• KUNJUNGAN KEPALA BALITHI KE BALITNAK
  • ditulis tgl : 05 Juli 2019, telah dibaca sebanyak : 39 kali



    Dalam rangka menindak lanjuti program Obor Pangan Lestari (OPAL) Jumat 5 Juli 2019 Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D. melaksanakan kunjungan ke Balai Penelitian Ternak Ciawi - Bogor.

    Ayam KUB merupakan salah satu komoditas yang akan ditampilkan dalam program OPAL Balithi yang telah dicanangkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia sebagai sarana diseminasi untuk diterapkan oleh rumah tangga.

    Tujuan dilaksakannya kunjungan ini untuk mengetahui secara detail proses penetasan hingga budidaya ayam KUB untuk diimplementasikan di lokasi OPAL Balithi. Dalam kesempatan tersebut Balithi mendapat bantuan 18 ekor ayam KUB.(irm)

    • 11 Juli 2019

      Sosialisasi pupuk dan pestisida hayati


      Sosialisasi sekaligus meninjau  penggunaan Gliocompost pd tanaman bawang merah di lahan endemik Penyakit Fusarium di Balitsa, Lembang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2019. Hasilnya menunjukan bahwa tanaman terlihat sehat dan tidak terserang Penyakit Layu Fusarium pada hari ke 48 setelah tanam. Dengan demikian, Gliocompost dpt menekan perkembangan cendawan patogen Fusarium oxysporum, sehingga pertanaman bawang merah tumbuh normal.
      11 Juli 2019

      Penjajakan Kerjasama antara BMKG dan Balithi


      Penjajakan kerjasama antara Balithi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Bogor dalam Pemanfaatan data iklim untuk penyusunan model pengembangan sistem usaha tanaman hias yg ramah terhadap perubahan iklim.

      Kegiatan ini berawal dari upaya akses data iklim periode 10 tahun terakhir di BMKG Bandung dan BMKG Bogor untuk bbrp sentra produksi krisan di Jawa Barat, yaitu Kab. Bandung Barat (Kec. Lembang, Kec.
    • 07 Juli 2019

      Survailen SMM SNI ISO 9001:2015 UPBS BALITHI


      Udara sejuk kaki Gunung Gede, menyambut lembut kedatangan tim Audit Survailen dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (LSSMBTPH) Ditjen Tanaman Pangan dan Ditjen Hortikultura ke Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balithi di Cipanas Cianjur. Audit survailen dilaksanakan 3-5 Juli 2019, tim audit yang datang merupakan tim yang sudah berpegalaman mengaudit di produsen benih di Instansi Pemerintah, BUMN dan Swasta.
      04 Juli 2019

      Alocasia amazonica var Polly


      Alocasia amazonica var Polly termasuk kedalam famili araceae, dengan nama umum African Mask tanaman ini memiliki sebaran geografis pada daerah hutan hujan tropis seperti Amazon atau Afrika Selatan 

      Tumbuhan ini merupakan herba semi perennial yang tingginya mencapai 50-60 cm.  Bentuk dasar daun menyerupai hati, tetapi bagian tepi  berlekuk-lekuk dengan sisi tajam warna putih. Tulang daun sangat jelas dan
    • 02 Juli 2019

      Agrofood Expo 2019

      Pertanian adalah sektor paling sentral dalam pembangunan bangsa Indonesia, mengingat luasnya bumi nusantara ini dan juga kekayaan alam yang sangat berlimpah diharapkan dapat menyokong kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.
      Akan tetapi,  melimpahnya sumber daya alam itu, belum tentu secara otomatis rakyat akan menjadi sejahtera. Semuanya perlu digali lebih dalam dan digarap secara baik, mulai sektor hulu hingga hilir..

      Indonesia
    • 01 Juli 2019

      Penerimaan mahasiswa praktik kerja


      Bertempat di ruang rapat Balai Penelitian Tanaman Hias Kepala Balithi, Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D. menerima sejumlah mahasiswa dari 3 perguruan tinggi yaitu Universitas Lampung, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Institut Pertanian Bogor yang akan melaksanakan kegiatan kerja praktik di Balai Penelitian Tanaman Hias.

      Didampingi oleh Koordinator program penelitian Balithi, Dr. Dedeh Kurniasih dan koordinator kerja
    • 26 Juni 2019

      Teknologi perbanyakan Dendrobium varietas Zahra FR 62 secara in vitro melalui inisiasi dan proliferasi protocorm like bodies (plbs).


      Tanaman donor yang digunakan adalah Dendrobium Zahra FR 62 yang tumbuh subur dan sehat, berumur 1-1,5 tahun. Tanaman donor ditanam dalam pot-pot plastik diameter 25 cm, berisi campuran arang kayu dan potongan pakis (1:1, v/v). Tanaman donor ditempatkan dalam rumah kaca/rumah plastik dan dipelihara melalui melalui penyiraman dan pemupukan. Tanaman disiram setiap pagi dan dipupuk cair (2 g/l NPK 20:15:15) diaplikasikan setiap 3 hari sekali untuk mendukung pertumbuhan vegetatif