PROSES-PRODUKSI-BENIH-MAWAR-POTONG

  • PROSES PRODUKSI BENIH MAWAR POTONG

  • ditulis tgl : 30 Januari 2020, telah dibaca sebanyak : 177 kali

    Share On Twitter


    Penyiapan batang bawah
    Bahan tanam berupa bibit tanaman hasil okulasi dengan mawar batang bawah.  Cara penyiapan bibit tanaman hasil bawah adalah sebagai berikut :
    1. Penyiapan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang (1 : 1 v/v).
    2. Campuran media ini kemudian ditempatkan pada polybag berukuran 18 x 18 cm.  Pengisian media tanam sebaiknya hingga permukaannya berada 2-3 cm dari bibir polybag. Hal ini dimaksudkan agar media tanam tidak tumpah pada saat penyiraman atau terpercik air hujan.
    3. Batang bawah yang baik digunakan adalah yang berumur cukup tua, berwarna hijau kecoklatan karena jika batang terlalu muda akan mudah mati.
    4. Jenis mawar yang umum digunakan sebagai batang bawah adalah Rosa sp. cv. Multic, Rosa multiflora, Rosa sp.Natal Brior, atau varietas mawar pagar lainnya.
    5. Ukuran batang bawah sekitar panjang 15-20 cm. Sebagian tangkai daun dibuang sehingga hanya menyisakan dua tangkai saja di bagian atasnya. Bagian pangkal setek batang bawah direndam ke dalam larutan Rootone F selama 5 menit bila diperlukan.
    6. Masing-masing setek ditanam ke dalam polybag yang sudah disiapkan sebelumnya, satu batang setek per polybag.  Setelah setek ditanam maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah melakukan pemeliharaan setek batang bawah.
    7. Pemeliharaan stek batang bawah meliputi penyiraman air pengairan 1 - 2 kali sehari, penyulaman apabila ada setek yang mati, pengendalian gulma, hama dan penyakit.
    8. Akar dan tunas tumbuh sekitar 2 - 6 minggu setelah tanam, hal ini tergantung pada musim dan kondisi lingkungan. Setelah setek berumur 2 - 3 bulan atau setelah tunas mencapai tinggi 15 cm, setek siap untuk diokulasi.

    Penempelan entres pada batang bawah
    1. Cara mengokulasi batang bawah dimulai dengan menyiapkan entries (batang atas) yang akan digunakan dari kultivar mawar komersial.
    2. Umur batang atas dan bawah diusahakan sama, hal ini dimaksudkan agar keberhasilan okulasi lebih besar. Kulit batang bawah disayat berbentuk jendela dengan arah vertikal sepanjang 1-2 cm pada ketinggian 7-8 cm dari permukaan media tanam.
    3. Satu mata tunas entries yang sudah terlihat muncul dan besar (bukan tunas tidur yang akan lama tumbuhnya) diambil dengan cara menyayat dari arah bawah ke atas. Lalu buang kayu yang terbawa dalam mata tunas
    4. Sisipkan mata tunas tadi ke dalam celah sayatan pada batang bawah. Mata tunas diikat erat dengan tali plastik pada bidang penyambungan mulai dari bagian bawah, ke atas lalu ke bawah lagi dengan satu ikatan tali mati, tanpa menutupi ujung mata tunas.
    5. Setelah melakukan okulasi, pemeliharaan tanaman dilakukan dengan penyiraman air pengairan 1-2 kali sehari atau menyesuaikan dengan kondisi media tanam.
    6. Setelah 2-3 minggu okulasi, terlihat tunas mulai tumbuh dengan ciri warna hijau segar, maka dilakukan pemberian pupuk NPK sebesar 1 g/polybag.
    7. Setelah mata tunas tumbuh dengan muncul daun, batang bawah bagian atas dipotong sekitar 2-3 cm di bagian atas bidang okulasi. Hal ini agar pertumbuhan mata tunas berlangsung lebih cepat.
    8. Setelah bibit okulasi berumur 1-2 bulan, bibit siap untuk dipindah ke lahan yang sudah disiapkan. (irm)

  • BERITA TERKAIT
    • Naweswari Agrihorti Varietas Krisan Bertipe Spray

      15 Februari 2020
      Krisan Varietas Naweswari Agrihorti merupakan tanaman hias komoditas krisan yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui unit kerja Balai Penelitian Tanaman Hias.Varietas ini merupakan hasil silangan dari varietas Wastu Kania x Stroika dengan ciri-ciri diantraanya memiliki tinggi tanaman 99.6 - 106.6 cm, bentuk daun lonjong menjari dengan lekukan dalam dan gerigi sedang. Umur mulai berbunga varietas Naweswari Agrihorti 56-62 hari
    • Studi Penyebab Gejala Mosaik Pada Tanaman Anggrek Menggunakan Metode Deteksi Elisa

      14 Februari 2020
      Resta Patma Yanda, Erniawati Diningsih dan Indijarto Budi Rahardjo, Balai Penelitian Tanaman HiasTanaman hias Anggrek merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Salah satu kendala peningkatan produksi bunga anggrek adalah adanya penyakit  sistemik  yang  disebabkan  oleh  virus. Tanaman  anggrek  dapat  terinfeksi  lebih dari 25 jenis virus. Tujuan penelitian
    • Konservasi Anggrek Spesies Alam Menggunakan Eksplan Biji pada Media Vacin & Went

      12 Februari 2020
      Suskandari Kartikaningrum*, Dewi Pramanik*, Minangsari Dewanti, Rudy Soehendi, dan M. Prama Yufdy Abstrak. Konservasi anggrek spesies alam merupakan langkah penting untuk menghindari kepunahan akibat rusaknya habitat alamnya. Tujuan penelitian ialah mengetahui kemampuan tumbuh biji anggrek spesies alam pada media Vacin dan Went (VW) dan me- nentukan jenis anggrek spesies yang telah berhasil dikonservasi melalui biji. Anggrek spesies alam yang
    • Marina, Varietas dengan Kuntum Bunga Padat

      05 Februari 2020
      Krisan bunga potong varietas Marina memiliki bunga tipe standar dengan bentuk dekoratif serra berwarna bunga pita kuning cerah. Bunga pita berjumlah 300-350 helai per kuntum dalam satu tangkai. Tanaman krisan varietas Marina ini berpotensi menghasikan 60-63 tangkai bunga per meter persegi per musim tanam. Batang berpenampang bulat berwarna hijau dengan daun berbentuk bercangap menyirip.  Varietas ini mempunyai sistem perakaran serabut dengan
    • Penyiapan Sarana dan Prasarana Produksi Mawar

      24 Januari 2020
      Mawar potong umumnya ditanam di dalam rumah lindung, Rumah lindung bertujuan untuk melindungi tanaman dari kondisi cuaca dan lingkungan yang ekstrim yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan tanaman dan melindungi tanaman dari organisme pengganggu tanaman. Rumah lindung dibuat memanjang disesuaikan dengan bentuk dan luas lahan.Rangka rumah lindung dapat berupa kayu, bambu, besi, aluminium, atau beton dengan ketinggian berkisar
    • Balitbangtan Kini Memiliki Smart Greenhouse Tanaman Hias

      21 Januari 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) saat ini memiliki Smart Greenhouse tanaman hias berlokasi di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Tanaman Hias Serpong Jl. Situgadung - Tangerang Selatan. Sosialisasi pengoperasian smart green house ini dilaksanakan Selasa 21 Januari 2020.Hadir dalam kesempatan tersebut Prof Dr Budi Marwoto peneliti Balitbangtan yang dalam wawancaranya menyampaikan dengan
    • Haryanti Krisan Potong Hasil Mutasi Sinar Gamma

      17 Januari 2020
      Krisan bunga potong varietas Haryanti Agrihorti merupakan bunga tipe spray