ALOCASIA-PORTEI-SCHOT

  • ALOCASIA PORTEI SCHOT

  • ditulis tgl : 07 Juli 2019, telah dibaca sebanyak : 129 kali

    Share On Twitter


    Tumbuhan ini termasuk terna tegak, tinggi batang 60 cm, berdaging penuh dengan tepung dan getah bening, berimpang pendek dan berumbi cabang. Daun berukuran besar, hijau kemerahan-ungu; helaian bermata panah, panjang hingga 2 m, bercangap menyirip dengan 16 cuping, daun melanset, hijau gelap.

    Alocasia portei Schot termasuk kedalam famili araceae. Nama Umum tanaman ini Bidang (Filipina)

    A.portei banyak tumbuh di Filipina (Luzon), tersebar di berbagai tempat, di semenanjung Malaysia dan Irian Jaya (Papua). 

    Banyak tumbuh di hutan hujan dari dataran rendah sampai tinggi 2000 m dpl, tumbuhan  ini dapat tumbuh baik pada tanah yang berdrainase baik, kandungan hara tinggi, jenis tanah liat berpasir, pH 6-7,5, nNaungan paranet 65-75 %.

    Alocasia portei Schot dapat digunakan sebagai bahan pangan di Filipina dan tanaman hias dalam ruangan maupun taman.(irm)

    Ensiklopedia Tanaman Hias Tropis - IAARD Press

  • BERITA TERKAIT
    • Haryanti Krisan Potong Hasil Mutasi Sinar Gamma

      17 Januari 2020
      Krisan bunga potong varietas Haryanti Agrihorti merupakan bunga tipe spray
    • Seminar Proposal ROPP RODHP Balithi 2020

      16 Januari 2020
      Bertempat di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) diselenggarakan Seminar Proposal Rencana Operasional Penelitian Pertanian (ROPP) dan Rencana Operasional Diseminasi Hasil Penelitian (RODHP) Tahun Anggaran 2020 yang diikuti oleh seluruh penanggungjawab kegiatan penelitian dan diseminasi Balithi.Kegiatan Seminar proposal ROPP RODHP ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Januari 2020 dengan materi yang disajikan terdiri
    • Suciono Krisan Standar Produk BALITBANGTAN

      15 Januari 2020
      Krisan varietas Suciono merupakan salah satu produk yang dihasilkan Badan Penelitian dan pengembangan Pertanian pada tahun 2014. Mempunyai bunga bertipe standar dekoratif berwarna putih bersih, cakram bunga berbentuk kubah dengan diameter bunga berukuran 12-14 cm. Bentuk daun bercangap menyirip, tebal dengan warna hijau gelap, umur berbunga 58-63 hari setelah tanam dengan respon time 8-9 minggu setelah periode hari panjang.Krisan Suciono memiliki
    • UPN Veteran Yogyakarta Berkunjung ke Balithi

      10 Januari 2020
      Kunjungan ilmiah PRODI MAGISTER AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UPN VETERAN YOGYAKARTA dilaksanakan Jumat 10 Januari 2020   yang terdiri 6 orang dosen dan 2 admisi. Peserta disambut langsung oleh Ir. Rudy Soehendi, Ph.D selaku Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI), Dr. Dedeh Kurniasih selaku Koordinator program dan Ronald Bunga Mayang, SP., M.Si selaku kasi Pelayanan Teknis, serta perwakilan peneliti Balithi. Nanik Dara
    • Penggunaan Benih dan Varietas Tanaman Krisan

      06 Januari 2020
      Penggunaan benih yang berkualitas sangat penting untuk diperhatikan dalam proses produksi tanaman krisan.  Benih yang berkualitas dalam hal ini adalah benih dengan kemurnian genetik tinggi, sehat (bebas patogen terutama penyakit sistemik), tidak mengalami gangguan fisiologis, mempunyai daya tumbuh kuat dan memiliki nilai komersial di pasaran. Benih yang sehat dan prima selain berpotensi untuk tumbuh secara optimal juga responsif terhadap agro-input yang diberikan yang
    • Budidaya Sedap Malam

      03 Januari 2020
      Sedap malam cocok dibudidayakan pada tanah lempung (sawah) dengan elevasi dataran rendah sampai sedang (50 s/d 600 m dpl) serta tersedia air irigasi jika dibutuhkan terutama pada musim kemarau. Tempat penanaman harus terbuka dan tidak dinaungi oleh pepohonanBibit Berasal dari tanaman sedap malam yang telah berumur lebih dari 1 (satu tahun).  Ukuran (diameter) rata-rata 1,5 - 2,5 cm dan telah dikeringkan selama lebih kurang 2 -
    • Aspek Lingkungan Dalam Budidaya Aglaonema

      01 Januari 2020
      Lingkungan pertanaman merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara keseluruhan.  Faktor-faktor ini meliputi faktor abiotik bagian atas media tumbuh (lingkungan sekitar pertanaman) yang meliputi :Ketinggian tempatAglaonema dapat tumbuh pada ketinggian sedang hingga rendah dan tempat tumbuh ideal tanaman agloanema berkisar antara 300 - 500 meter di atas