi menurut Huxley (1992), Dracaena terdiri atas 50 jenis. Menurut Bos (1992, 1998); Staples & Herbst (2005); Judd et al. (2007); dan Mabberley (2008), Dracaena terdiri atas 60-80 jenis yang tersebar di daerah tropis dan sub tropis, kecuali Amerika Selatan yang...

Alocasia celebica Engl ex Koord 19 Mei 2019

Alocasia celebica Engl ex Koord termasuk family araceae, memiliki nama umum Talas-talasan dan sebaran Geografisnya endemik di Sulawesi Tenggara terutama di daerah MongoliaDengan tinggi tanaman 60 cm, bentuk daun jantung dengan ujung runcing, jumlah helaian daun 1-6, warna daun bagian atas hijau tua mengkilat dengan urat daun berwana hijau pucat keabu-abuan, warna daun bagian bawah ungu tua. Bunga berbentuk...

Sejarah Singkat Krisan 18 Mei 2019

Krisan atau chrysanthemum berarti bunga emas. Dalam bahasa Yunani chrysos berarti emas dan anthemon berarti bunga, nama lain dari bunga krisan adalah seruni. Tanaman krisan yang kita kenal sekarang ini merupakan tanaman hibrida yang kompleks, yang bila ditanam dari biji akan terjadi segregasi genetik menjadi individu tanaman yang mempunyai warna dan bentuk yang sangat beragam. Kebanyakan spesies...

Sedap malam (Polianthes tuberosa L.), 17 Mei 2019

Sedap malam (Polianthes tuberosa L.), atau Tuberose (Inggris) merupakan salah satu bunga potong dengan aroma wangi, susunan bunga menarik dan warna putih yang sering digunakan dalam rangkaian bunga. Tanaman ini sudah dibudidayakan dan dapat beradaptasi baik pada kondisi tropis seperti Indonesia.Sedap malam tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 50-600 m dpl (sedap malam jenis bunga petal tunggal dan semi ganda...

Rapat Koordinasi PUI Pemuliaan Tananan Hias. 16 Mei 2019

Rapat koordinasi PUI Pemuliaan Tanamam Hias diselenggarakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 16 Mei 2019 dipimpin oleh Ketua PUI Pemuliaan Tanaman Hias, Prof(R). Dr. Ir. Budi Marwoto, MS. dan diikuti oleh seluruh anggota PUI Pemuliaan Tanaman Hias.Agenda yang dibahas terdiri dari pemaparan capaian kinerja PUI Pemuliaan Tanaman Hias, Diskusi serta pemaparan rencana kerja Tahun 2019 yang dipaparkan oleh...

Cyperus alternifolius L. (Cyperaceae) 16 Mei 2019

Nama Cyperus berasal dari bahasa Yunani, kypeiros yang berarti rumput, dan alternifolius merujuk pada susunan daun pelindung yang teratur.Tanaman Cyperus memiliki tinggi antara 1-2 m, bagian atas disusun oleh daun-daun pelindung yang menaungi rangkaian bunga. Letak daun pelindung C. alternifolius tidak berhadapan dengan tepi daun polos. Tulang daun sejajar dengan panjang 15 - 40 cm dan lebar 1,3 cm, tersusun secara radial. Bentuk bunga spikelet, membentuk klaster dan keluar dari...

ANJANI AGRIHORTI 15 Mei 2019

Gladiol Varietas Anjani Agrihorti merupakan hasil persilangan yang memiliki bunga dengan warna mahkota bagian atas perpaduan antara merah dan kuning yang disertai bercak merah pada kedua sisi helain mahkota.  Mahkota bagian bawah berwarna kuning pada bagian pangkal dan merah pada bagian tengah dan ujung terminal.  Lidah bunga berwarna merah dan kuning berseling pada bagian tepi dan terdapat bintik merah di bagian tengah lidah dan kuning pada bagian pangkal lidah...

ANTHURIUM PLOWMANII 14 Mei 2019

Anthurium adalah genus terbesar pada family Araceae dengan anggota lebih dari 1500 spesies (Mayo et al. 1997; Govaerts dan Frodin 2002). Sistem klasifikasi anthurium menurut  Croat dan Sheffer (1983) terbagi menjadi 19 seksi, yaitu : Tetraspermium, Gymnopodium, Porphyrochitonium, Pachyneurium, Polyphyllium, Leptanthurium, Oxycarpium, Xialophyllium, Polyneurium, Urospadix, Episeiostenum, Digitinervium, Cardiolonchium, Chamaerepium, Calomystrium, Belolonchium,...

PHILODENDRON XANADU 13 Mei 2019

P. xanadu tergolong subgenus Meconostigma, satu dari tiga subgenus pada genus Philodendron pada family Araceae, bersama-sama dengan P. bipinnatifidum dan P. undulatum.  Spesies-spesies Philodendron banyak hidup sebagai epifit dan hemiepifit pada kondisi alami dan dalam nomenklatur taksonomi tumbuhan, genus Philodendron diperkenalkan pertama kali oleh Schott pada tahun 1829, yang kemudian direvisi oleh Mayo (1991) dan Goncalves and Salviani (2002).  P. xanadu...

Alocasia plumbea var Nigra 12 Mei 2019

Tumbuhan ini merupakan herba perennial.  Tinggi tanaman mencapai 120-180 cm. Seluruh tumbuhan berwarna  hijau tua kehitaman dan mengkilap .  Daun lebar seperti  telinga  gajah, tepi bertakik, dan metalik. Ukuran panjang daun 45-50 cm dan lebar 25-25cm.  Pelepah daun juga berwarna kehitaman dengan panjang 30-37 cm. Tumbuhan ini sangat mudah dipelihara di dalam pot yang besar dan ...

Rapat Koordinasi PUI Pemuliaan Tananan Hias. 16 Mei 2019

Rapat koordinasi PUI Pemuliaan Tanamam Hias diselenggarakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 16 Mei 2019 dipimpin oleh Ketua PUI Pemuliaan Tanaman Hias, Prof(R). Dr. Ir. Budi Marwoto, MS. dan diikuti oleh seluruh anggota PUI Pemuliaan Tanaman Hias.Agenda yang dibahas terdiri dari pemaparan capaian kinerja PUI Pemuliaan Tanaman Hias, Diskusi serta pemaparan rencana kerja Tahun 2019 yang dipaparkan oleh...

Mawar 09 Mei 2019

Mawar (Rosa hybrida) dikenal karena keindahan, keanggunan, dan keharumannya. Ditinjau dari kegunaannya mawar dapat digunakan sebagai bunga potong, mawar taman, mawar tabur, dan bahan kosmetik. Permintaan mawar bunga potong meningkat pada hari-hari besar, seperti tahun baru, Idul Fitri, Valentine, dan hari peringatan kemerdekaan.Mawar potong sebaiknya ditanam di dataran tinggi (1000-1500 mdpl).  Tanah yang gembur serta kaya bahan organik atau humus dengan pH...

G e r b e r a 07 Mei 2019

Gerbera (Gerbera jamesonii H. Bolus ex. Hooker) termasuk dalam famili bunga matahari (asteraceae), merupakan tanaman hias komersial penting yang digunakan sebagai bunga potong, tanaman pot maupun tanaman hias massal (bending plant). Bentuk bunga gerbera yang indah dengan variasi dan kombinasi warna yang sangat variatif menjadikan gerbera sebagai bunga potong yang eksotik. Dari segi ukuran bunga, gerbera dapat saling menggantikan dengan krisan...

Anyelir 06 Mei 2019

Anyelir (Dianthus caryophyllus L.) berdasarkan jenisnya dikenal tipe standar dan spray dan berdasarkan umurnya dikenal jenis tanaman semusim dan tahunan. Tanaman ini digunakan sebagai bahan rangkaian bunga, obat dan kosmetika.Varietas Unggul Anyelir yang telah dihasilkan Balithi diantarannya:ALIFIA, Tipe bunga standar, diameter bunga 6.9-7.2 cm, agak tahan terhadap Fusarium, vase life 8-10 hari, adaptif di dataran dengan altitud 700-1500...

Kunjungan mahasiswa Indonesia ke Balai Penelitian Tanaman Hias. 03 Mei 2019

Dalam rangka kegiatan praktikum lapang mata kuliah hortikultura yang diselenggarakan oleh Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia, pada hari Jumat, 3 Mei 2019 dilaksanakan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Hias.peserta yang terdiri dari 22 mahasiswa dan 2 dosen diterima secara resmi oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Kasi. Jasa Penelitian, Kepala KP Segunung beserta para peneliti dan tim diseminasi Balithi.Dr. Ratna Yuniati selaku...

Penerimaan Kunjungan Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati 29 April 2019

Bertempat di aula Balithi, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Dr. Rudy Soehendi, MP. menerima kunjungan 90 mahasiswa UIN Sunana Gunung Djati Bandung pada hari Senin, 29 April 2019.Dalam sambutannya Kepala Balithi memaparkan berbagai teknologi yang telah dihasilkan oleh Balithi sebagai Unit Pengelola Teknis dibawah naungan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.Tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah...

Kunjungan Staf Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan 23 April 2019

Dalam rangka pembelajaran perbanyakan dan menambah wawasan tentang tanaman hias dilaksanakan kunjungan kerja 10 staf Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan ke Balai Penelitian Tanaman Hias dilaksanakan pada hari Senin, 22 April 2019.Dalam kesempatan tersebut peserta diperkenalkan teknik budidaya tanaman hias yang meliputi materi dan peninjauan langsung ke lapangan.Mewakili Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, peserta kunjungan...

Rapat Koordinasi Persiapan Florikultura Indonesia 2019 22 April 2019

Guna memantapkan rencana kegiatan Florikultura Indonesia yang akan diselenggarakan di Kota Padang pada bulan September 2019, dilaksanakan rapat koordinasi di Tower Hotel, jalan salak - Bogor pada tanggal 22 April 2019.agenda yang dibahas terdiri dari- Kesiapan Dinas Pertanian Kota Padang  dalam kegiatan Florikultura Indonesia 2019.- Masukan para stakeholder terkait partisipasinya dalam kegiatan...

Bimbingan Teknis Pendaftaran Varietas Tanaman Hortikultura 11 April 2019

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) melaksanakan kegiatan bimtek (bimbingan teknis) pendaftaran varietas tanaman hortikultura di Balai Penelitian Tanaman Hias pada Kamis, 11 April 2019.Tujuan dilaksanakannya bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dalam pendaftaran varietas hortikultura khususnya bagi para peneliti.Agenda yang disajikan dalam kegiatan bimtek ini terdiri dari registrasi, pembukaan,...

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis Antar Lembaga PUI 10 April 2019

Dalam rangka kerja sama sinergi PUI antara Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya (PKTKR), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) serta Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI), maka pada hari Rabu 10 April 2019 dilaksanakan penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKS) di ruang Canarium Kebun Raya Bogor (KRB).Agenda yang disajikan dalam kegiatan tersebut...

Dracaena fragrans L. Ker Gawl (Asparagaceae) 20 Mei 2019

Marga Dracaena ditemukan pada tahun 1768 oleh Vandelli (Brown, 1914). Jenis pertama yang ditemukan adalah Dracaena draco L. di Pulau Canary. Menurut Waterhouse (1987), Dracaena meliputi 40 jenis, tetapi menurut Huxley (1992), Dracaena terdiri atas 50 jenis. Menurut Bos (1992, 1998); Staples & Herbst (2005); Judd et al. (2007); dan Mabberley (2008), Dracaena terdiri atas 60-80 jenis yang tersebar di daerah tropis dan sub tropis, kecuali Amerika Selatan yang...

Alocasia celebica Engl ex Koord 19 Mei 2019

Alocasia celebica Engl ex Koord termasuk family araceae, memiliki nama umum Talas-talasan dan sebaran Geografisnya endemik di Sulawesi Tenggara terutama di daerah MongoliaDengan tinggi tanaman 60 cm, bentuk daun jantung dengan ujung runcing, jumlah helaian daun 1-6, warna daun bagian atas hijau tua mengkilat dengan urat daun berwana hijau pucat keabu-abuan, warna daun bagian bawah ungu tua. Bunga berbentuk...

Cyperus alternifolius L. (Cyperaceae) 16 Mei 2019

Nama Cyperus berasal dari bahasa Yunani, kypeiros yang berarti rumput, dan alternifolius merujuk pada susunan daun pelindung yang teratur.Tanaman Cyperus memiliki tinggi antara 1-2 m, bagian atas disusun oleh daun-daun pelindung yang menaungi rangkaian bunga. Letak daun pelindung C. alternifolius tidak berhadapan dengan tepi daun polos. Tulang daun sejajar dengan panjang 15 - 40 cm dan lebar 1,3 cm, tersusun secara radial. Bentuk bunga spikelet, membentuk klaster dan keluar dari...

ANJANI AGRIHORTI 15 Mei 2019

Gladiol Varietas Anjani Agrihorti merupakan hasil persilangan yang memiliki bunga dengan warna mahkota bagian atas perpaduan antara merah dan kuning yang disertai bercak merah pada kedua sisi helain mahkota.  Mahkota bagian bawah berwarna kuning pada bagian pangkal dan merah pada bagian tengah dan ujung terminal.  Lidah bunga berwarna merah dan kuning berseling pada bagian tepi dan terdapat bintik merah di bagian tengah lidah dan kuning pada bagian pangkal lidah...

ANTHURIUM PLOWMANII 14 Mei 2019

Anthurium adalah genus terbesar pada family Araceae dengan anggota lebih dari 1500 spesies (Mayo et al. 1997; Govaerts dan Frodin 2002). Sistem klasifikasi anthurium menurut  Croat dan Sheffer (1983) terbagi menjadi 19 seksi, yaitu : Tetraspermium, Gymnopodium, Porphyrochitonium, Pachyneurium, Polyphyllium, Leptanthurium, Oxycarpium, Xialophyllium, Polyneurium, Urospadix, Episeiostenum, Digitinervium, Cardiolonchium, Chamaerepium, Calomystrium, Belolonchium,...

PHILODENDRON XANADU 13 Mei 2019

P. xanadu tergolong subgenus Meconostigma, satu dari tiga subgenus pada genus Philodendron pada family Araceae, bersama-sama dengan P. bipinnatifidum dan P. undulatum.  Spesies-spesies Philodendron banyak hidup sebagai epifit dan hemiepifit pada kondisi alami dan dalam nomenklatur taksonomi tumbuhan, genus Philodendron diperkenalkan pertama kali oleh Schott pada tahun 1829, yang kemudian direvisi oleh Mayo (1991) dan Goncalves and Salviani (2002).  P. xanadu...

Murraya paniculata 10 Mei 2019

M. paniculata (L.) Jack atau kemuning merupakan kerabat dari Citrus (jeruk).  Tanaman kemuning umum digunakan sebagai tanaman pot, tanaman taman, dan daun potong.  Tanaman ini digunakan juga sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Kemuning banyak digunakan sebagai batang bawah untuk jeruk, karena tanaman ini memiliki ketahanan terhadap penyakit Huanglongbin.M. paniculata merupakan tanaman tropis tahunan dengan...

Equisetum hyemale L (Equisetaceae) 08 Mei 2019

Nama Equisetum berasal dari bahasa Latin "equus" yang berarti kuda dan seta yang berarti bulu (Morgan, 2005).Secara alami genus Equisetum tumbuh di daerah seperti rawa, padang rumput, di pinggiran sungai, di pinggiran kolam dan danau. Namun tanaman ini dianggap menjadi masalah ketika tumbuh di areal pertanian seperti di padang rumput, ladang pertanian, dan daerah perairan yang dikendalikan. Tanaman ini memiliki rhizoma, membentuk koloni padat dan dianggap berbahaya di padang...

Layu Fusarium oxysporum Schlecht. ex. Fr. dan Verticillium albo-atrum Reinke et Bert. 05 Mei 2019

Gejala serangan Fusarium sp. adalah tanaman layu, daun menguning dan mengering mulai dari daun bagian bawah merambat ke daun bagian atas, dan akhirnya mengakibatkan kematian tanaman. Potongan batang melintang pada tanaman yang sakit menunjukkan warna coklat melingkar di sekeliling pembuluhnya.  Sedangkan cendawan Verticillium sp. menyebabkan daun-daun menguning, kemudian layu permanen, mirip dengan gejala serangan Fusarium, tetapi daun-daun yang terserang...

Hama Utama Tanaman Mawar, Kutudaun mawar Macrosiphum rosae L. (Rose aphid) 01 Mei 2019

Kutu daun mawar bertubuh lunak, berbentuk lonjong, bagian ekor lebih lebar dan lebih gemuk dibandingkan bagian depan (kepala). Panjang tubuh rata-rata 2-5 mm. M. rosae tubuhnya berwarna hijau, hijau muda atau kuning kehijauan.(Homoptera: Aphididae) Kutu daun mawar umum dijumpai di setiap daerah pertanaman mawar di seluruh dunia (kosmopolitan).Hama...

SDM Peneliti
  • photo
  • CHITRA PRIATNA SP
  • Mendapatkan gelar sarjana pertanian dari Fakultas Pertanian, Jurusan Budidaya Pertanian Program Studi Hortikultura IPB pada tahun 2005. Menjadi pegawai Balithi sejak tahun 2014 dengan jabatan ..... klik selengkapnya
  • DAFTAR SDM PENELITI
Fasilitas Laboratorium
  • Laboratorium Kultur jaringan
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium BUSS
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Virologi
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Mikologi
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Ekofisiologi
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Biokontrol
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Pengembangan
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Kultur Jaringan Anggrek
    berlokasi di KP. Segunung
  • Laboratorium Perbenihan
    berlokasi di KP. Cipanas
Balithi on Twitter
Balithi on Instagram