PENANDATANGANAN-MOU-KERJA-SAMA-ANTARA-BALITHI-DAN-PT.-CIGWA-INDONESIA-JAYA

  • PENANDATANGANAN MOU KERJA SAMA ANTARA BALITHI DAN PT. CIGWA INDONESIA JAYA

  • ditulis tgl : 13 September 2019, telah dibaca sebanyak : 97 kali

    Share On Twitter

    Balai Penelitian Tanaman Hias menjajaki kerjasama dengan PT CIGWA INDONESIA JAYA dalam bidang pengembangan sistem agribisnis florikultura. Direktur PT. CIGWA INDONESIA JAYA mengatakan bahwa mereka serius untuk membangun sebuah lokasi agribisnis dimana didalamnya terdapat spot khusus untuk tanaman hias. Untuk mewujudkan kerjasama tersebut pada tanggal 12 September 2019, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias didampingi oleh Prof. Budi Marwoto melakukan survey ke lokasi pengembangan Agribisnis di daerah Megamendung milik PT. CIGWA INDONESIA JAYA. Lokasi pengambangan agibisnis ini memiliki luas total sebesar 10 hektar yang terbagi menjadi dua bagian yaitu lahan untuk pertanaman dan juga gedung hotel/ penginapan. 

    Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias menyambut baik keinginan dari PT. CIGWA INDONESIA JAYA yang ingin menggandeng Balithi untuk membantu mewujudkan sistem agribisnis florikultura. Hal ini ditandai dengan disetujuinya sebuah naskah kerjasama yang memiliki ruang lingkup diantaranya:  penyusunan rancangan dasar pemanfaatan inovasi, pengimplementasian inovasi dalam sisetem agribisnis flori untuk meningkatkan daya saing, penyelenggaraan bimtek oleh Balithi, serta memberi akses kepada PT. CIGWA INDONESIA JAYA untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan di laboraturium maupun kebun percobaan BALITHI.

    Dalam kesempatan ini direktur PT CIGWA INDONESIA JAYA sempat mengajak Kepala Balithi dan Prof Budi MArwoto untuk melihat lahan yang akan ditanami tanaman hias. Pihak PT CIGWA INDONESIA JAYA menginginkan untuk awal kegiatan ini lahan mereka ditanami Krisan pot. Prof Budi Marwoto mengatakan bahwa yang perlu disiapkan awal adalah membangun green house sebagai syarat utama dalam membudidayakan Krisan Pot. Diharapkan dari kerjasama ini, kedepan dapat dikembangkan lebih luas lagi dari segi jenis komoditas yang akan ditanam demi terwujudnya sistem agribisnis di PT. CIGWA INDONESIA JAYA.

  • BERITA TERKAIT
    • Efisiensi dan Aplikasi Teknologi Perbanyakan Mawar Secara In vitro

      15 Oktober 2019
      Teknologi perbanyakan R. hybrida secara in vitro melalui inisiasi dan proliferasi tunas adventif telah berhasil dikembangkan. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi adalah + 1,6 tahun.Titik kritikal teknologi ini terletak pada penyiapan eksplan pada kondisi in vitro. Potensi produksi benih dari 1 eksplan responsif akan menghasilkan 5-9 tunas. Jika rata-rata tunas yang dihasilkan adalah 6,7 tunas tiap subkultur, 6 kali subkultur dapat
    • KUNJUNGAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM RANGKA PERMINTAAN PENDAMPINGAN DAN BANTUAN TANAMAN ANGGREK

      14 Oktober 2019
      Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian  (Pustaka) mempunyai lokasi yang strategis dan berada di ring satu yang berdekatan dengan Istana Presiden serta Kebun raya Bogor dimana lokasi ini menjadi objek pengembangan wisata di Kota Bogor. Sehubungan hal tersebut, Pustaka Kementrian Pertanian  bermaksud untuk menata halaman dan taman pustaka sehingga dapat
    • Jejangkit Muara Menjadi Lokasi Temu Lapang Teknologi Litbang 2019

      14 Oktober 2019
      Kegiatan Temu Lapang Teknologi Litbang untuk SERASI dilaksanakan di Denfarm Jejangkit yang berlokasi di Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 14 Oktober 2018 dan dibuka oleh Kepala BALITBANGTAN (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Dr. Fadry Djufry.Tujuan dilaksanakannya temu lapang ini untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian Badan Litbang
    • Kunjungan Badan Karantina Pertanian ke Balai Penelitian Tanaman Hias

      14 Oktober 2019
      Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 14 Oktober 2019 mendapatkan kunjungan dari perwakilan Bada Karantina kementrian Pertanian. Hal Ini sebungan dengan adanya informasi keberadaan Pseudomonas Viridiflava (OPTK A1) pada tanaman anggrek sebagaimana hasil tulisan dari peneliti Balithi yaitu Ir. hanudin dkk dalam jurnal Fitopatologi Indonesia berjudul "Evaluasi Resistensi Progeni Anggrek Phalaenopsis terhadap penyakit busuk lunak (Pseudomonas
    • Penyiapan Plantlets dan Aklimatisasi Dalam Perbanyakan Mawar

      14 Oktober 2019
      Tahapan dalam perbanyakan mawar setelah sterilisasi dan penyiapan eksplan adalah inisiasi tunas adventif. Inisiasi tunas adventif dilakukan dengan cara menanam potongan internodus pada medium MW yang ditambah dengan 1,5 mg/l TDZ dan 0,01 mg/l NAA. Kultur kemudian disimpan dalam ruang gelap selama 1,5-2,0 bulan. Inisiasi kalus mulai terlihat 9-13 hari setelah kultur pada permukaan internodus bekas potongan pisau kultur. Kalus betumbuh menjadi bentuk
    • Perbanyakan Mawar (Rosa hybrida L.): Sterilisasi dan Penyiapan Eksplan

      11 Oktober 2019
      Mawar dapat diperbanyak secara vegetatif menggunakan stek (cutting), perendukan (layering), okulasi mata tunas (budding), sambung pucuk (grafting); secara generatif menggunakan biji.Perbanyakan konvensional tersebut, meskipun dominan diaplikasikan pada perbanyakan mawar, sering diperhadapkan pada kendala keterbatasan batang bawah, berlangsung lambat, membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak dengan hasil yang
    • Keterlibatan Balithi Dalam Bimbingan Teknis Metode Perhitungan Manfaat Penelitian dan Pengembangan Pertanian

      10 Oktober 2019
      Mengukur manfaat teknologi hasil penelitian merupakan hal yang penting dalam menghitung kontribusi kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian terhadap pembangunan pertanian dan tingkat pengembalian investasi pada kegiatan penelitian. Sehubungan dengan hal tersebut Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) menyelenggarakan bumbingan teknis menghitung mannfaat teknologi dan Return of Investment penelitian dan pengembangan pertanian.