TEMU-STAKEHOLDER-LITBANG-HORTIKULTURA

  • TEMU STAKEHOLDER LITBANG HORTIKULTURA

  • ditulis tgl : 23 September 2019, telah dibaca sebanyak : 164 kali

    Share On Twitter



    Kegiatan temu stakeholder penelitian dan pengembangan hortikultura akan diselenggarakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 25 September 2019 dengan tema Koordinasi Program Penelitian dan Pengembangan Inovasi Florikultura 2000 s/d 2024 untuk Membangun Perekonomian yang Berdaya Saing berbasis Sumberdaya Nasional. 

    Tujuan dilaksanakannya kegiatan temu stakeholder ini diantaranya: a) menyelaraskan kebijakan riset florikultura untuk mendukung pengembangan kawasan agribisnis florikultura yang berdaya saing; b) memfasilitasi terbentuknya jalinan informasi diantara : pengambil kebijakan, pemerintah daerah, kelompok tani, peneliti dan penyuluh serta pelaku agribisnis florikultura; c) memperkenalkan teknologi inovasi florikultura dan menghimpun tanggapan dan umpan balik untuk penyempurnaan program riset dan pengembangan selanjutnya; dan d) Memberikan alternatif pemecahan masalah yang menguntungkan bagi pelaku agribisnis florikultura berkaitan dengan teknologi dan permodalan. 

    Dalam pelaksanaannya, Temu Stakeholder ini akan menyajikan beberapa materi tentang varietas unggul tanaman hias dan perbenihan, kebijakan Pengembangan komoditas florikultura,  kebijakan diseminasi teknologi inovasi florikultura,  presentasi produk florikultura, sarana prasarana termasuk bibit, pupuk organik, dan  kemitraan pemasaran florikultura, skim kredit perbankan, dan pengembangan pariwisata. 

    Diharapklan melalui Temu Stakeholder ini dapat memberikan dampak seperti Meningkatnya ekspor komoditas florikultura nasional; Meningkatnya PDB subsektor florikultura nasional; Meningkatnya serapan tenaga kerja serta lebih Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di sentra produksi florikultura. (irm)

  • BERITA TERKAIT
    • Naweswari Agrihorti Varietas Krisan Bertipe Spray

      15 Februari 2020
      Krisan Varietas Naweswari Agrihorti merupakan tanaman hias komoditas krisan yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui unit kerja Balai Penelitian Tanaman Hias.Varietas ini merupakan hasil silangan dari varietas Wastu Kania x Stroika dengan ciri-ciri diantraanya memiliki tinggi tanaman 99.6 - 106.6 cm, bentuk daun lonjong menjari dengan lekukan dalam dan gerigi sedang. Umur mulai berbunga varietas Naweswari Agrihorti 56-62 hari
    • Balitbangtan Kini Memiliki Smart Greenhouse Tanaman Hias

      21 Januari 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) saat ini memiliki Smart Greenhouse tanaman hias berlokasi di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Tanaman Hias Serpong Jl. Situgadung - Tangerang Selatan. Sosialisasi pengoperasian smart green house ini dilaksanakan Selasa 21 Januari 2020.Hadir dalam kesempatan tersebut Prof Dr Budi Marwoto peneliti Balitbangtan yang dalam wawancaranya menyampaikan dengan
    • Seminar Proposal ROPP RODHP Balithi 2020

      16 Januari 2020
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) diselenggarakan Seminar Proposal Rencana Operasional Penelitian Pertanian (ROPP) dan Rencana Operasional Diseminasi Hasil Penelitian (RODHP) Tahun Anggaran 2020 yang diikuti oleh seluruh penanggungjawab kegiatan penelitian dan diseminasi Balithi.Kegiatan Seminar proposal ROPP RODHP ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Januari 2020 dengan materi yang disajikan terdiri
    • Budidaya Sedap Malam

      03 Januari 2020
      Sedap malam cocok dibudidayakan pada tanah lempung (sawah) dengan elevasi dataran rendah sampai sedang (50 s/d 600 m dpl) serta tersedia air irigasi jika dibutuhkan terutama pada musim kemarau. Tempat penanaman harus terbuka dan tidak dinaungi oleh pepohonanBibit Berasal dari tanaman sedap malam yang telah berumur lebih dari 1 (satu tahun).  Ukuran (diameter) rata-rata 1,5 - 2,5 cm dan telah dikeringkan selama lebih kurang 2 -
    • Budidaya Mawar Potong

      23 Desember 2019
      Untuk mendapatkan hasil yang baik, budidaya mawar dilakukan di dalam rumah naungan tanaman. Rumah naungan ini biasa dibuat sebagai rumah kaca, rumah plastik yang sederhana dari bambu, kayu hingga yang berkerangka besi.Hal ini selain melindungi tanaman mawar dari curah hujan yang dapat mengakibatkan tanaman mudah terkena penyakit, juga menjaga mikroklimat lingkungan hidup tanaman ini seperti mempertahankan suhu lingkungan pada temperatur optimum
    • Wakil Ketua DPRD Ingin Tangsel Menjadi Kota Anggrek

      20 Desember 2019
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias, Kepala Balithi Rudy Soehendi, Ph.D. menerima kunjungan wakil ketua DPRD Kota Telangerang Selatan Mustofa, S.Sos. beserta rengrengan Jumat 20 Desember 2019Dalam sambutannya Mustofa menyampaikan tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah untuk mengetahui secara langsung apa saja yang ad di Balithi dan berharap Kota Tangerang Selatan dapat menjadi kota Anggrek. Diskusi yang
    • Partisipasi Balitbangtan Dalam Pekan Perlindungan Varietas Tanaman

      18 Desember 2019
      Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo menghadiri Pekan Perlindungan Varietas Tanaman yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian pada Rabu 18 Desember 2019.Dalam arahannya Dr. Syahrul menekankan akan pentingnya menjaga keberadaan varietas-varietas unggul terutama yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian karena produk-produk Kementerian Pertanian berhubungan langsung dengan urusan hajat orang banyak.Dalam acara