TEMU-STAKEHOLDER-TANAMAN-HIAS,-BALITHI,-25-SEPTEMBER-2019

  • TEMU STAKEHOLDER TANAMAN HIAS, BALITHI, 25 SEPTEMBER 2019

  • ditulis tgl : 26 September 2019, telah dibaca sebanyak : 102 kali

    Share On Twitter


    Acara temu stakeholder tanaman hias dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 September 2019, Tema acara yaitu Koordinasi Program Penelitian dan Pengembangan Inovasi Florikultura 2020-2024. Untuk Membangun Perekonomian Nasional Yang Berdaya Saing dan Berbasis Sumberdaya Nasional bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung Cianjur Jawa Barat.

    Acara temu stakeholder dihadiri oleh Kapuslitbang Hortikultura, Direktur Buah dan Flori Dirjen Hortikultura, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, BPTP dan Perusahaan yang menangani komoditas tanaman hias. 

    Adapun tujuan diadakannya acara temu stake holder antara lain; (1) Mendiseminasikan inovasi terkini untuk mendukung pengembangan agribisnis florikultura yang berdaya saing, (2) Mengakselerasi proses transfer teknologi dan meningkatkan adopsi inovasi oleh petani untuk mendorong penurunan ketergantungan impor, (3) Meningkatkan jejaring kerjasama penelitian dalam pemanfaatan SDG tanaman hias nasional, (4) Memfasilitasi komunikasi antata stakeholder tanaman hias dan (5). Mendapatkan umpan balik dari stakeholder untuk program penelitiam tanaman hias ke depan.

    Acara di buka oleh Kepala Balithi, Ir. Rudy  Soehendi, MP, Ph.D.  dilanjutkan oleh arahan dari Direktur Buah dan Flori Dirjen Horti dan Kapuslitbang Hortikultura.

    Rangkaian acara terdiri dari Pemaparan kegiatan Penelitian dan Diseminasi yang telah dilaksanakan oleh Balithi dan Preferensi konsumen terhadap komoditas Balithi. Pemaparan program penelitian dan diseminasi dipandu oleh Prof (R) Budi Marwoto, Dr. Dedeh Kurniasih dan Dr. Fitri Rachmawati. Setelah dilaksanakan pemaparan program dilanjutkan sesi diskusi yang bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari peserta yg berguna untuk penyusunan program penelitian tanaman hias tahun 2020-2024. (CP)

  • BERITA TERKAIT
    • Efisiensi dan Aplikasi Teknologi Perbanyakan Mawar Secara In vitro

      15 Oktober 2019
      Teknologi perbanyakan R. hybrida secara in vitro melalui inisiasi dan proliferasi tunas adventif telah berhasil dikembangkan. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi adalah + 1,6 tahun.Titik kritikal teknologi ini terletak pada penyiapan eksplan pada kondisi in vitro. Potensi produksi benih dari 1 eksplan responsif akan menghasilkan 5-9 tunas. Jika rata-rata tunas yang dihasilkan adalah 6,7 tunas tiap subkultur, 6 kali subkultur dapat
    • KUNJUNGAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM RANGKA PERMINTAAN PENDAMPINGAN DAN BANTUAN TANAMAN ANGGREK

      14 Oktober 2019
      Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian  (Pustaka) mempunyai lokasi yang strategis dan berada di ring satu yang berdekatan dengan Istana Presiden serta Kebun raya Bogor dimana lokasi ini menjadi objek pengembangan wisata di Kota Bogor. Sehubungan hal tersebut, Pustaka Kementrian Pertanian  bermaksud untuk menata halaman dan taman pustaka sehingga dapat
    • Jejangkit Muara Menjadi Lokasi Temu Lapang Teknologi Litbang 2019

      14 Oktober 2019
      Kegiatan Temu Lapang Teknologi Litbang untuk SERASI dilaksanakan di Denfarm Jejangkit yang berlokasi di Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 14 Oktober 2018 dan dibuka oleh Kepala BALITBANGTAN (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Dr. Fadry Djufry.Tujuan dilaksanakannya temu lapang ini untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian Badan Litbang
    • Kunjungan Badan Karantina Pertanian ke Balai Penelitian Tanaman Hias

      14 Oktober 2019
      Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 14 Oktober 2019 mendapatkan kunjungan dari perwakilan Bada Karantina kementrian Pertanian. Hal Ini sebungan dengan adanya informasi keberadaan Pseudomonas Viridiflava (OPTK A1) pada tanaman anggrek sebagaimana hasil tulisan dari peneliti Balithi yaitu Ir. hanudin dkk dalam jurnal Fitopatologi Indonesia berjudul "Evaluasi Resistensi Progeni Anggrek Phalaenopsis terhadap penyakit busuk lunak (Pseudomonas
    • Penyiapan Plantlets dan Aklimatisasi Dalam Perbanyakan Mawar

      14 Oktober 2019
      Tahapan dalam perbanyakan mawar setelah sterilisasi dan penyiapan eksplan adalah inisiasi tunas adventif. Inisiasi tunas adventif dilakukan dengan cara menanam potongan internodus pada medium MW yang ditambah dengan 1,5 mg/l TDZ dan 0,01 mg/l NAA. Kultur kemudian disimpan dalam ruang gelap selama 1,5-2,0 bulan. Inisiasi kalus mulai terlihat 9-13 hari setelah kultur pada permukaan internodus bekas potongan pisau kultur. Kalus betumbuh menjadi bentuk
    • Perbanyakan Mawar (Rosa hybrida L.): Sterilisasi dan Penyiapan Eksplan

      11 Oktober 2019
      Mawar dapat diperbanyak secara vegetatif menggunakan stek (cutting), perendukan (layering), okulasi mata tunas (budding), sambung pucuk (grafting); secara generatif menggunakan biji.Perbanyakan konvensional tersebut, meskipun dominan diaplikasikan pada perbanyakan mawar, sering diperhadapkan pada kendala keterbatasan batang bawah, berlangsung lambat, membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak dengan hasil yang
    • Keterlibatan Balithi Dalam Bimbingan Teknis Metode Perhitungan Manfaat Penelitian dan Pengembangan Pertanian

      10 Oktober 2019
      Mengukur manfaat teknologi hasil penelitian merupakan hal yang penting dalam menghitung kontribusi kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian terhadap pembangunan pertanian dan tingkat pengembalian investasi pada kegiatan penelitian. Sehubungan dengan hal tersebut Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) menyelenggarakan bumbingan teknis menghitung mannfaat teknologi dan Return of Investment penelitian dan pengembangan pertanian.