TOMOHON-INTERNATIONAL-FLOWER-FESTIVAL-2019

  • TOMOHON INTERNATIONAL FLOWER FESTIVAL 2019

  • ditulis tgl : 08 Agustus 2019, telah dibaca sebanyak : 167 kali

    Share On Twitter


    TIFF (Tomohon International Flower Festival) Tahun 2019 diselenggarakan pada tanggal 8 - 12 Agustus 2019 di kota Tomohon Sulawesi Utara, tujuan kegiatan ini antara lain menjadikan Sulawesi Utara khususnya kota Tomohon sebagai tujuan wisata dunia, menjadikan kota Tomohon sebagai sentra industri florikultura di kawasan Indonesia Timur, menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendidik masyarakat agar dapat menjadi tuan rumah yang berwawasan internasional tanpa meninggalkan kearifan dan budaya lokal.

    Hadir dalam pembukaan Tomohon International Flower Festival 2019 ini Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya MSc. beserta para duta besar negara-negara sahabat diantaranya duta besar Nigeria, duta besar Afrika Selatan, duta besar Belarus, duta besar Papua Nugini dan duta besar Serbia. Juga dihadiri oleh para pejabat pusat dan daerah seluruh Indonesia termasuk Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir. Hardiyanto, M.Sc., Direktur Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura, Dr. Liferdi Lukman, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Dr. Ir. Rudy Soehendi, MP. dan para pejabat pusat lainnya. Dalam sambutannya Menteri Pariwisata RI mengatakan acara TIFF merupakan top 10 dalam kalender event nasional tahun 2020, didalamnya terdapat festival bunga dan karnaval terbaik nasional.

    Varietas-varietas Krisan yang dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Hias menjadi materi utama dalam setiap dekorasi di kegiatan TIFF ini. Diantaranya krisan varietas Dahayu,  Trissa, Tadashita, Vania, Naweswari, Arosuka Pelangi, Kineta, Dewi Ratih, dan lain-lain. Produk-produk tersebut dimanfaatkan sebagai rangkaian mulai dari rangkaian meja hingga dekorasi panggung.

    Diharapkan dengan acara seperti ini produk teknologi yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian khususnya produk-produk hortikultura dapat lebih mudah diserap dan dimanfaatkan sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(irm)(dehkur)

  • BERITA TERKAIT
    • Uji Preferensi Konsumen Tanaman Hias Impatien

      25 Agustus 2019
      Uji preferensi konsumen calon varietas impatien dilakukan saat pelaksanaan Agro Inovasi Fair 2019 di halaman Kantor Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian, Jalan Salak Kota Bogor tangga 24-25 Agustus 2019.Tujuan dari preferensi konsumen ini adalah untuk memperoleh data akurat dari masyarakat mengenai calon varietas impatien yang banyak diminati sehingga dapat dijadikan salah satu acuan diusulkannya calon varietas tersebut menjadi
    • Tanaman Hias Ophipogon japonicas

      25 Agustus 2019
      Ophiopogon merupakan marga terbesar dalam tribe Ophipogoneae yang meliputi 65 jenis (Wang et al., 2013). O. japonicas merupakan tanaman hias daun yang banyak digunakan sebagai tanaman penutup tanah dan tanaman pembatas.O. japonicum disebut rjuno fige oleh seorang dokter Jerman yang bernama Engelbert Kaempfer, yang berarti ular jenggot atau ular berjanggut (Hume 1961). Nama umum O. japonicas ini adalah Monkey gass dan Mondo. Nama Mondo
    • Agro Inovasi Fair 2019

      24 Agustus 2019
      Agro Inovasi Fair 2019 dilaksanakan di halaman gedung Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, MSi. sabtu 24 Agustus 2019.Acara yang mengambil tema "Membumikan hasil riset pertanian Indonesia" dihadiri oleh kepala UK dan UPT Lingkup Badan Litbang Pertanian dan diikuti oleh para pelaku industri agribisnis.Tujuan dilaksanakannya
    • Mengenal Tanaman Hias Krisan Varietas Selena

      24 Agustus 2019
      Krisan varietas Selena termasuk golongan Varietas Klon dengan tinggi Tanaman 92,0 - 98,5 cm panjang ruas batang 2,5 - 3,0 cm, umur mulai berbunga 50 - 55 hari setelah tanam, diameter kuntum bunga 8,9 - 10,5 cm. Lama kesegaran bunga 15 - 18 hariPenciri utama dari varietas Selena diantaranya bentuk bunga dekoratif, tipe bunga standart dengan warna kuntum bunga merah orange serta ukuran bunga yang relative besar sehingga sangat cocok dijadikan rangkaian
    • Kunjungan BBTPH Wilayah Semarang ke Balithi

      24 Agustus 2019
      Kunjungan Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) wilayah Semarang beserta 80 stafnya dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Agustus 2019.Dalam pembukaannya Kepala BBTPH wilayah Semarang, Ir. Rini Budiningsih, MSi. mengatakan "kami ajak semua karyawan dari BBPTPH berkunjung ke Balithi, harapannya dengan kita semua belajar ke balithi kita bisa aplikasikan ilmu yang diperoleh di kebun masing-masing, monggo kesempatan ini dimanfaatkan
    • PERSIAPAN TRAINING ON FLORICULTURE INDUSTRI DEVELOPMENT IN TIMOR LESTE

      23 Agustus 2019
      Dalam rangka pengembangan tanaman hias khususnya mawar di Timor leste, JICA Partnership program menjalin kerjasama dengan Badan Litbang Kementrian pertanian untuk mensuport pembangunan sumber Daya manusia di Timor Leste. JICA Partnership Program (JPP) atau Program Kemitraan JICA sendiri merupakan suatu program dukungan Japan International Cooperation Agency(JICA) yang bertujuan mendorong pelaksanaan berbagai proyek pembangunan pada tingkat masyarakat akar rumput di berbagai negara
    • Mengenal Istilah-istilah yang Biasa Dipakai Dalam Dunia Teknologi Benih

      23 Agustus 2019
      Dalam dunia teknologi perbenihan dikenal berbagai istilah yang sudah biasa digunakan. Tetapi masih banyak kalangan yang belum mengetahui secara detail maksud dari istilah tersebut.Kali ini dibahas rincian atau deskripsi darivpenggunaan istilah-istilah dalam dunia perbenihan terutama yang menggunakan teknologi kultur jaringan tanaman.Aklimatisasi, aklimatisasi adalah proses adaptasi dan pemindahan tanaman hasil kultur in