SI CANTIK KRISAN YANG MERAMBAH DATARAN RENDAH

Tak ada kata mustahil untuk memulai hal yang tidak mungkin, layaknya
Krisan yang seyogya nya merupakan tanaman hias sub tropis, kini mulai dikembangkan di dataran rendah Buleleng, Provinsi Bali.

Dikomando oleh Balai Penelitian Tanaman Hias bekerjasama dengan pemda Buleleng dan BPTP Bali digelar acara kegiatan Temu Lapang dengan tema "Dukungan Inovasi dan Sistem Agribisnis Krisan Adaptif Dataran Rendah Menuju Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern di Provinsi Bali, Kabupaten Buleleng (08/12/21).

Mengundang kurang lebih 150 orang peserta dari kalangan petani, stakeholder, PPL, maupun pelaku usaha, kegiatan temu lapang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng  I Made Sumiarta, Kepala BPTP Bali I Made Rai Yasa, dan Kepala Balithi Muhammad Thamrin.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Kepala BPTP Bali I Made Rai Yasa, yang dimana dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui inisiasi Krisan Dataran Rendah ini dapat menjadi sukses awal dalam membangun sentra Krisan di dataran rendah, khususnya Kabupaten Buleleng.

Senada dengan Rai Yasa, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng I Made Sumiarta juga menyampaikan rasa terimakasih dengan di inisiasinya Krisan dataran rendah di Kabupaten Buleleng dan menjadi satu-satunya di Indonesia saat ini.
Pemda Kabupaten Buleleng juga akan memberikan dukungan penuh dari segi sumber daya manusia dan pengembangan Krisan dataran rendah ke depannya untuk semakin luas lagi.

Kunjungan lapang dilakukan di Green House Perbenihan, Produksi, dan Teknologi Krisan, sehingga peserta dapat melihat sistem yang dibangun secara holistik pada dataran rendah dilengkapi dengan demo pembuatan POC dan Media Arang Sekam dan simbolis penyerahan benih Krisan oleh Kepala Balithi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan tersebut menjadi asa dalam membangun industri Krisan Dataran Rendah yang nyata untuk mendukung kebutuhan Krisan secara nasional.

Sebelumnya20 Pengelola TIK Balitbangtan Dikenalkan Framework Laravel
SelanjutnyaDirektorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah - BRIN Berkunjung Ke Balithi