FGD-EVALUASI-KINERJA-LEMBAGA-PUI:-NILAI-KINERJA-BALITHI-CUKUP-TINGGI-

  • FGD EVALUASI KINERJA LEMBAGA PUI: NILAI KINERJA BALITHI CUKUP TINGGI

  • ditulis tgl : 17 November 2019, telah dibaca sebanyak : 236 kali

    Share On Twitter


    Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Lembaga PUI Pemuliaan Tanaman Hias dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias Sabtu 16 November 2019 dengan tim penilai Prof. Sudarsono sebagai Dewan Pakar PUI dan Dr. Lelya Narsi Koordinator PUI Pusat Kemenristek DIKTI.

    FGD Evaluasi Kinerja PUI Pemuliaan Tanaman hias ini dihadiri oleh pengelola PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi, acara dipandu oleh Dr. Dedeh Kuniasih dan presentasi capaian kinerja 2019 disampaikan oleh Dr. Erniawati Diningsih sebagai koordinator sekretariat PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi.

    Lelya mengatakan bahwa monev ini merupakan persamaan persepsi apa saja yang harus dimasukan kedalam indikator-indikator kinerja lembaga PUI ini, Balai Penelitin Tanaman Hias (Balithi) ini cukup baik dan cukup tinggi kinerjanya tapi karena tahun lalu juga sudah memperoleh nilai yang cukup tinggi maka kita berharap itu dapat dipertahankan.

    Dalam wawancara terpisah Prof. Sudarsono menyampaikan bahwa semua yang diminta sebenarnya sudah dilakukan oleh Balithi, hanya dokumen-dokumen pendukungnya perlu diupload ke website PUI sehingga evaluator bisa memberikan penilaian kepada kinerja kegiatan yang sudah didapatkan oleh Balithi.

    Dari hasil evaluasi ini diperoleh hal-hal yang perlu diperbaiki kedepan, terutama yang berkaitan dengan pencapaian kinerja. Beberapa point pencapaian kinerja PUI pemuliaan tanaman hias belum mencapai sasaran diantaranya karena data yang tersedia masih berada di tangan peneliti dan waktu yang tersedia sangat singkat diharapkan dalam waktu dekat Balithi dapat berkoordinasi dalam rangka memenuhi semua point pencapaian kinerja yang diminta tersebut sehingga penilaian kinerja pemuliaan tanaman hias ini dapat dipertahankan. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator PUI Pemuliaan Tanaman Hias Prof. Budi Marwoto dalam pernyataan penutupnya. (irm)(fit)

  • BERITA TERKAIT
    • Inspektur III Kementan Berkunjung ke Balithi: Semakin Baik Tata Kelola Semakin Kecil Temuan

      03 Desember 2019
      Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Fuadi, AK., MPA. Selasa 3 Desember 2019 melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi).Dalam kunjungannya Fuadi memaparkan tentang Pengawalan SPI Kegiatan Penelitian Balai Penelitian Tanaman Hias di depan seluruh staf Balithi yang terdiri dari pejabat struktural, peneliti, teknisi dan staf administrasi.Fuadi juga memperkenalkan aplikasi vote yang disebut
    • BIMTEK KRISAN DATARAN RENDAH, KADISTAN CIANJUR: INI KESEMPATAN BUAT KITA

      11 November 2019
      Kegiatan bimbingan teknis dengan tema pengembangan rantai nilai perbenihan krisan dataran rendah inovasi terobosan untuk mendukung peningkatan daya saing industri florikultura berbasis sumber daya nasional dilaksanakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Senin 11 Nopember 2091 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balithi Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.Hadir dan turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Mamad Nano, SP.,
    • Bimtek dan Temu Lapang Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah

      10 November 2019
      Guna mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) akan mengelar kegiatan bimbingan teknis dan temu lapang dengan tema Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah: Inovasi Terobosan yang Mendukung Peningkatan Daya Saing Industri Florikultura Berbasis Sumber Daya Nasional.Kegiatan bimbingan teknis akan diselenggarakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada Senin 11
    • Balitbangtan Melaksanakan Panen Perdana di Lokasi Demfarm SERASI

      06 November 2019
      Info Balitbangtan - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan Panen Perdana Padi dilaksanakan di Demfarm SERASI, Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 6 Nopember 2019. Panen Perdana Padi secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry.Dalam wawancaranya Dr. Fadjry Djufry mengatakan bahwa Balitbangtan telah
    • Sejarah Perkembangan Krisan: Lebih dari 100 varietas krisan dihasilkan Balithi

      05 November 2019
      Krisan dibudidayakan di Jepang sekitar abad ke 8 SM. Di Jepang terdapat Hari Krisan Nasional atau disebut dengan Festival of Happiness. Tahun 797 bunga krisan dijadikan sebagai simbol kekaisaran Jepang dengan sebutan Queen of The East. Pada abad kesembilan Masehi, Kaisar Uda mendirikan Taman Kerajaan di mana berbagai jenis krisan terus dikembangkan. Pada tahun 1910, krisan diproklamasikan sebagai bunga nasional. Tidak sampai pertengahan
    • NURFITRI Varietas Gladiol Dataran Medium

      31 Oktober 2019
      Nurfitri merupakan salah satu varietas gladiol yang adaptif untuk di budidayakan pada daerah dataran medium hingga tinggi dengan ketinggian tempat antara 600 - 1400 meter dari permukaan laut.Mulai berbunga pada umur 45-60 hari setelah tanam, dan pemanenan dapat dilakukan pada umur 73-96 hari setelah tanam, varietas Nurfitri memiliki kerapatan bunga yang saling bersentuhan antar kuntumnya.Diameter bunga varietas ini kisaran 8,5 -
    • Tirta Ayuni Krisan Dengan Hasil 13 Kuntum Per Tanaman

      28 Oktober 2019
      Tirta Ayuni merupakan varietas krisan yang adaptif ditanam di daerah dengan ketinggian tempat antara 700 - 1200 meter dari permukaan laut. Dengan warna bunga pita putih agak salem dan bunga tabung hijau cerah Tirta Ayuni termasuk jenis bunga potong dengan tipe spray dan bentuk bunga single.Tinggi tanaman krisan varietas Tirta Ayuni antara 109 - 111 cm, diameter bunga 6.1 - 6.9  cm, lama kesegaran bunga ini 11 - 12 hari dalam vase yang