APLIKASI DUA JENIS PUPUK AN-ORGANIK PADA TANAMAN KRISAN POT AVANTHE AGRIHORTI

Tanaman tidak pernah lepas dari pupuk sebagai penunjang nutrisi untuk pertumbuhannya, untuk tanaman yang dikonsumsi manusia, penggunaan pupuk organik sangat dianjurkan. Tetapi untuk tanaman hias, pupuk an-organik biasanya lebih dipilih untuk memenuhi nutrisi tanaman. Pupuk an-organik bersifat praktis, lebih mudah didapat dan efek ke pertumbuhan tanaman akan lebih cepat terlihat.

Beberapa jenis pupuk nitrogen yang dapat digunakan oleh petani tanaman hias adalah pupuk NPK dan KNO3, pupuk NPK mengandung unsur hara yang lebih lengkap yaitu nitrogen, phosphor dan kalium, dengan unsur mineral masing-masing seimbang yaitu sebanyak 16%. NPK banyak dijual di toko pertanian. Berbagai macam merk dagang jenis pupuk NPK, dari harga murah hingga mahal, tetapi umumnya penjual akan menyediakan pupuk yang memang banyak dibeli oleh petani.
 
Pupuk KNO3 jarang digunakan, karena harganya yang relatif lebih mahal daripada pupuk NPK. Kandungan pupuk KNO3 yang utama adalah Unsur N (14%) dan K (39%). Pupuk ini bersifat larut dengan baik dan higroskopis. Kandungan nitrogen pada KNO3 lebih kecil dari nitrogen pada NPK. NO3 atau disebut dengan nitrat merupakan salah satu bentuk N mineral yang bersifat labil dan mudah tercuci, tetapi walaupun demikian, nitrat lebih mudah diserap oleh akar tanaman. Dari persentase tersebut diketahui bahwa kandungan Kalium pada KNO3 dalam persentase yang jauh besar daripada Kalium pada pupuk NPK. Penggunaan media arang sekam yang dipadukan dengan kompos (1:1), diharapkan mampu menahan laju percucian nitrat tersebut.

Krisan pot varietas Avanthe agrihorti merupakan salah satu varietas krisan pot yang dirilis oleh para pemulia Balitbangtan tahun 2014. Deskripsi Avanthe agrihorti adalah tinggi 27,5 – 29,0 cm, mulai berbunga umur 40-50 hst, diameter kuntum 3,89 - 4,11 cm, jumlah kuntum 6-10 kuntum per tanaman. Deskripsi ini dihasilkan dari proses budidaya dengan menggunakan perlampuan dan peminchingan tunas apikal, sedangkan naskah ini diperoleh dari percobaan budidaya tanpa proses perlampuan dan tanpa peminchingan.

Avanthe agrihorti berupa benih berakar yang mempunyai tinggi antara 4,80 – 5,14 cm. Ditanam pada media arang sekam+bahan organik (1:1). Perlakuan pupuk dasar dan pupuk susulan pada dosis yang sama, hanya beda jenis pupuknya. Perlakuan pupuk memberikan hasil pertumbuhan tanaman yang berbeda. Setelah melewati fase vegetatif maksimal, Avanthe mulai memunculkan kuncup bunga yaitu saat 18 hari setelah tanam (hst). Pemunculan kuncup bunga ini disebut inisiasi kuncup bunga. Munculnya warna pada kuncup bunga atau disebut coloring ini tidak bersamaan waktunya. Tanaman yang dipupuk NPK dan gabungan pupuk NPK+KNO3 menunjukkan waktu coloring 2 hari lebih awal atau umur 52 hst, sedangkan tanaman yang dipupuk KNO3 coloring saat umur 54 hari setelah tanam. 

Ukuran bunga yang dipupuk NPK dan NPK+KNO3 juga lebih besar daripada bunga yang dipupuk KNO3. Jangka waktu yang diperlukan oleh tanaman krisan pot Avanthe agrihorti dari sejak inisiasi bunga sampai siap panen berkisar antara 40 - 46 hari, sedangkan waktu yang diperlukan dari coloring sampai panen sekitar 6 - 10 hari. Saat panen tidak bersamaan waktunya. Panen dalam hal ini berarti bunga siap untuk dipajang. Tanaman yang dipupuk NPK dan NPK+KNO3 lebih dahulu panen yaitu sekitar 5 hari daripada tanaman yang dipupuk KNO3. 

Tanaman yang dipupuk NPK+KNO3 mempunyai performanya sebagai berikut: tinggi 16,79 cm, warna hijau daun 44,97 unit dengan diameter bunga 3,50 cm, sedangkan tanaman yang diberi pupuk NPK mempunyai tinggi 18,15 cm, warna hijau daun sebesar 44,34 unit, diameter bunga 3,25 cm dan tanaman yang diberi pupuk KNO3  tingginya 14,84 cm, warna hijau daun 38,57 unit dan diameter bunga 3,15 cm.

Tanaman krisan pot yang dipupuk dengan pupuk KNO3 kurang menghasilkan tanaman krisan pot yang yang optimal, kemungkinan karena pupuk KNO3 tidak mempunyai kandungan unsur phosphor. Tidak adanya Phospor menjadi sebab kurang berkembangnya akar tanaman, karena peran unsur P salah satunya adalah memacu pertumbuhan akar lateral, yang akan berpengaruh pada pertumbuhan akar menjadi sedikit. Jika proses penyerapan nutrisi tanaman lambat maka akan berpengaruh pada pertumbuhan bagian atas tanaman; warna daun hijau muda, waktu coloring bunga terhambat, jumlah bunga lebih sedikit, waktu panen lebih lama dan diameter bunga lebih kecil. Secara umum pengaruh kekurangan unsur hara adalah menghambat pertumbuhan sel, pertumbuhan tanaman menjadi lambat, sehingga ukuran tanaman menjadi kecil. 

Secara umum hasil tanaman pot Avanthe agrohorti tanpa lampu dan tanpa peminchingan adalah: tinggi tanaman 10 cm lebih pendek, 2 minggu lebih cepat panen, diameter bunga yang lebih kecil dan jumlah bunga yang lebih sedikit daripada budidaya Avanthe agrihorti dengan perlampuan dan peminchingan.

By. Ika Rahmawati

SebelumnyaPenyakit Krisan: Karat Puccinia (Japanese white rust)
SelanjutnyaBunga untuk dimakan, Belum Biasa atau Aneh?