HAMA-DAN-PENYAKIT-DALAM-BUDIDAYA-SEDAP-MALAM

  • HAMA DAN PENYAKIT DALAM BUDIDAYA SEDAP MALAM

  • ditulis tgl : 01 September 2019, telah dibaca sebanyak : 157 kali

    Share On Twitter


    Hama utama yang menyerang tanaman sedap malam diantaranya adalah thrips (Thaeniothrip sp.) dan kutu dompolan atau mealybugs (Dysmicoccus brevipes). Hama tersebut akan muncul pada musim kemarau yang panjang.

    Thrips mulai menyerang sejak awal penanaman hingga tanaman berbunga. Awal serangan ditandai dengan bekas gigitan pada permukaan daun dan akhirnya berubah menjadi kecoklatan. 

    Pengendalian hama tersebut dapat menggunakan insektisida berbahan aktif  dimetoat atau diafentiuron dengan dosis sesuai anjuran.

    Kutu dompolan mulai menyerang setelah tanaman berumur sekitar enam bulan setelah tanam. Hama merusak tanaman dengan mengisap cairan tanaman. 

    Selain itu, pada sisa-sisa cairan tanaman yang dibuang oleh kutu dompolan akan ditumbuhi embun jelaga yang menutupi permukaan daun. Pada musim kemarau serangan hama ini perlu diwaspadai. 

    Permukaan tanah jangan sampai retak-retak dan bila sudah retak harus segera disiram. Bila permukaan tanah dibiarkan sampai retak, maka hama kutu dompolan akan menyerang bagian umbi tanaman, mengakibatkan umbi akan gembos dan akhirnya tanaman merana dan mati. 

    Pengendalian hama tersebut dapat menggunakan insektisida berbahan aktif diafentiuron dengan dosis sesuai anjuran.

    Penyakit yang banyak ditemukan pada sedap malam ialah penyakit bercak daun yang disebabkan Xanthomonas sp. Penyakit tersebut umumnya menyerang pada musim hujan. 

    Serangan Xanthomonas ditandai dengan adanya bercak kecoklatan pada permukaan daun dan bila serangan telah lanjut seluruh permukaan daun akan berubah warna menjadi coklat, akhirnya busuk dan mengering.  

    Pencegahan dapat dilakukan dengan perompesan daun atau menggunakan bakterisida berbahan aktif streptomisin sulfat yang disemprotkan dengan dosis sesuai anjuran.(irm)

    sambungan dari http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berita-735-budidaya-sedap-malam.html

  • BERITA TERKAIT
    • FGD Evaluasi Kinerja Lembaga PUI: Nilai Kinerja Balithi Cukup Tinggi

      17 November 2019
      Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Lembaga PUI Pemuliaan Tanaman Hias dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias Sabtu 16 November 2019 dengan tim penilai Prof. Sudarsono sebagai Dewan Pakar PUI dan Dr. Lelya Narsi Koordinator PUI Pusat Kemenristek DIKTI.FGD Evaluasi Kinerja PUI Pemuliaan Tanaman hias ini dihadiri oleh pengelola PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi, acara dipandu oleh Dr. Dedeh Kuniasih dan presentasi capaian kinerja 2019
    • Bimtek Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur

      14 November 2019
      Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Perbenihan Tanaman Buah dan Tanaman Hias pada tanggal 13-15 November 2019 dengan peserta sekitar 90 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur.Salah satu agenda yang disajikan dalam kegiatan tersebut yaitu bimbingan teknis (Bimtek) budidaya, perbenihan serta pemanfaatan anggrek dendrobium dan krisan pot yang dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias Kamis 14 November
    • Bupati Cianjur Menghadiri Panen Perdana Krisan Dataran Rendah

      12 November 2019
      Panen perdana krisan dataran rendah dilaksanakan Selasa 12 Nopember 2019 di kampung Tipar Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah Cianjur dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Sekretaris Balitbangtan Dr. Hardiyanto.Dr. Hardiyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa teknologi ini hanya trial bagaimana krisan yang biasanya adaptif di tanaman pada dataran tinggi
    • BIMTEK KRISAN DATARAN RENDAH, KADISTAN CIANJUR: INI KESEMPATAN BUAT KITA

      11 November 2019
      Kegiatan bimbingan teknis dengan tema pengembangan rantai nilai perbenihan krisan dataran rendah inovasi terobosan untuk mendukung peningkatan daya saing industri florikultura berbasis sumber daya nasional dilaksanakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Senin 11 Nopember 2091 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balithi Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.Hadir dan turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Mamad Nano, SP.,
    • Bimtek dan Temu Lapang Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah

      10 November 2019
      Guna mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) akan mengelar kegiatan bimbingan teknis dan temu lapang dengan tema Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah: Inovasi Terobosan yang Mendukung Peningkatan Daya Saing Industri Florikultura Berbasis Sumber Daya Nasional.Kegiatan bimbingan teknis akan diselenggarakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada Senin 11
    • PEMUPUKAN YANG TEPAT UNTUK TANAMAN HIAS

      08 November 2019
      Setiap tanaman untuk kebutuhan hidupnya memerlukan sejumlah unsur hara (22 jenis) yang dapat diperoleh dari udara , tanah/media tanam, air, dan bahan organik . Berdasarkan banyaknya jumlah yang dibutuhkan, ke 22 jenis unsur hara tadi digolongkan ke dalam unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S) dan mikro (Fe, Mn, B, Co, Mo, Mn, Zn dll). Unsur C , H dan O dapat diperoleh dari udara dan air. Sedangkan unsur hara lain diperoleh dari tanah atau
    • Seminar Internasional di Balithi Tema: The Use of Mutation and Molecular Techniques to Produce Superior Varieties of Ornamental Plants

      07 November 2019
      Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI) bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan International Atomic Energy Agency (IAEA) menyelenggarakan seminar Internasional dengan tema THE USE OF MUTATION AND MOLECULAR TECHNIQUES TO PRODUCE SUPERIOR VARIETIES OF ORNAMENTAL PLANTS Kamis 7 Nopember 2019.Acara ini diikuti oleh 164 peserta dan 26 peserta dari negara anggota IAEA, seperti Bangladesh, Srilanka, India, Srilanka,