VIRUS-DAN-VIROID-PADA-KRISAN

  • VIRUS DAN VIROID PADA KRISAN

  • ditulis tgl : 04 Agustus 2019, telah dibaca sebanyak : 321 kali

    Share On Twitter


    Virus yang telah terdeteksi menyerang tanaman krisan dan terbukti menyebabkan kerugian pertanaman krisan secara signifikan adalah Cucumber Mosaic Virus (CMV) dan Chrysanthemum Virus-B (CVB).
    Kedua jenis virus mengakibatkan penghambatan pertumbuhan tanaman secara signifikan dan bahkan menyebabkan malformasi bagian-bagian tanaman seperti daun dan petal bunga.

    Tanaman terinfeksi yang rentan terhadap virus menunjukkan gejala daun yang mengecil dan bulat, penghambatan atau bahkan stagnasi pertumbuhan yang jelas dan memudarnya warna (discolored) serta klorotik pada daun dan petal, disertai dengan pertumbuhan bunga yang tidak sempurna.  Beberapa serangga hama seperti kutu daun (Aphids) juga dikenal dapat menjadi vektor penyebaran kedua virus di atas pada pertanaman.  Selain serangga dan benih sakit, virus juga dapat menular melalui alat-alat pertanian seperti pisau stek, gunting dan lain-lain.

    Chrysanthemum Stunt Viroid (CSVd) merupakan salah satu viroid yang menginfeksi tanaman krisan.  Patogen ini jarang menimbulkan gejala yang jelas pada daun. Tanaman yang terserang umumnya menjadi kerdil dan cepat berbunga. Pada bibit yang sudah generasi lanjut, insiden gejala viroid ini persentasenya makin tinggi, mengakibatkan bunga potong yang layak dipasarkan makin berkurang.

    Bila serangan sudah terjadi dapat berakibat fatal, karena usaha kuratif bisa dikatakan relatif sulit. Bagi tanaman rentan yang sudah terserang, dianjurkan untuk membuang seluruh tanaman terinfeksi dan mengganti dengan tanaman baru yang berasal dari tanaman sumber bebas virus.  Pencegahan dapat dilakukan dengan menamam bibit yang bebas virus, menjaga kebersihan alat-alat pertanian, sanitasi lingkungan dan pencegahan terhadap intrusi serangga vektor.(irm)

    Buku Budidaya Krisan Bunga Potong - Puslitbang Hortikultura

  • BERITA TERKAIT
    • Inspektur III Kementan Berkunjung ke Balithi: Semakin Baik Tata Kelola Semakin Kecil Temuan

      03 Desember 2019
      Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Fuadi, AK., MPA. Selasa 3 Desember 2019 melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi).Dalam kunjungannya Fuadi memaparkan tentang Pengawalan SPI Kegiatan Penelitian Balai Penelitian Tanaman Hias di depan seluruh staf Balithi yang terdiri dari pejabat struktural, peneliti, teknisi dan staf administrasi.Fuadi juga memperkenalkan aplikasi vote yang disebut
    • FGD Evaluasi Kinerja Lembaga PUI: Nilai Kinerja Balithi Cukup Tinggi

      17 November 2019
      Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Lembaga PUI Pemuliaan Tanaman Hias dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias Sabtu 16 November 2019 dengan tim penilai Prof. Sudarsono sebagai Dewan Pakar PUI dan Dr. Lelya Narsi Koordinator PUI Pusat Kemenristek DIKTI.FGD Evaluasi Kinerja PUI Pemuliaan Tanaman hias ini dihadiri oleh pengelola PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi, acara dipandu oleh Dr. Dedeh Kuniasih dan presentasi capaian kinerja 2019
    • BIMTEK KRISAN DATARAN RENDAH, KADISTAN CIANJUR: INI KESEMPATAN BUAT KITA

      11 November 2019
      Kegiatan bimbingan teknis dengan tema pengembangan rantai nilai perbenihan krisan dataran rendah inovasi terobosan untuk mendukung peningkatan daya saing industri florikultura berbasis sumber daya nasional dilaksanakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Senin 11 Nopember 2091 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balithi Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.Hadir dan turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Mamad Nano, SP.,
    • Bimtek dan Temu Lapang Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah

      10 November 2019
      Guna mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) akan mengelar kegiatan bimbingan teknis dan temu lapang dengan tema Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah: Inovasi Terobosan yang Mendukung Peningkatan Daya Saing Industri Florikultura Berbasis Sumber Daya Nasional.Kegiatan bimbingan teknis akan diselenggarakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada Senin 11
    • Balitbangtan Melaksanakan Panen Perdana di Lokasi Demfarm SERASI

      06 November 2019
      Info Balitbangtan - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan Panen Perdana Padi dilaksanakan di Demfarm SERASI, Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 6 Nopember 2019. Panen Perdana Padi secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry.Dalam wawancaranya Dr. Fadjry Djufry mengatakan bahwa Balitbangtan telah
    • Sejarah Perkembangan Krisan: Lebih dari 100 varietas krisan dihasilkan Balithi

      05 November 2019
      Krisan dibudidayakan di Jepang sekitar abad ke 8 SM. Di Jepang terdapat Hari Krisan Nasional atau disebut dengan Festival of Happiness. Tahun 797 bunga krisan dijadikan sebagai simbol kekaisaran Jepang dengan sebutan Queen of The East. Pada abad kesembilan Masehi, Kaisar Uda mendirikan Taman Kerajaan di mana berbagai jenis krisan terus dikembangkan. Pada tahun 1910, krisan diproklamasikan sebagai bunga nasional. Tidak sampai pertengahan
    • NURFITRI Varietas Gladiol Dataran Medium

      31 Oktober 2019
      Nurfitri merupakan salah satu varietas gladiol yang adaptif untuk di budidayakan pada daerah dataran medium hingga tinggi dengan ketinggian tempat antara 600 - 1400 meter dari permukaan laut.Mulai berbunga pada umur 45-60 hari setelah tanam, dan pemanenan dapat dilakukan pada umur 73-96 hari setelah tanam, varietas Nurfitri memiliki kerapatan bunga yang saling bersentuhan antar kuntumnya.Diameter bunga varietas ini kisaran 8,5 -