PENJAJAKAN-KERJASAMA-ANTARA-BMKG-DAN-BALITHI

  • PENJAJAKAN KERJASAMA ANTARA BMKG DAN BALITHI

  • ditulis tgl : 11 Juli 2019, telah dibaca sebanyak : 118 kali

    Share On Twitter


    Penjajakan kerjasama antara Balithi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Bogor dalam Pemanfaatan data iklim untuk penyusunan model pengembangan sistem usaha tanaman hias yg ramah terhadap perubahan iklim.

    Kegiatan ini berawal dari upaya akses data iklim periode 10 tahun terakhir di BMKG Bandung dan BMKG Bogor untuk bbrp sentra produksi krisan di Jawa Barat, yaitu Kab. Bandung Barat (Kec. Lembang, Kec. Parongpong, dan Cisarua); Kab. Cianjur (Kec. Pacet dan Kec. Sukaresmi); dan Kab. Sukabumi (Kec. Sukaraja). 

    Data iklim yg terdiri atas curah hujan, suhu udara, kelembaban udara, penyinaran matahari, dan parameter iklim lainnya diperlukan untuk kegiatan penelitian Analisis dampak perubahan iklim thd produktivitas krisan dan upaya mengatasi kerugiannya yg sedang dilaksanakan oleh Prof. Dr. Ir. Budi Marwoto, MS. dan timnya.

    BMKG Bogor merupakan koordinator Stasium BMKG yg ada di Jawa Barat. Pada kesempatan tsb. Kepala BMKG Bogor, yaitu Abdul Mutholib, SP., MSi. meminta kepada pihak Balithi untuk menyiapkan naskah perjanjian kerjasama antara Balithi dan BMKG Bogor di dalam pemanfaatan data iklim tsb. Balithi telah menindaklanjutinya dg penyusunan draft naskah perjanjian kerjasama pemanfaatan data iklim selama 3 tahun mulai Tahun 2020 dan telah disetujui oleh Kepala Balithi, Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.

    Di sela-sela kesibukannya, Kepala BMKG Bogor melalui Pak Saepudin (staf) meminta pemohon data iklim, yaitu Prof. Dr. Ir. Budi Marwoto, MS.  untuk bertemu langsung d kantornya tgl. 5 Juli 2019. Pada pertemuan tsb. dijelaskan maksud akses data iklim untuk mendukung kegiatan penelitian krisan di Balithi. Selain itu, juga dibahas mengenai isi draft naskah kerjasa yg telah disusun. Hasil pertemuan itu ialah (1) diperolehnya data iklim periode 10 tahun terakhir dan (2) kemungkinan berlanjutnya kerjasama antara Balithi dan BMKG Bogor selama 3 tahun tsb. yg akan ditindaklanjuti pd Bulan Agustus, dg terlebih dahulu dilakukan perbaikan draft naskah perjanjian kerjasama.(irm)

    sumber: Saepuloh - Balai Penelitian Tanaman Hias

  • BERITA TERKAIT
    • Temu Teknis Pengembangan Krisan Orientasi Ekspor

      19 Oktober 2019
      Kegiatan temu teknis pengembangan kawasan krisan orientasi ekspor dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias dan dibuka secara resmi oleh Direktur Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Liferdi Lukman.Dalam sambutan pembukaannya Liferdi mengatakan bahwa saat ini masih banyak benih krisan yang didatangkan dari luar negeri, sekarang kita bisa memproduksi sendiri, sumbernya dari Balithi diperbanyak oleh
    • Stek Pucuk Berakar (rooted cutting) pada Krisan

      17 Oktober 2019
      Penggunaan stek berakar sebagai bahan tanam dianjurkan dalam proses budidaya krisan.  Cara ini dapat mengurangi kelemahan penggunaan stek tanpa akar diantaranya adalah:Kemungkinan stagnasi pertumbuhan apikal stek lebih kecil, karena proses adaptasi stek berakar pada lahan lebih cepat.Stek berakar relatif lebih tahan terhadap kondisi lahan yang lebih terbuka pada bedengan, sehingga toleransi tanaman muda terhadap stress akibat perubahan
    • KUNJUNGAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM RANGKA PERMINTAAN PENDAMPINGAN DAN BANTUAN TANAMAN ANGGREK

      14 Oktober 2019
      Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian  (Pustaka) mempunyai lokasi yang strategis dan berada di ring satu yang berdekatan dengan Istana Presiden serta Kebun raya Bogor dimana lokasi ini menjadi objek pengembangan wisata di Kota Bogor. Sehubungan hal tersebut, Pustaka Kementrian Pertanian  bermaksud untuk menata halaman dan taman pustaka sehingga dapat
    • Jejangkit Muara Menjadi Lokasi Temu Lapang Teknologi Litbang 2019

      14 Oktober 2019
      Kegiatan Temu Lapang Teknologi Litbang untuk SERASI dilaksanakan di Denfarm Jejangkit yang berlokasi di Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 14 Oktober 2018 dan dibuka oleh Kepala BALITBANGTAN (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Dr. Fadry Djufry.Tujuan dilaksanakannya temu lapang ini untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian Badan Litbang
    • Cara Menanam Gerbera

      08 Oktober 2019
      Gerbera merupakan tanaman hias komersial penting di dunia yang dimanfaatkan sebagai bunga potong, tanaman pot maupun tanaman hias massal (bending plant). Gerbera menempati urutan kelima dalam tanaman hias setelah mawar, anyelir, krisan dan tulip (Bhatiaa et al. 2009; Teeri et al. 2006).Saat ini jenis gerbera yang disukai konsumen sebenarnya masih tergolong umum dengan kriteria warna bunga yang jelas dan tidak pudar (bladus) seperti merah, putih, kuning,
    • PT Suryacipta Swadaya Berkunjung Ke Balithi

      03 Oktober 2019
      Kunjungan 6 staf PT.Suryacipta Swadaya ke Balai Penelitian Tanaman Hias dilaksanakan pada hari Rabu 2 Oktober 2019 Mewakili Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Kasubag Tata Usaha Yadi Supriyadi beserta peneliti dan staf Jasa Penelitian secara resmi menerima kunjungan tersebut.Dalam sambutannya perwakilan PT. Suryacipta Swadaya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kunjungan ini semata-mata untuk melihat secara langsung
    • Pembukaan Temu Stakeholder Tanaman Hias, Kepala Pusat: Flori Indonesia Meningkatkan Ekonomi Indonesia

      25 September 2019
      Temu Stakeholder Tanaman Hias dilaksanakan pada tanggal 25 September 2019 di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias dan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Hardiyanto.Dalam sambutan penbukaannya Dr. Hardiyanto menyampaikan tentang pentingnya pengembangan tanaman hias agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, mari kita semua lebih dalami tetang pengembangan tanaman hortikultura terutama tanaman hias, pelajari