• MURRAYA PANICULATA
  • ditulis tgl : 10 Mei 2019, telah dibaca sebanyak : 133 kali


    Gambar malas ngoding
    M. paniculata (L.) Jack atau kemuning merupakan kerabat dari Citrus (jeruk).  Tanaman kemuning umum digunakan sebagai tanaman pot, tanaman taman, dan daun potong.  Tanaman ini digunakan juga sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Kemuning banyak digunakan sebagai batang bawah untuk jeruk, karena tanaman ini memiliki ketahanan terhadap penyakit Huanglongbin.

    M. paniculata merupakan tanaman tropis tahunan dengan bentuk kanopi yang kompak.  M. paniculata memiliki deskripsi botani yaitu tinggi tanaman 1.8-12 meter (Gambar 95a) dengan cabang tua berwarna abu-abu-putih sampai hijau abu-abu-kuning. Jumlah daun  2-5 helai, panjang petiole kurang dari 1 cm, ujung lamina berbentuk bulat sampai bulat telur, panjang daun 2-9 cm dan lebar daun 1,5-6 cm lebar, tepi daun berringgit (crenulate) ujung daun bulai hingga meruncing  (acuminate).

    Secara spesifik, di daerah sub kontinen India, terdapat 3 kelompok M. paniculata berdasarkan karakteristik botani yaitu kelompok spesies, kelompok tanaman yang sudah dibudidayakan, dan kelompok intermediete. Tanaman M. paniculata yang sudah dibudidayakan memiliki ciri-ciri berbentuk perdu dengan bentuk tanaman yang lebih kecil, bentuk daun bulat telur sungsang (obovate), dengan ujung daun tumpul (obtuse) hingga tumpul meruncing (obtuse-accuminate), jumlah bunga 3-6, dan bentuk buah accuminoid. Sedangkan M. paniculata tipe liar, namun juga banyak ditanam di taman, memiliki karakteristik tanaman yang lebih besar, dengan bentuk daun lonjong (oblong)  hingga lonjong-bulat telur (oblong-eliptic), dengan ujung helai daun meruncing (acuminate) atau berekor (caudate), jumlah bunga 3-4 bunga, dan bentuk buah berbentuk accuminoid. 

    M. paniculata berasal dari Cina selatan; Taiwan; Jepang; Sub Benua India yaitu Bangladesh, India, Nepal, utara-timur Pakistan dan Sri Lanka; Asia Tenggara yaitu Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Indonesia, Malaysia dan Filipina; dan Australia utara yaitu bagian utara Northern Territory, Queensland utara dan utara Australia Barat; dan pulau-pulau di kepulauan Pasifik (Wiersema and León 2003).
    Tanaman kemuning atau orange jasmine (jessamine) atau Chinese box diketahui pertamakali didomestikasi di Cina dan sampai kini tersebar di seluruh dunia. Tanaman ini digunakan sebagai tanaman lindung pada taman perkotaan di daerah beriklim hangat ataupun didaerah empat musim yang dibudidayakan di rumah kaca (Swingle 1967). (irm)
    • 24 Mei 2019

      Tapeinochilos ananassae

      Tapeinochilos ananassae K. Schum berasal dari Malaysia dan banyak tersebar di pegunungan Maluku (Heyne, 1987). Saat ini tanaman ini banyak dikembangkan pula di Queensland, Australia, Hawai dan Amerika selatan (Anonim, 2002). 
      Selain sebagai tanaman hias, Tapeinochilos ananassae juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Daun dan akarnya yang lunak apabila diremas dengan air kemudian diminum bisa menjadi obat penangkal racun ular. Empulur dan daunnya juga bisa dipakai untuk
    • 23 Mei 2019

      KAPITALISASI INOVASI KRISAN BALAI PENELITIAN TANAMAN HIAS

      Balai Penelitian Tanaman Hias sebagai lembaga riset telah menghasilkan berbagai inovasi di bidang tanaman hias. Inovasi tersebut di antaranya berupa varietas, benih, dan teknologi produksi krisan.
      Balithi sejak tahun 1998 hingga saat ini telah menghasilkan 83 varietas.
      Penggunaan varietas tersebut di industri florikultura nasional mampu mensubstitusi  sebesar 40% dari total varietas yang beredar di pasar nasional.


      Berdasarkan data BPS (2014 s/d

    • 22 Mei 2019

      Mengenali Penyakit Tanaman Hias, Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab.


      Gejala serangan penyakit Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab. (Cendawan) yaitu terdapatnya lapisan putih bertepung pada permukaan daun. Tepung putih ini sebenarnya merupakan masa dari konidia cendawan. 
      Pada serangan berat menyebabkan daun pucat dan mengering. Penyakit biasa menyerang tanaman pada dataran tinggi maupun dataran rendah.  Suhu optimum untuk perkecambahan konidiumnya adalah 25°C.
      Cendawan berkembang pada cuaca kering, dan konidiumnya
    • 21 Mei 2019

      Monev Puslitbang Horti On-Going tahun 2019


      Kegiatan monitoring dan evaluasi Tim Puslitbang Hortikultura dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 21-23 Mei 2019. Anggota tim Monev terdiri atas Prof (R) Dr. Ir. Yusdar Hilman, MS., Dr. Bagus K, dan Dr. Noor Roufiq Ahmadi.

      Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap Tindak lanjut BA Monev I Puslitbang Hortikultura yang dilaksanakan tanggal 21-22 Maret 2019 dengam melihat kembali Dokumen perencanaan penelitian dan pengembangan
    • 21 Mei 2019

      Klasifikasi dan Deskripsi Botani Asplenium nidus L.


      Sistem klasifikasi menurut Christenhusz dan Chase (2014) adalah sebagai berikut:
      Asplenium nidus termasuk dalam Kerajaan Plantae, Divisi Pteridophyta, Kelas Polipodiopsida, Bangsa Polypodiales, Suku Aspleniaceae, Marga Asplenium
      Jenis A. nidus L. dalam bangsa Polypodiales terdiri atas 26 suku di antaranya Aspleniaceae. 
      Marga Asplenium terdiri atas 115 jenis (Ohlsen et al. 2015). Aspleniaceae merupakan tumbuhan paku sejati, karena memiliki
    • 20 Mei 2019

      Dracaena fragrans L. Ker Gawl (Asparagaceae)


      Marga Dracaena ditemukan pada tahun 1768 oleh Vandelli (Brown, 1914). Jenis pertama yang ditemukan adalah Dracaena draco L. di Pulau Canary. Menurut Waterhouse (1987), Dracaena meliputi 40 jenis, tetapi menurut Huxley (1992), Dracaena terdiri atas 50 jenis. 
      Menurut Bos (1992, 1998); Staples & Herbst (2005); Judd et al. (2007); dan Mabberley (2008), Dracaena terdiri atas 60-80 jenis yang tersebar di daerah tropis dan sub tropis, kecuali Amerika Selatan yang
    • 19 Mei 2019

      Alocasia celebica Engl ex Koord


      Alocasia celebica Engl ex Koord termasuk family araceae, memiliki nama umum Talas-talasan dan sebaran Geografisnya endemik di Sulawesi Tenggara terutama di daerah Mongolia

      Dengan tinggi tanaman ± 60 cm, bentuk daun jantung dengan ujung runcing, jumlah helaian daun 1-6, warna daun bagian atas hijau tua mengkilat dengan urat daun berwana hijau pucat keabu-abuan, warna daun bagian bawah ungu tua. Bunga berbentuk