VIRUS-DAN-VIROID-PADA-KRISAN

  • VIRUS DAN VIROID PADA KRISAN

  • ditulis tgl : 04 Agustus 2019, telah dibaca sebanyak : 810 kali

    Share On Twitter


    Virus yang telah terdeteksi menyerang tanaman krisan dan terbukti menyebabkan kerugian pertanaman krisan secara signifikan adalah Cucumber Mosaic Virus (CMV) dan Chrysanthemum Virus-B (CVB).
    Kedua jenis virus mengakibatkan penghambatan pertumbuhan tanaman secara signifikan dan bahkan menyebabkan malformasi bagian-bagian tanaman seperti daun dan petal bunga.

    Tanaman terinfeksi yang rentan terhadap virus menunjukkan gejala daun yang mengecil dan bulat, penghambatan atau bahkan stagnasi pertumbuhan yang jelas dan memudarnya warna (discolored) serta klorotik pada daun dan petal, disertai dengan pertumbuhan bunga yang tidak sempurna.  Beberapa serangga hama seperti kutu daun (Aphids) juga dikenal dapat menjadi vektor penyebaran kedua virus di atas pada pertanaman.  Selain serangga dan benih sakit, virus juga dapat menular melalui alat-alat pertanian seperti pisau stek, gunting dan lain-lain.

    Chrysanthemum Stunt Viroid (CSVd) merupakan salah satu viroid yang menginfeksi tanaman krisan.  Patogen ini jarang menimbulkan gejala yang jelas pada daun. Tanaman yang terserang umumnya menjadi kerdil dan cepat berbunga. Pada bibit yang sudah generasi lanjut, insiden gejala viroid ini persentasenya makin tinggi, mengakibatkan bunga potong yang layak dipasarkan makin berkurang.

    Bila serangan sudah terjadi dapat berakibat fatal, karena usaha kuratif bisa dikatakan relatif sulit. Bagi tanaman rentan yang sudah terserang, dianjurkan untuk membuang seluruh tanaman terinfeksi dan mengganti dengan tanaman baru yang berasal dari tanaman sumber bebas virus.  Pencegahan dapat dilakukan dengan menamam bibit yang bebas virus, menjaga kebersihan alat-alat pertanian, sanitasi lingkungan dan pencegahan terhadap intrusi serangga vektor.(irm)

    Buku Budidaya Krisan Bunga Potong - Puslitbang Hortikultura

  • BERITA TERKAIT
    • Suryandhari Agrihorti, Krisan Potong Penghias Ruang dan Panggung

      04 Juni 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) *telah* berhasil melepas labih dari 70 varietas krisan bunga potong yang memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda-beda pa setiap varietasnya.Suryandhari Agrihorti adalah salah satu varietas unggul krisan yang dihasilkan Balitbangtan pada 2019 lalu, memiliki bunga tipe spray berbentuk ganda serta berwarna bunga pita kuning menjadikan Suryandhari Agrihorti ini sangat cocok untuk dijadikan
    • TANAM VARIETAS KRISAN BALITHI, PETANI MASIH TETAP RAUP KEUNTUNGAN

      27 Mei 2020
      Bukan sebuah rahasia lagi bahwa  pandemi covid 19 sangat berdampak ke beberapa sektor di negri ini , salah satunya adalah sektor pertanian. Semakin terbatasnya ruang untuk berkegiatan membuat sebagian petani memilih untuk mengurangi kegiatan mereka di luar rumah. Namun ditengah hebohnya pandemi covid 19, ternyata para petani bunga di Kabupaten Cianjur masih berproduksi, dan salah satu varietas yang diproduksi adalah varietas Balithi
    • KRISAN POT MULAI BERMEKARAN, PT CIGWA INDONESIA JAYA SEMAKIN BERWARNA

      19 Mei 2020
      Sejak ditanam pada tanggal 13 Maret lalu, ke lima varietas Krisan Pot milik Balithi yaitu Avanthe, Armita, Anindita, Zwena dan Naura mulai bermekaran di Green House milik PT Cigwa Indonesia Jaya. Ditengah pandemi Covid 19 yang masih melanda di Indonesia, kegiatan monitoring sejauh ini dilakukan secara jarak jauh. Namun pada kesempatan kali ini dengan tetap memperhatikan protocol keamanan dari pemerintah, tim dari Balithi mengunjungi langsung PT. Cigwa Indonesia
    • Clitoria ternatea, Etlingera elatior dan Euphorbia hirta Diminati Jepang

      11 April 2020
      Kamis (9/4) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan tindak lanjut kerjasama dengan Hirata Corp Japan mengenai kolaborasi berkelanjutan pengembangan produk untuk dijadikan sebagai bahan pewarna makanan, kosmetik & perlengkapan mandi serta pemanfaatannya untuk farmasi.Salah satu produk yang ditawarkan untuk dikembangkan dalam usulan kerjasama tersebut adalah jenis tanaman hias endemik Indonesia yg  potensial
    • Video Conference, Metode Yang Diterapkan Balitbangtan dalam Penanggulagan covid-19

      10 April 2020
      Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut menerapkan berbagai kebijakan dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 ini diantara dengan membagikan alat pelindung diru (APD) seperti pembagian hand sanitizer, hand soap dan disinfektan kepada masyarakat yang sebelumnya APD tersebut telah diuji terlebih dahulu di laboratorium Balitbangtan.Penerapan kebijakan lain yang dilakukan Balitbangtan
    • Balithi Dukung Program Pemberantasan Covid-19

      01 April 2020
      Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) sebagai salah satu lembaga yang berada dibawah naungan Kementerian Pertanian turut berperan aktif dalam melaksanakan arahan Pemerintah RI dalam menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) diantaranya dengan melakukan program Bekerja Dari Rumah (Work From Home) dengan sistem bagi piket dikalangan karyawan, pembagian vitamin kepada seluruh karyawan untuk persediaan selama 30 hari, pembagian masker serta penempatan hand sanitizer di setiap ruang kerja
    • Monitoring Kerjasama antara Balithi dan PT. Cigwa Indonesia Jaya

      06 Maret 2020
      Sebagai tindak lanjut penandatanganan perjanjian kerjasama antara Balithi dan PT. Cigwa Indonesia Jaya, pada tanggal 6 maret 2020 tim dari Balithi berkunjung ke area Agrowisata PT. Cigwa Indonesia Jaya untuk memonitor progres persiapan penanaman Krisan Pot. Sebelumnya, Balithi sebagai mitra PT. Cigwa Indonesia Jaya juga telah membuat sebuah design Green House yang telah dibangun dengan luasan 200 meter persegi. Pada kegiatan monitoring ini, tim dari Balithi