KOLABORASI-BALITHI-DAN-BPTP-SUMATERA-BARAT-DALAM-PERCEPATAN-DISEMINASI-TANAMAN-HIAS

  • KOLABORASI BALITHI DAN BPTP SUMATERA BARAT DALAM PERCEPATAN DISEMINASI TANAMAN HIAS

  • ditulis tgl : 10 September 2019, telah dibaca sebanyak : 193 kali

    Share On Twitter


    Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat sukses memeriahkan gelaran Florikultura Indonesia 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 6-9 September 2019 di Balai Kota Aia Pacah Kota Padang.

    Selain dalam Florikultura Indonesia, kolaborasi aktif antar dua Unit Pengelola Teknis (UPT) ini juga dilaksanakan dalam agenda lainnya diantaranya dalam kegiatan percepatan diseminasi hasil penelitian yang dilaksanakan di lokasi Taman Sains Pertanian Sukarami BPTP Sumbar.

    Berbagai koleksi tanaman hias seperti krisan dan impatiens turut dikembangkan di area Taman Sains Pertanian Sukarami BPTP Sumbar, tujuannya agar penyebaran teknologi yang telah dihasilkan khususnya oleh Balithi dapat lebih mudah diterima pengguna dengan adanya peran BPTP Sumatera Barat.

    "Kita berkolaborasi dengan BPTP untuk mendisplaykan inovasi teknologi berupa varietas maupun teknologi pendukung lainnya agar para pengunjung dapat langsung melihat produk inovasi yang telah dihasilkan sehingga percepatan disemiasi dapat lebih mudah dilakukan" ucap Kepala Balithi dalam wawancaranya.

    Kepala Balithi, Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D. didampingi Prof. Dr. Ir. Budi Marwoto, MS. melakukan kunjungan ke lokasi Taman Sains Teknologi Pertanian (TSP) Sukarami BPTP Sumatera Barat pada hari minggu 9 September 2019 dan disambut baik serta didampingi oleh Kepala BPTP Sumbar Dr. Jekvi Hendra.

    Selesai mengunjungi lokasi TSP Sukarami, Kepala Balithi bersama Kepala BPTP Sumbar meninjau langsung ke kelurahan Lubuk Minturun yang telah dicanangkan pemerintah kota Padang sebagai sentra tanaman hias terbesar dengan jumlah pelaku usaha tanaman hias lebih dari 500 kepala keluarga serta melakukan diskusi seputar usaha tanaman hias dengan Ibu Darni Wilis, Kelompok Tani Pertiwi Nursery pelaku usaha tani yang telah sukses mengembangkan bisnis tanaman hiasnya.

    Dengan adanya kolaborasi antar Unit Pengelola Teknis lingkup (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) seperti ini diharapkan proses diseminasi yang telah dihasilkan dapat lebih cepat dan lebih mudah diserap oleh pengguna. (irm)

  • BERITA TERKAIT
    • FGD Evaluasi Kinerja Lembaga PUI: Nilai Kinerja Balithi Cukup Tinggi

      17 November 2019
      Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Lembaga PUI Pemuliaan Tanaman Hias dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias Sabtu 16 November 2019 dengan tim penilai Prof. Sudarsono sebagai Dewan Pakar PUI dan Dr. Lelya Narsi Koordinator PUI Pusat Kemenristek DIKTI.FGD Evaluasi Kinerja PUI Pemuliaan Tanaman hias ini dihadiri oleh pengelola PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi, acara dipandu oleh Dr. Dedeh Kuniasih dan presentasi capaian kinerja 2019
    • Bimtek Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur

      14 November 2019
      Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Perbenihan Tanaman Buah dan Tanaman Hias pada tanggal 13-15 November 2019 dengan peserta sekitar 90 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur.Salah satu agenda yang disajikan dalam kegiatan tersebut yaitu bimbingan teknis (Bimtek) budidaya, perbenihan serta pemanfaatan anggrek dendrobium dan krisan pot yang dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias Kamis 14 November
    • Bupati Cianjur Menghadiri Panen Perdana Krisan Dataran Rendah

      12 November 2019
      Panen perdana krisan dataran rendah dilaksanakan Selasa 12 Nopember 2019 di kampung Tipar Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah Cianjur dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Sekretaris Balitbangtan Dr. Hardiyanto.Dr. Hardiyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa teknologi ini hanya trial bagaimana krisan yang biasanya adaptif di tanaman pada dataran tinggi
    • BIMTEK KRISAN DATARAN RENDAH, KADISTAN CIANJUR: INI KESEMPATAN BUAT KITA

      11 November 2019
      Kegiatan bimbingan teknis dengan tema pengembangan rantai nilai perbenihan krisan dataran rendah inovasi terobosan untuk mendukung peningkatan daya saing industri florikultura berbasis sumber daya nasional dilaksanakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Senin 11 Nopember 2091 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balithi Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.Hadir dan turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Mamad Nano, SP.,
    • Bimtek dan Temu Lapang Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah

      10 November 2019
      Guna mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) akan mengelar kegiatan bimbingan teknis dan temu lapang dengan tema Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah: Inovasi Terobosan yang Mendukung Peningkatan Daya Saing Industri Florikultura Berbasis Sumber Daya Nasional.Kegiatan bimbingan teknis akan diselenggarakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada Senin 11
    • PEMUPUKAN YANG TEPAT UNTUK TANAMAN HIAS

      08 November 2019
      Setiap tanaman untuk kebutuhan hidupnya memerlukan sejumlah unsur hara (22 jenis) yang dapat diperoleh dari udara , tanah/media tanam, air, dan bahan organik . Berdasarkan banyaknya jumlah yang dibutuhkan, ke 22 jenis unsur hara tadi digolongkan ke dalam unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S) dan mikro (Fe, Mn, B, Co, Mo, Mn, Zn dll). Unsur C , H dan O dapat diperoleh dari udara dan air. Sedangkan unsur hara lain diperoleh dari tanah atau
    • Seminar Internasional di Balithi Tema: The Use of Mutation and Molecular Techniques to Produce Superior Varieties of Ornamental Plants

      07 November 2019
      Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI) bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan International Atomic Energy Agency (IAEA) menyelenggarakan seminar Internasional dengan tema THE USE OF MUTATION AND MOLECULAR TECHNIQUES TO PRODUCE SUPERIOR VARIETIES OF ORNAMENTAL PLANTS Kamis 7 Nopember 2019.Acara ini diikuti oleh 164 peserta dan 26 peserta dari negara anggota IAEA, seperti Bangladesh, Srilanka, India, Srilanka,