KRISAN-BALITBANGTAN-HIASI-KAWASAN-AGROWISATA-PAYO-DI-KOTA-SOLOK
 

  • KRISAN BALITBANGTAN HIASI KAWASAN AGROWISATA PAYO DI KOTA SOLOK

  • ditulis tgl : 29 Mei 2020, telah dibaca sebanyak : 153 kali

    Share On Twitter

    Krisan merupakan salah satu komoditas yang dikembangkan di kawasan agrowisata Payo di Kota Solok, Sumatera Barat. Awal mula adanya komoditas krisan di kawasan ini tak lepas dari andil Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang sejak dua tahun lalu melalui Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solok berupaya secara berkesinambungan dalam pengembangan krisan di agrowisata ini.

    Pada Maret 2020 telah dilakukan kembali penanaman krisan pot di Payo dengan menggunakan varietas-varietas unggul krisan pot hasil rakitan Balitbangtan dengan memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Payo Sepakat yang ada di wilayah itu.

    Menurut Yusrizal, Ketua Gapoktan Payo sepakat, awalnya pada tahun 2016 mereka melihat perkembangan bunga krisan yang sepertinya cocok untuk ditanam di kawasan Payo. Setelah dilakukan uji coba dan berhasil maka tahun 2018 barulah kita kembangkan secara besar-besaran, ujarnya saat itu.

    Dalam keterangan tertulisnya Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry mengatakan benih dan varietas tanaman termasuk sarana yang mempunyai peranan sangat menentukan dalam upaya peningkatan produksi dan mutu hasil dalam budidaya tanaman. Dimana pada akhirnya akan mampu meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat, jelasnya.

    Varietas unggul krisan yang telah dikembangkan di kawasan agrowisata Payo terdiri dari krisan bunga potong diantaranya varietas Yulita, Sintanur, Dewi Ratih, Arosuka Pelangi, Trissa, Socakawani, Velma, Vania, Cintamani, Marimar, Irana, Cayapati dan Sabiya. Sedangkan untuk krisan pot terdiri dari varietas Avanthe Agrihorti, Armita Agrihorti, Naura serta Zwena.

    Kawasan Payo memang terlihat masih alami di belakang Bukit Barisan. Kealamian kawasan tersebut mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk datang berkunjung. Bahkan, kawasan agrowisata ini dibentuk guna mendorong kawasan Payo sebagai salah satu kawasan wisata di Kota Solok. (irm)

    berita ini telah tayang sebelumnya di: http://technology-indonesia.com/pertanian-dan-pangan/inovasi-pertanian/krisan-balitbangtan-hiasi-kawasan-agrowisata-payo-di-kota-solok/

  • BERITA TERKAIT
    • Era New Normal Krisan Balitbangtan Kembali Bergairah di Bedugul Bali

      02 Juli 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah banyak menghasilkan teknologi inovasi di bidang pertanian salah satunya varietas unggul. Krisan termasuk komoditas prioritas yang dikembangkan Balitbangtan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), tercatat lebih dari 100 varietas unggul krisan telah diproduksi Balitbangtan sampai dengan 2020 ini.Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry dalam
    • Penanaman Krisan di IPPTP Segunung

      30 Juni 2020
      Agar ketersediaan bunga krisan produk Balitbangtan dapat terjaga, Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) melakukan kembali penanaman varietas unggul krisan di area Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Segunung Senin (29/6/20).Varietas unggul krisan yang ditanam diantaranya varietas Ririh, Trissa, Swarna Kencana, Jayanti dll.Sebagaimana diinfokan sebelumnya varietas unggul krisan Balitbangtan memiliki
    • Perbanyakan Massal Gerbera di Balithi

      26 Juni 2020
      Rangkaian kegiatan perbanyakan gerbera secara invitro telah berhasil ditemukan, invensi teknologi perbanyakan masa gerbera secara in vitro. Invensi teknologi perbanyakan gerbera secara in vitro menggunakan tunas pucuk sebagai sumber eksplan berhasil
    • Hybrid Unggul Baru Cymbidium Dan Paphiopedilum : Trend Setter Baru Dalam Industri Anggrek Indonesia

      25 Juni 2020
      Indonesia merupakan salah satu pusat keragaman genetik anggrek di dunia. Tidak kurang dari  20% jenis anggrek yang tumbuh di daratan Indonesia termasuk tanaman endemik, di antaranya Cymbidium dan Paphiopedilum. Di dalam bisnis anggrek di tingkat internasional, Cymbidium dan Paphiopedilum tergolong tanaman yang eksotik dan sangat potensial dikembangkan sebagai trend setter untuk menggairahkan industri anggrek Indonesia sekaligus sebagai
    • Petani Bali Mengembangkan Anthurium Balitbangtan

      23 Juni 2020
      Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Hidayah Bali merupakan salah satu binaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang sejak 2010 lalu telah menerapkan inovasi tanaman hias dalam kegiatan usaha pertaniannya. Berlokasi di Candikuning kecamatan Baturiti Tabanan Bali, Gapoktan Hidayah Bali mulai membudidayakan tanaman hias komoditas krisan, gerbera dan anthurium melalui bimbingan Unit Pelaksana Teknis
    • Krisan Pot Balitbangtan Merambah Sumatera Barat

      19 Juni 2020
      Kebutuhan akan  tanaman hias pot sebagai dekorasi telah menjadikan krisan pot salah satu alternatif pilihan. Krisan pot memiliki beragam warna dan bentuk bunga yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai hiasan. Selain itu, kontinuitas produksi yang dapat dilakukan tanpa mengenal musim serta harga yang relatif terjangkau juga menjadikan kelebihan dari komoditas ini. Dua Unit Pelaksana Teknis Balitbangtan yakni Balai Pengkajian Teknologi
    • Dr. Andi Baso Mengunjungi Balithi

      17 Juni 2020
      Kepala Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Dr. Andi Baso berkunjung ke Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Selasa (16/6).Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengetahui produk inovasi Balithi yang bisa diadopsi atau diterapkan di Balitnak sebagai bentuk kolaborasi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Dalam wawancaranya Selasa (16/6) Andi menyampaikan Balithi dan