PEMUPUKAN-YANG-TEPAT-UNTUK-TANAMAN-HIAS

  • PEMUPUKAN YANG TEPAT UNTUK TANAMAN HIAS

  • ditulis tgl : 08 November 2019, telah dibaca sebanyak : 363 kali

    Share On Twitter


    Setiap tanaman untuk kebutuhan hidupnya memerlukan sejumlah unsur hara (22 jenis) yang dapat diperoleh dari udara , tanah/media tanam, air, dan bahan organik . Berdasarkan banyaknya jumlah yang dibutuhkan, ke 22 jenis unsur hara tadi digolongkan ke dalam unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S) dan mikro (Fe, Mn, B, Co, Mo, Mn, Zn dll). 

    Unsur C , H dan O dapat diperoleh dari udara dan air. Sedangkan unsur hara lain diperoleh dari tanah atau media tanam. Status hara di dalam tanah sangat beragam, ada yang terdapat   dalam jumlah yang cukup, bahkan berlebihan   dan tersedia bagi tanaman. Ada yang terdapat di tanah dalam keadaan cukup tapi tidak tersedia.

    Ketersediaan ini salah satu faktornya yaitu keasaman atau pH, Keasaman tanah/media tanam ini harus diusahakan sekitar 5.5-6.5, agar semua unsur tersedia. Ada pula yang dalam keadaan kekurangan,   sehingga   perlu diberi tambahan dari  luar melalui pemupukan sesuai yang dibutuhkan tanaman. Unsur-unsur hara (dalam bentuk kation atau anion) yang diserap oleh tanaman itu pada setiap stadia pertumbuhannya mengikuti nisbah atau ratio tertentu. Hukum Leibig menyatakan bahwa respon tanaman ditentukan oleh unsur hara yang tersedia dalam keadaan minimum. Jadi sebelum unsur hara yang menjadi faktor pembatas (baik makro maupun mikro) tadi ditingkatkan ketersediannya, maka penyerapan unsur hara lainnya akan terganggu, sehingga pertumbuhan tanam akan terganggu pula.

    Jika pemberian unsur hara berlebihan, selain tidak efisien, juga dapat merusak lingkungan dan merusak tanamannya sendiri. Pertanyaan yang sering muncul yaitu seputar hal-hal yang menyangkut ketersedian unsur hara, berapa banyak yang  masih dibutukan, pupuk apa  sebagai sumber hara tertentu yang harus ditambahkan, Apa yang dijadikan dasar penentuan kebutuhan hara tanaman. Dalam bentuk apa dan kapan pupuk akan diberikan ke tanaman. Bagaimana menggunakan data hasil analisis tanah atau tanaman sebagai patokan dalam menentukan kebutuhan hara tanaman. Analisis Tanah yang digunakan ratio air/tanah berapa, Apa hubungannya EC tanah dengan ketersedian hara. (irm)

  • BERITA TERKAIT
    • Naweswari Agrihorti Varietas Krisan Bertipe Spray

      15 Februari 2020
      Krisan Varietas Naweswari Agrihorti merupakan tanaman hias komoditas krisan yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui unit kerja Balai Penelitian Tanaman Hias.Varietas ini merupakan hasil silangan dari varietas Wastu Kania x Stroika dengan ciri-ciri diantraanya memiliki tinggi tanaman 99.6 - 106.6 cm, bentuk daun lonjong menjari dengan lekukan dalam dan gerigi sedang. Umur mulai berbunga varietas Naweswari Agrihorti 56-62 hari
    • Studi Penyebab Gejala Mosaik Pada Tanaman Anggrek Menggunakan Metode Deteksi Elisa

      14 Februari 2020
      Resta Patma Yanda, Erniawati Diningsih dan Indijarto Budi Rahardjo, Balai Penelitian Tanaman HiasTanaman hias Anggrek merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Salah satu kendala peningkatan produksi bunga anggrek adalah adanya penyakit  sistemik  yang  disebabkan  oleh  virus. Tanaman  anggrek  dapat  terinfeksi  lebih dari 25 jenis virus. Tujuan penelitian
    • Konservasi Anggrek Spesies Alam Menggunakan Eksplan Biji pada Media Vacin & Went

      12 Februari 2020
      Suskandari Kartikaningrum*, Dewi Pramanik*, Minangsari Dewanti, Rudy Soehendi, dan M. Prama Yufdy Abstrak. Konservasi anggrek spesies alam merupakan langkah penting untuk menghindari kepunahan akibat rusaknya habitat alamnya. Tujuan penelitian ialah mengetahui kemampuan tumbuh biji anggrek spesies alam pada media Vacin dan Went (VW) dan me- nentukan jenis anggrek spesies yang telah berhasil dikonservasi melalui biji. Anggrek spesies alam yang
    • Marina, Varietas dengan Kuntum Bunga Padat

      05 Februari 2020
      Krisan bunga potong varietas Marina memiliki bunga tipe standar dengan bentuk dekoratif serra berwarna bunga pita kuning cerah. Bunga pita berjumlah 300-350 helai per kuntum dalam satu tangkai. Tanaman krisan varietas Marina ini berpotensi menghasikan 60-63 tangkai bunga per meter persegi per musim tanam. Batang berpenampang bulat berwarna hijau dengan daun berbentuk bercangap menyirip.  Varietas ini mempunyai sistem perakaran serabut dengan
    • Proses Produksi Benih Mawar Potong

      30 Januari 2020
      Penyiapan batang bawahBahan tanam berupa bibit tanaman hasil okulasi dengan mawar batang bawah.  Cara penyiapan bibit tanaman hasil bawah adalah sebagai berikut :Penyiapan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang (1 : 1 v/v).Campuran media ini kemudian ditempatkan pada polybag berukuran 18 x 18 cm.  Pengisian media tanam sebaiknya hingga permukaannya berada 2-3 cm dari bibir polybag. Hal ini dimaksudkan agar media
    • Penyiapan Sarana dan Prasarana Produksi Mawar

      24 Januari 2020
      Mawar potong umumnya ditanam di dalam rumah lindung, Rumah lindung bertujuan untuk melindungi tanaman dari kondisi cuaca dan lingkungan yang ekstrim yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan tanaman dan melindungi tanaman dari organisme pengganggu tanaman. Rumah lindung dibuat memanjang disesuaikan dengan bentuk dan luas lahan.Rangka rumah lindung dapat berupa kayu, bambu, besi, aluminium, atau beton dengan ketinggian berkisar
    • Balitbangtan Kini Memiliki Smart Greenhouse Tanaman Hias

      21 Januari 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) saat ini memiliki Smart Greenhouse tanaman hias berlokasi di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Tanaman Hias Serpong Jl. Situgadung - Tangerang Selatan. Sosialisasi pengoperasian smart green house ini dilaksanakan Selasa 21 Januari 2020.Hadir dalam kesempatan tersebut Prof Dr Budi Marwoto peneliti Balitbangtan yang dalam wawancaranya menyampaikan dengan