SURVAILEN-SMM-SNI-ISO-9001:2015-UPBS-BALITHI

  • SURVAILEN SMM SNI ISO 9001:2015 UPBS BALITHI

  • ditulis tgl : 07 Juli 2019, telah dibaca sebanyak : 120 kali

    Share On Twitter


    Udara sejuk kaki Gunung Gede, menyambut lembut kedatangan tim Audit Survailen dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (LSSMBTPH) Ditjen Tanaman Pangan dan Ditjen Hortikultura ke Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balithi di Cipanas Cianjur. Audit survailen dilaksanakan 3-5 Juli 2019, tim audit yang datang merupakan tim yang sudah berpegalaman mengaudit di produsen benih di Instansi Pemerintah, BUMN dan Swasta.

    Audit Tahun 2019 merupakan audit ke-2 setelah UPBS Balithi mendapatkan Sertifikat perubahan dari SMM SNI ISO 9001:2008 (Dari Tahun 2014) ke SNI ISO 900:2015 (Dari Tahun 2018). Hari pertama audit dilakukan pembukaan (Opening Meeting) dan kunjungan lapang

    Dalam pembukaan Kepala Balithi (Manajer Umum UPBS) menyampaikan sambutan dan informasi bahwa benih sumber krisan Balithi sudah berkontribusi mensubtitusi 30-35 % dalam penyediaan benih krisan nasional. Pengembangan benih di sentra produksi membutuhkan peran dan kerjasama Dinas Pertanian, Pemerintah Daerah dan BPSB, untuk mewujudkan kemandirian benih.

    Satu momen penting di Survailen Tahun 2019, Balithi melakukan pengajuan penambahan produksi benih anggrek dendrobium ke dalam ruang lingkup SMM UPBS SNI 9001:2015. 

    Kepala Balai menyampaikan bahwa anggrek merupakan komoditas prioritas selain krisan, oleh karena itu penting untuk dimasukkan kedalam SMM. 

    Hal ini mendapat respon positif dari Tim Auditor dengan langsung melakukan peninjauan ke lokasi produksi benih anggrek, yang dilanjutkan pengecekan terhadap dokumen uji coba penerapan SMM di proses produksi benih anggrek.(irm)

    sumber: Evi Dwi SN. - Balai Penelitian Tanaman Hias

  • BERITA TERKAIT
    • Temu Teknis Pengembangan Krisan Orientasi Ekspor

      19 Oktober 2019
      Kegiatan temu teknis pengembangan kawasan krisan orientasi ekspor dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias dan dibuka secara resmi oleh Direktur Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Liferdi Lukman.Dalam sambutan pembukaannya Liferdi mengatakan bahwa saat ini masih banyak benih krisan yang didatangkan dari luar negeri, sekarang kita bisa memproduksi sendiri, sumbernya dari Balithi diperbanyak oleh
    • Stek Pucuk Berakar (rooted cutting) pada Krisan

      17 Oktober 2019
      Penggunaan stek berakar sebagai bahan tanam dianjurkan dalam proses budidaya krisan.  Cara ini dapat mengurangi kelemahan penggunaan stek tanpa akar diantaranya adalah:Kemungkinan stagnasi pertumbuhan apikal stek lebih kecil, karena proses adaptasi stek berakar pada lahan lebih cepat.Stek berakar relatif lebih tahan terhadap kondisi lahan yang lebih terbuka pada bedengan, sehingga toleransi tanaman muda terhadap stress akibat perubahan
    • KUNJUNGAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM RANGKA PERMINTAAN PENDAMPINGAN DAN BANTUAN TANAMAN ANGGREK

      14 Oktober 2019
      Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian  (Pustaka) mempunyai lokasi yang strategis dan berada di ring satu yang berdekatan dengan Istana Presiden serta Kebun raya Bogor dimana lokasi ini menjadi objek pengembangan wisata di Kota Bogor. Sehubungan hal tersebut, Pustaka Kementrian Pertanian  bermaksud untuk menata halaman dan taman pustaka sehingga dapat
    • Jejangkit Muara Menjadi Lokasi Temu Lapang Teknologi Litbang 2019

      14 Oktober 2019
      Kegiatan Temu Lapang Teknologi Litbang untuk SERASI dilaksanakan di Denfarm Jejangkit yang berlokasi di Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 14 Oktober 2018 dan dibuka oleh Kepala BALITBANGTAN (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Dr. Fadry Djufry.Tujuan dilaksanakannya temu lapang ini untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian Badan Litbang
    • Cara Menanam Gerbera

      08 Oktober 2019
      Gerbera merupakan tanaman hias komersial penting di dunia yang dimanfaatkan sebagai bunga potong, tanaman pot maupun tanaman hias massal (bending plant). Gerbera menempati urutan kelima dalam tanaman hias setelah mawar, anyelir, krisan dan tulip (Bhatiaa et al. 2009; Teeri et al. 2006).Saat ini jenis gerbera yang disukai konsumen sebenarnya masih tergolong umum dengan kriteria warna bunga yang jelas dan tidak pudar (bladus) seperti merah, putih, kuning,
    • PT Suryacipta Swadaya Berkunjung Ke Balithi

      03 Oktober 2019
      Kunjungan 6 staf PT.Suryacipta Swadaya ke Balai Penelitian Tanaman Hias dilaksanakan pada hari Rabu 2 Oktober 2019 Mewakili Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Kasubag Tata Usaha Yadi Supriyadi beserta peneliti dan staf Jasa Penelitian secara resmi menerima kunjungan tersebut.Dalam sambutannya perwakilan PT. Suryacipta Swadaya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kunjungan ini semata-mata untuk melihat secara langsung
    • Alpinia purpurata Varietas Kusuma

      02 Oktober 2019
      Alpinia purpurata varietas Kusuma memiliki tinggi tanaman 259-285 cm, Umur berbunga 9 bulan dari pembelahan rumpun dan3 tahun dari planlet kultur in vitroUmur panen tanaman ini 104 - 114 hari dari kuncup, kesegaran bunga 6-8 hari, produksi bunga 14 tangkai/ tanaman/tahun, adaptasi baik di dataran rendah hingga tinggi dengan altitude 10-1200 meter dari permukaan laut.Tanaman Alpinia purpurata vatietas Kusuma sangat