AKLIMATISASI-PLANLET-DAN-APLIKASI-RUSCUS-HYPOPHYLLUM-L.

  • AKLIMATISASI PLANLET DAN APLIKASI RUSCUS HYPOPHYLLUM L.

  • ditulis tgl : 10 Agustus 2019, telah dibaca sebanyak : 230 kali

    Share On Twitter


    Aklimatisasi plantlet dilakukan dengan mengeluarkan plantlet yang sehat dan tumbuh vigor dengan 2-4 cladodes dan 2-4 akar diambil dan dikeluarkan dari dalam botol kultur. Akar plantlets selanjutnya dibersihkan dari sisa-sisa dengan cara mencuci akar di bawah air yang mengalir. Akar plantlets yang telah bersih direndam dalam 1% larutan pestisida (1% fungisida dan 1% bakterisida) selama 3 menit, kemudian ditiriskan di atas kertas koran atau tisu. Plantlets kemudian ditanam dalam pot-pot plastik yang berisi arang sekam yang telah dibasahi dan cukup dengan air. Tutup pot plastik dengan plastik transparan, letakkan ditempat yang agak teduh di rumah kaca/plastik selama 7-10 hari. Buka plastik dan biarkan tanaman tetap pada tempat teduh. Setelah 1,5 - 2,0 bulan masa aklimatisasi, tanaman dapat dipindah dalam polybag (diameter 10 cm) yang berisi media campuran arang sekam dan pupuk organik (1:1, v/v) atau arang sekam, sekam dan humus bambu/pupuk organik (1:1:1, v/v/v). Satu bulan setelah pengepotan tanaman tunggal, tanaman siap digunakan oleh petani/pengguna. Keberhasilan aklimatisasi berkisar antara 90-100%.

    Efisiensi dan Aplikasi
    Teknologi perbanyakan R. hypophyllum secara in vitro melalui inisiasi dan proliferasi tunas adventif telah berhasil dikembangkan. Pengembangan teknologi ini memerlukan waktu 1.8 tahun. Titik kritis teknologi terdapat pada tahap inisiasi. Potensi produksi benih dari 1 eksplan responsif akan menghasilkan 5 - 12 tunas. Jika rata-rata tunas yang dihasilkan adalah 8 tunas tiap subkultur, 5 kali subkultur dapat dilakukan, maka total tunas yang dihasilkan pada subkultur terakhir + 32.000 tunas dari satu eksplan. Jika persentase kegagalan aklimatisasi adalah 10%, maka 28.800 plantlets akan dihasilkan setelah 15 bulan. Teknologi ini dapat diaplikasikan pada Ruscus jenis yang lain. Potensi produksi benih yang dihasilkan dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung dari respon Ruscus jenis lain yang digunakan sebagai tanaman donor. Modifikasi komposisi medium inisiasi, khususnya konsentrasi hormone (dinaikkan atau diturunkan) kadang diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan aplikasi teknologi ini dalam perbanyakan benih berkualitas Ruscus jenis yang lain. Seleksi benih pada tiap tahap perbanyakan secara in vitro diperlukan untuk meningkatkan keseragaman benih yang dihasilkan.(irm)

    Budi Winarto 
    Balai Penelitian Tanaman Hias

  • BERITA TERKAIT
    • Seminar Proposal ROPP RODHP Balithi 2020

      16 Januari 2020
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) diselenggarakan Seminar Proposal Rencana Operasional Penelitian Pertanian (ROPP) dan Rencana Operasional Diseminasi Hasil Penelitian (RODHP) Tahun Anggaran 2020 yang diikuti oleh seluruh penanggungjawab kegiatan penelitian dan diseminasi Balithi.Kegiatan Seminar proposal ROPP RODHP ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Januari 2020 dengan materi yang disajikan terdiri
    • Budidaya Sedap Malam

      03 Januari 2020
      Sedap malam cocok dibudidayakan pada tanah lempung (sawah) dengan elevasi dataran rendah sampai sedang (50 s/d 600 m dpl) serta tersedia air irigasi jika dibutuhkan terutama pada musim kemarau. Tempat penanaman harus terbuka dan tidak dinaungi oleh pepohonanBibit Berasal dari tanaman sedap malam yang telah berumur lebih dari 1 (satu tahun).  Ukuran (diameter) rata-rata 1,5 - 2,5 cm dan telah dikeringkan selama lebih kurang 2 -
    • Budidaya Mawar Potong

      23 Desember 2019
      Untuk mendapatkan hasil yang baik, budidaya mawar dilakukan di dalam rumah naungan tanaman. Rumah naungan ini biasa dibuat sebagai rumah kaca, rumah plastik yang sederhana dari bambu, kayu hingga yang berkerangka besi.Hal ini selain melindungi tanaman mawar dari curah hujan yang dapat mengakibatkan tanaman mudah terkena penyakit, juga menjaga mikroklimat lingkungan hidup tanaman ini seperti mempertahankan suhu lingkungan pada temperatur optimum
    • Wakil Ketua DPRD Ingin Tangsel Menjadi Kota Anggrek

      20 Desember 2019
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias, Kepala Balithi Rudy Soehendi, Ph.D. menerima kunjungan wakil ketua DPRD Kota Telangerang Selatan Mustofa, S.Sos. beserta rengrengan Jumat 20 Desember 2019Dalam sambutannya Mustofa menyampaikan tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah untuk mengetahui secara langsung apa saja yang ad di Balithi dan berharap Kota Tangerang Selatan dapat menjadi kota Anggrek. Diskusi yang
    • Partisipasi Balitbangtan Dalam Pekan Perlindungan Varietas Tanaman

      18 Desember 2019
      Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo menghadiri Pekan Perlindungan Varietas Tanaman yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian pada Rabu 18 Desember 2019.Dalam arahannya Dr. Syahrul menekankan akan pentingnya menjaga keberadaan varietas-varietas unggul terutama yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian karena produk-produk Kementerian Pertanian berhubungan langsung dengan urusan hajat orang banyak.Dalam acara
    • Seminar Hasil Kegiatan Balithi

      12 Desember 2019
      Seminar hasil RPTP dan RDHP kegiatan 2019 dilaksanakan Kamis 12 Desember 2019 di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias.Hadir sebagai evaluator dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Dr. M. Prama Yufdy yang dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya seminar hasil dilaksanakan.Pada sesi presentasi kegiatan Diseminasi Dr. Prama Yufdy menyarankan agar kedepan dampak serta hasil kegiatan diseminasi agar lebih diperjelas dalam
    • Partisipasi Balithi Dalam Temu Teknis Proliga Cabai

      07 Desember 2019
      Balithi turut berpartisipasi dalam gelaran Bimtek dan Temu Lapang Teknologi dan Inovasi Proliga Cabai yang diselenggarakan di kampung Pasirmuncang Sukaraja Sukabumi Jumat 6 Desember 2019.Dalam gelaran tersebut Balithi menampilkan display produk tanaman hias dari mulai perbenihan hingga bunga yang siap dipasarkan.Dalam pembukaannya Kepala Badan Litbang Pertanian yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Sekretaris