PENULISAN-BERITA-DAN-ARTIKEL-ONLINE-PUSLITBANG-HORTIKULTURA

  • PENULISAN BERITA DAN ARTIKEL ONLINE PUSLITBANG HORTIKULTURA

  • ditulis tgl : 09 Oktober 2019, telah dibaca sebanyak : 551 kali

    Share On Twitter


    Pembukaan kegiatan pelatihan singkat penulisan berita dan artikel pada media online lingkup Puslitbang Hortikultura (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura) dilaksanakan Rabu 9 Oktober 2019 di Ruang Pertemuan Batu-55 Gedung Puslitbang Hortikultura Bogor - Jawa Barat.

    Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kerja Sama dan Pemberdayaan Hasil-hasil Penelitian Puslitbang Hortikultura Rudi Hartono menyampaikan perkembangan teknologi saat ini sangat pesat, acara pelatihan ini saya anggap penting mengingat pada era sekarang masyarakat lebih suka mencari berita melalui gadget (koneksi internet).

    Mewakili Kepala Puslitbang Hortikultura, Kepala Bagian Tata Usaha, Paidi dalam sambutan pembukaannya mengatakan Puslitbang Hortikultura telah menghasilkan banyak teknologi, tetapi cara menginformasikan kepada masyarakat masih dirasa kurang. Salah satu cara mudah menghilirisasi produk teknologi adalah dengan menyebarkan lewat media online".

    Nara sumber yang dihadirkan mengisi pelatihan singkat penulisan berita dan artikel media online ini MI Stephen Vincent, Communication Specialist.

    Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) selaku Unit Pengelola Teknis Puslitbanghorti telah mengirimkan dua petugas pengelola teknologi informasi dan komunikasi. Agenda pembahasan menyoal pemahaman teori penyampaian berita dan artikel di media online.

    Nantinya standar itulah yang bakal diterapkan di sejumlah Balai di lingkup Puslitbnaghorti sebagai sebagai induk organisasi.

    Dengan adanya kegiatan ini diharapkan informasi mengenai teknologi yang telah dihasilkan Balai Penelitian (Balit) yang ada dibawah naungan Puslitbang Hortikultura dapat tersebar ke khalayak masyarakat dengan cepat dan akurat. (irm)

  • BERITA TERKAIT
    • Efisiensi dan Aplikasi Teknologi Perbanyakan Mawar Secara In vitro

      15 Oktober 2019
      Teknologi perbanyakan R. hybrida secara in vitro melalui inisiasi dan proliferasi tunas adventif telah berhasil dikembangkan. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi adalah + 1,6 tahun.Titik kritikal teknologi ini terletak pada penyiapan eksplan pada kondisi in vitro. Potensi produksi benih dari 1 eksplan responsif akan menghasilkan 5-9 tunas. Jika rata-rata tunas yang dihasilkan adalah 6,7 tunas tiap subkultur, 6 kali subkultur dapat
    • KUNJUNGAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM RANGKA PERMINTAAN PENDAMPINGAN DAN BANTUAN TANAMAN ANGGREK

      14 Oktober 2019
      Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian  (Pustaka) mempunyai lokasi yang strategis dan berada di ring satu yang berdekatan dengan Istana Presiden serta Kebun raya Bogor dimana lokasi ini menjadi objek pengembangan wisata di Kota Bogor. Sehubungan hal tersebut, Pustaka Kementrian Pertanian  bermaksud untuk menata halaman dan taman pustaka sehingga dapat
    • Jejangkit Muara Menjadi Lokasi Temu Lapang Teknologi Litbang 2019

      14 Oktober 2019
      Kegiatan Temu Lapang Teknologi Litbang untuk SERASI dilaksanakan di Denfarm Jejangkit yang berlokasi di Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 14 Oktober 2018 dan dibuka oleh Kepala BALITBANGTAN (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Dr. Fadry Djufry.Tujuan dilaksanakannya temu lapang ini untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian Badan Litbang
    • Kunjungan Badan Karantina Pertanian ke Balai Penelitian Tanaman Hias

      14 Oktober 2019
      Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 14 Oktober 2019 mendapatkan kunjungan dari perwakilan Bada Karantina kementrian Pertanian. Hal Ini sebungan dengan adanya informasi keberadaan Pseudomonas Viridiflava (OPTK A1) pada tanaman anggrek sebagaimana hasil tulisan dari peneliti Balithi yaitu Ir. hanudin dkk dalam jurnal Fitopatologi Indonesia berjudul "Evaluasi Resistensi Progeni Anggrek Phalaenopsis terhadap penyakit busuk lunak (Pseudomonas
    • Penyiapan Plantlets dan Aklimatisasi Dalam Perbanyakan Mawar

      14 Oktober 2019
      Tahapan dalam perbanyakan mawar setelah sterilisasi dan penyiapan eksplan adalah inisiasi tunas adventif. Inisiasi tunas adventif dilakukan dengan cara menanam potongan internodus pada medium MW yang ditambah dengan 1,5 mg/l TDZ dan 0,01 mg/l NAA. Kultur kemudian disimpan dalam ruang gelap selama 1,5-2,0 bulan. Inisiasi kalus mulai terlihat 9-13 hari setelah kultur pada permukaan internodus bekas potongan pisau kultur. Kalus betumbuh menjadi bentuk
    • Perbanyakan Mawar (Rosa hybrida L.): Sterilisasi dan Penyiapan Eksplan

      11 Oktober 2019
      Mawar dapat diperbanyak secara vegetatif menggunakan stek (cutting), perendukan (layering), okulasi mata tunas (budding), sambung pucuk (grafting); secara generatif menggunakan biji.Perbanyakan konvensional tersebut, meskipun dominan diaplikasikan pada perbanyakan mawar, sering diperhadapkan pada kendala keterbatasan batang bawah, berlangsung lambat, membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak dengan hasil yang
    • Keterlibatan Balithi Dalam Bimbingan Teknis Metode Perhitungan Manfaat Penelitian dan Pengembangan Pertanian

      10 Oktober 2019
      Mengukur manfaat teknologi hasil penelitian merupakan hal yang penting dalam menghitung kontribusi kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian terhadap pembangunan pertanian dan tingkat pengembalian investasi pada kegiatan penelitian. Sehubungan dengan hal tersebut Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) menyelenggarakan bumbingan teknis menghitung mannfaat teknologi dan Return of Investment penelitian dan pengembangan pertanian.