KLASIFIKASI-DAN-DESKRIPSI-BOTANI-SCHEFFLERA-ACTINOPHYLLA

  • KLASIFIKASI DAN DESKRIPSI BOTANI SCHEFFLERA ACTINOPHYLLA

  • ditulis tgl : 10 Juli 2019, telah dibaca sebanyak : 559 kali

    Share On Twitter


    Schefflera adalah salah satu marga tanaman berbunga dari suku Araliaceae. Nama marga Schefflera diberikan untuk penghormatan kepada Johann Peter Ernst von Scheffler, yang lahir pada 1739,  sebagai ahli botani dari Gdańsk, Warsawa. Tanaman ini merupakan tanaman pohon, batangnya berkayu, bentuk atau tipe daun majemuk menjari, tinggi tanaman dapat mencapai hingga 12 meter dan lebar kanopi 34 meter. 

    Tanaman ini selalu hijau, memiliki batang tunggal atau multi-tangkai, dan warna kulit batang kehijauan. Panjang tangkai daun dapat mencapai 61 cm daun berwarna hijau muda mengkilap, bentuk daun bulat panjang dan menyirip, serta panjang daun dapat mencampai 30 cm. Bunga berwarna merah, dan dalam bentuk berkelompok, jumlah petal 718 buah (rata-rata 12), dan panjang petal 35 mm. Bunga muncul pada ujung batang di atas daun dan waktu berbunga biasanya pada musim panas. Buah berwarna hitam keunguan, berbentuk bulat, dan berdaging, dengan tebal daging buah sekitar 7 mm, dan setiap buah berisi 1 biji (Gilman & Watson, 1994).

    Bunga S. actinophylla bersifat hermaprodit dan mampu melakukan penyerbukan sendiri (Brown & Hopkins, 1995). Di Australia, S. actinophylla berbunga selama musim semi dan musim panas (Queensland Department of Primary Industries and Fisheries, 2007). Di Hawaii, S. actinophylla berbunga mulai dari bulan April sampai dengan Oktober (Little & Skolmen 1989), dan di Florida berbunga pada musim panas atau musim gugur (Langeland et al., 2008). 

    S. actinophylla membutuhkan penyinaran sinar matahari penuh untuk berbunga (Gilman & Watson, 1994), dan buah akan terbentuk sekitar 6 minggu atau lebih setelah berbunga (Menninger, 1971). 

    Beberapa jenis marga Schefflera ditanam dalam pot sebagai tanaman hias, terutama jenis-jenis S. actinophylla (Umbrella Tree) dan S. arboricola (Dwarf Umbrella Tree). (irm)

    Suryawati dan Suskandari Kartikaningrum

  • BERITA TERKAIT
    • Seminar Proposal ROPP RODHP Balithi 2020

      16 Januari 2020
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) diselenggarakan Seminar Proposal Rencana Operasional Penelitian Pertanian (ROPP) dan Rencana Operasional Diseminasi Hasil Penelitian (RODHP) Tahun Anggaran 2020 yang diikuti oleh seluruh penanggungjawab kegiatan penelitian dan diseminasi Balithi.Kegiatan Seminar proposal ROPP RODHP ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Januari 2020 dengan materi yang disajikan terdiri
    • Budidaya Sedap Malam

      03 Januari 2020
      Sedap malam cocok dibudidayakan pada tanah lempung (sawah) dengan elevasi dataran rendah sampai sedang (50 s/d 600 m dpl) serta tersedia air irigasi jika dibutuhkan terutama pada musim kemarau. Tempat penanaman harus terbuka dan tidak dinaungi oleh pepohonanBibit Berasal dari tanaman sedap malam yang telah berumur lebih dari 1 (satu tahun).  Ukuran (diameter) rata-rata 1,5 - 2,5 cm dan telah dikeringkan selama lebih kurang 2 -
    • Budidaya Mawar Potong

      23 Desember 2019
      Untuk mendapatkan hasil yang baik, budidaya mawar dilakukan di dalam rumah naungan tanaman. Rumah naungan ini biasa dibuat sebagai rumah kaca, rumah plastik yang sederhana dari bambu, kayu hingga yang berkerangka besi.Hal ini selain melindungi tanaman mawar dari curah hujan yang dapat mengakibatkan tanaman mudah terkena penyakit, juga menjaga mikroklimat lingkungan hidup tanaman ini seperti mempertahankan suhu lingkungan pada temperatur optimum
    • Wakil Ketua DPRD Ingin Tangsel Menjadi Kota Anggrek

      20 Desember 2019
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias, Kepala Balithi Rudy Soehendi, Ph.D. menerima kunjungan wakil ketua DPRD Kota Telangerang Selatan Mustofa, S.Sos. beserta rengrengan Jumat 20 Desember 2019Dalam sambutannya Mustofa menyampaikan tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah untuk mengetahui secara langsung apa saja yang ad di Balithi dan berharap Kota Tangerang Selatan dapat menjadi kota Anggrek. Diskusi yang
    • Partisipasi Balitbangtan Dalam Pekan Perlindungan Varietas Tanaman

      18 Desember 2019
      Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo menghadiri Pekan Perlindungan Varietas Tanaman yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian pada Rabu 18 Desember 2019.Dalam arahannya Dr. Syahrul menekankan akan pentingnya menjaga keberadaan varietas-varietas unggul terutama yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian karena produk-produk Kementerian Pertanian berhubungan langsung dengan urusan hajat orang banyak.Dalam acara
    • Seminar Hasil Kegiatan Balithi

      12 Desember 2019
      Seminar hasil RPTP dan RDHP kegiatan 2019 dilaksanakan Kamis 12 Desember 2019 di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias.Hadir sebagai evaluator dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Dr. M. Prama Yufdy yang dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya seminar hasil dilaksanakan.Pada sesi presentasi kegiatan Diseminasi Dr. Prama Yufdy menyarankan agar kedepan dampak serta hasil kegiatan diseminasi agar lebih diperjelas dalam
    • Partisipasi Balithi Dalam Temu Teknis Proliga Cabai

      07 Desember 2019
      Balithi turut berpartisipasi dalam gelaran Bimtek dan Temu Lapang Teknologi dan Inovasi Proliga Cabai yang diselenggarakan di kampung Pasirmuncang Sukaraja Sukabumi Jumat 6 Desember 2019.Dalam gelaran tersebut Balithi menampilkan display produk tanaman hias dari mulai perbenihan hingga bunga yang siap dipasarkan.Dalam pembukaannya Kepala Badan Litbang Pertanian yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Sekretaris