• MAGANG PETUGAS DAN PETANI PENANGKAR TANAMAN HIAS PROV. DIY
  • ditulis tgl : 18 Mei 2009, telah dibaca sebanyak : 1088 kali


    Gambar malas ngoding
    Dalam rangka pengembangan perbenihan bungan krisan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, maka Dinas Pertanian Prov. DIY berencana mengadakan magang di Balai Penelitian Tanaman Hias.
    Acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 25-29 Mei 2009 dan diikuti oleh peserta 25 orang terdiri dari Petugas dan petani penangkar tanaman hias prov. DIY
    Agenda yang akan disajikan berupa:
    1. Manajemen budidaya tanaman hias dalam lingkungan terkendali
    2. Budidaya Krisan bunga potong
    3. Teknologi produksi benih sumber tanaman krisan
    4. Pengenalan hama dan penyakit tanaman krisan
    5. Kultur In vitro & Praktek budidaya tanaman induk krisan
    6. Praktek penyetekan dan pengakaran stek krisan
    7. teori dan Praktek merangkai bunga
    8. Pemanfaatan agensia hayati untuk pngendalian organisme pengganggu
    9. Penyediaan nutrisi dalam budidaya tanaman hias
    10. Modifikasi media tumbuh tanpa tanah budidaya tanaman hias
    11. Kunjungan ke petani & penangkar tanaman krisan di daerah Cianjur dan Bogor
    • 22 Mei 2019

      Mengenali Penyakit Tanaman Hias, Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab.


      Gejala serangan penyakit Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab. (Cendawan) yaitu terdapatnya lapisan putih bertepung pada permukaan daun. Tepung putih ini sebenarnya merupakan masa dari konidia cendawan. 
      Pada serangan berat menyebabkan daun pucat dan mengering. Penyakit biasa menyerang tanaman pada dataran tinggi maupun dataran rendah.  Suhu optimum untuk perkecambahan konidiumnya adalah 25C.
      Cendawan berkembang pada cuaca kering, dan konidiumnya
    • 21 Mei 2019

      Monev Puslitbang Horti On-Going tahun 2019


      Kegiatan monitoring dan evaluasi Tim Puslitbang Hortikultura dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 21-23 Mei 2019. Anggota tim Monev terdiri atas Prof (R) Dr. Ir. Yusdar Hilman, MS., Dr. Bagus K, dan Dr. Noor Roufiq Ahmadi.

      Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap Tindak lanjut BA Monev I Puslitbang Hortikultura yang dilaksanakan tanggal 21-22 Maret 2019 dengam melihat kembali Dokumen perencanaan penelitian dan pengembangan
    • 21 Mei 2019

      Klasifikasi dan Deskripsi Botani Asplenium nidus L.


      Sistem klasifikasi menurut Christenhusz dan Chase (2014) adalah sebagai berikut:
      Asplenium nidus termasuk dalam Kerajaan Plantae, Divisi Pteridophyta, Kelas Polipodiopsida, Bangsa Polypodiales, Suku Aspleniaceae, Marga Asplenium
      Jenis A. nidus L. dalam bangsa Polypodiales terdiri atas 26 suku di antaranya Aspleniaceae. 
      Marga Asplenium terdiri atas 115 jenis (Ohlsen et al. 2015). Aspleniaceae merupakan tumbuhan paku sejati, karena memiliki
    • 20 Mei 2019

      Dracaena fragrans L. Ker Gawl (Asparagaceae)


      Marga Dracaena ditemukan pada tahun 1768 oleh Vandelli (Brown, 1914). Jenis pertama yang ditemukan adalah Dracaena draco L. di Pulau Canary. Menurut Waterhouse (1987), Dracaena meliputi 40 jenis, tetapi menurut Huxley (1992), Dracaena terdiri atas 50 jenis. 
      Menurut Bos (1992, 1998); Staples & Herbst (2005); Judd et al. (2007); dan Mabberley (2008), Dracaena terdiri atas 60-80 jenis yang tersebar di daerah tropis dan sub tropis, kecuali Amerika Selatan yang
    • 19 Mei 2019

      Alocasia celebica Engl ex Koord


      Alocasia celebica Engl ex Koord termasuk family araceae, memiliki nama umum Talas-talasan dan sebaran Geografisnya endemik di Sulawesi Tenggara terutama di daerah Mongolia

      Dengan tinggi tanaman 60 cm, bentuk daun jantung dengan ujung runcing, jumlah helaian daun 1-6, warna daun bagian atas hijau tua mengkilat dengan urat daun berwana hijau pucat keabu-abuan, warna daun bagian bawah ungu tua. Bunga berbentuk
    • 18 Mei 2019

      Sejarah Singkat Krisan



      Krisan atau chrysanthemum berarti bunga emas. Dalam bahasa Yunani chrysos berarti emas dan anthemon berarti bunga, nama lain dari bunga krisan adalah seruni. 

      Tanaman krisan yang kita kenal sekarang ini merupakan tanaman hibrida yang kompleks, yang bila ditanam dari biji akan terjadi segregasi genetik menjadi individu tanaman yang mempunyai warna dan bentuk yang sangat beragam. Kebanyakan spesies
    • 17 Mei 2019

      Sedap malam (Polianthes tuberosa L.),


      Sedap malam (Polianthes tuberosa L.), atau Tuberose (Inggris) merupakan salah satu bunga potong dengan aroma wangi, susunan bunga menarik dan warna putih yang sering digunakan dalam rangkaian bunga. Tanaman ini sudah dibudidayakan dan dapat beradaptasi baik pada kondisi tropis seperti Indonesia.

      Sedap malam tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 50-600 m dpl (sedap malam jenis bunga petal tunggal dan semi ganda