CLITORIA-TERNATEA,-ETLINGERA-ELATIOR-DAN-EUPHORBIA-HIRTA-DIMINATI-JEPANG

  • CLITORIA TERNATEA, ETLINGERA ELATIOR DAN EUPHORBIA HIRTA DIMINATI JEPANG

  • ditulis tgl : 11 April 2020, telah dibaca sebanyak : 152 kali

    Share On Twitter


    Kamis (9/4) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan tindak lanjut kerjasama dengan Hirata Corp Japan mengenai kolaborasi berkelanjutan pengembangan produk untuk dijadikan sebagai bahan pewarna makanan, kosmetik & perlengkapan mandi serta pemanfaatannya untuk farmasi.

    Salah satu produk yang ditawarkan untuk dikembangkan dalam usulan kerjasama tersebut adalah jenis tanaman hias endemik Indonesia yg  potensial digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk pewarna makanan, kosmetik, sabun mandi, shampoo, dan produk farmasi. Seperti tercatat dalam berbagai literatur bahwa Indonesia memiliki lebih dari 15.000 spesies tanaman hias endemik dan 28.000 spesies tanaman berbunga terdapat di Indonesia. Sumberdaya genetik tersebut menjadi kekayaan hayati yg bernilai ekonomi tinggi. 

    Dalam usulannya Prof. Budi Marwoto selaku pemateri dari Balithi yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Balitbangtan mengusulkan proposal yang berisi tentang ekstrak bunga dan minyak esensial sebagai produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan, diantaranya sebagai agen mikroba untuk pewarnaan makanan, alat kecantikan serta sebagai bahan baku obat-obatan.

    Dalam presentasinya, Prof. Budi Marwoto menyampaikan beberapa hal terkait data tanaman hias yang dapat dimanfaatkan sebagai produk yang akan dikerjasamakan. Terdapat tiga jenis tanaman hias terseleksi sebagai bahan baku yang dapat diekstrak dan diolah menjadi minyak esensial yang berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi biofarmasi, kosmetika (alat kecantikan), obat-obatan, dan pewarna makanan. Ketiga jenis tanaman hias tersebut terdiri dari Bunga Telang (Clitoria ternatea), Kecombrang (Etlingera elatior) dan Patikan Kebo (Euphorbia hirta). 

    Bunga Telang atau Clitoria ternatea dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan, bagian tanaman ini menunjukan fungsi sebagai antiinflamasi atau anti peradangan dalam mekanisme tubuh, antipiretik dan antianalgetik (pereda gejala demam tubuh dan penghilang rasa sakit), serta imuno-modulator (penambah imun tubuh).

    Kecombrang (Etlinger elatior) biasa dimanfaatkan sebagai hiasan atau penyedap rasa, rimpang dan kelopak bunga pada tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan alami dalam kosmetika (bahan alami sabun, sampo dan parfum)

    Patikan Kebo (Euphorbia hirta), batang dan daun tanaman ini mengandung getah putih. Dalam budaya tradisional E. hirta biasa digunakan sebagai penyembuh penyakit seperti disentri, diare, mulas, masalah pada pernafasan (brokhitis, flu, batuk), batu ginjal serta masalah terkait kesuburan.

    Tomohiro Kamogawa, Adviser Research and Development Headquarter Hirata Corp memberikan tanggapan bahwa proposal tersebut sangat sesuai seperti yang diinginkan oleh Hirata Corp. Kamogawa menyatakan akan mensuport  realisasi pelaksanaan proposal yg diusulkan Prof Budi Marwoto.

    Diharapkan dengan adanya program kerjasama ini Balitbangtan sebagai lembaga penghasil teknologi di bidang pertanian dapat lebih mengembangkan produk yg unik dan novel bertaraf  global. Hasil penelitian ini kelak akan dilisensikan secara ekslusif kepada Hirata Corps untuk dipasarkan ke pasar internasional. (irm)

    artikel ini telah dimuat di tabloidsinartani.com 11 April 2020

  • BERITA TERKAIT
    • Suryandhari Agrihorti, Krisan Potong Penghias Ruang dan Panggung

      04 Juni 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) *telah* berhasil melepas labih dari 70 varietas krisan bunga potong yang memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda-beda pa setiap varietasnya.Suryandhari Agrihorti adalah salah satu varietas unggul krisan yang dihasilkan Balitbangtan pada 2019 lalu, memiliki bunga tipe spray berbentuk ganda serta berwarna bunga pita kuning menjadikan Suryandhari Agrihorti ini sangat cocok untuk dijadikan
    • TANAM VARIETAS KRISAN BALITHI, PETANI MASIH TETAP RAUP KEUNTUNGAN

      27 Mei 2020
      Bukan sebuah rahasia lagi bahwa  pandemi covid 19 sangat berdampak ke beberapa sektor di negri ini , salah satunya adalah sektor pertanian. Semakin terbatasnya ruang untuk berkegiatan membuat sebagian petani memilih untuk mengurangi kegiatan mereka di luar rumah. Namun ditengah hebohnya pandemi covid 19, ternyata para petani bunga di Kabupaten Cianjur masih berproduksi, dan salah satu varietas yang diproduksi adalah varietas Balithi
    • KRISAN POT MULAI BERMEKARAN, PT CIGWA INDONESIA JAYA SEMAKIN BERWARNA

      19 Mei 2020
      Sejak ditanam pada tanggal 13 Maret lalu, ke lima varietas Krisan Pot milik Balithi yaitu Avanthe, Armita, Anindita, Zwena dan Naura mulai bermekaran di Green House milik PT Cigwa Indonesia Jaya. Ditengah pandemi Covid 19 yang masih melanda di Indonesia, kegiatan monitoring sejauh ini dilakukan secara jarak jauh. Namun pada kesempatan kali ini dengan tetap memperhatikan protocol keamanan dari pemerintah, tim dari Balithi mengunjungi langsung PT. Cigwa Indonesia
    • Video Conference, Metode Yang Diterapkan Balitbangtan dalam Penanggulagan covid-19

      10 April 2020
      Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut menerapkan berbagai kebijakan dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 ini diantara dengan membagikan alat pelindung diru (APD) seperti pembagian hand sanitizer, hand soap dan disinfektan kepada masyarakat yang sebelumnya APD tersebut telah diuji terlebih dahulu di laboratorium Balitbangtan.Penerapan kebijakan lain yang dilakukan Balitbangtan
    • Perhatian Balitbangtan Terhadap Dunia Medis dalam Upaya Mencegah Penyebaran Covid19

      08 April 2020
      Salah satu upaya yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dalam mencegah penyebaran virus Corona (COVID19) yaitu dengan dilakukannya pemberian paket bantuan terhadap tenaga medis yang menangani pandemi Covid-19 pada Jumat (3/4/20).Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada masing-masing perwakilan dari empat rumah sakit yang berada di wilayah Bogor, yakni RSUD Kota Bogor, RSUD
    • Balithi Dukung Program Pemberantasan Covid-19

      01 April 2020
      Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) sebagai salah satu lembaga yang berada dibawah naungan Kementerian Pertanian turut berperan aktif dalam melaksanakan arahan Pemerintah RI dalam menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) diantaranya dengan melakukan program Bekerja Dari Rumah (Work From Home) dengan sistem bagi piket dikalangan karyawan, pembagian vitamin kepada seluruh karyawan untuk persediaan selama 30 hari, pembagian masker serta penempatan hand sanitizer di setiap ruang kerja
    • Monitoring Kerjasama antara Balithi dan PT. Cigwa Indonesia Jaya

      06 Maret 2020
      Sebagai tindak lanjut penandatanganan perjanjian kerjasama antara Balithi dan PT. Cigwa Indonesia Jaya, pada tanggal 6 maret 2020 tim dari Balithi berkunjung ke area Agrowisata PT. Cigwa Indonesia Jaya untuk memonitor progres persiapan penanaman Krisan Pot. Sebelumnya, Balithi sebagai mitra PT. Cigwa Indonesia Jaya juga telah membuat sebuah design Green House yang telah dibangun dengan luasan 200 meter persegi. Pada kegiatan monitoring ini, tim dari Balithi