PHILODENDRON-BIPINNATIFIDUM-SCHOTT-EX-ENDSLICHER

  • PHILODENDRON BIPINNATIFIDUM SCHOTT EX ENDSLICHER

  • ditulis tgl : 25 April 2019, telah dibaca sebanyak : 344 kali

    Share On Twitter

    Philodendron bipinnatifidum Schott ex Endslicher Syn. Philodendron selloum Climb termasuk kedalam famili Araceae, nama umum tanaman ini Philo bergerigi.
     
    Tanaman ini umumnya terdapat di daerah tropis, seperti Amerika tropis, dan sub tropis bagian selatan, tersebar hingga  di wilayah Asia sampai ke Indonesia.

    Deskripsi : 
    Batang monokotil, tinggi 1 m 2 m, diameter 5 10 cm .Tangkai daun panjang 10 50 cm. Daun berbentuk menjari, lebar melonjong ber diameter 1 m berwarna hijau.Dari batang ruas daun mengeluarkan akar air. 

    Lingkungan Tumbuh : 
    Habitat tanaman ini tanaman ini tumbuh di hutan Amazon yang sedikit lembab, tanah kaya unsur hara sedikit asam. Di Indonesia tanaman ini sudah dikenal sejak lama dan di tanam pada tempat terbuka di halaman luas  terkena sinar matahari langsung sepanjang hari pada tanah yang mempunyai unsur hara yang cukup.

    Manfaat :
    Sebagai  tanaman hias dalam ruangan juga bis dijadikan daun potong pada rangkaian besar. (irm)

    sumber: Buku ensiklopedia Tanaman Hias Tropis

  • BERITA TERKAIT
    • FGD Evaluasi Kinerja Lembaga PUI: Nilai Kinerja Balithi Cukup Tinggi

      17 November 2019
      Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Lembaga PUI Pemuliaan Tanaman Hias dilaksanakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias Sabtu 16 November 2019 dengan tim penilai Prof. Sudarsono sebagai Dewan Pakar PUI dan Dr. Lelya Narsi Koordinator PUI Pusat Kemenristek DIKTI.FGD Evaluasi Kinerja PUI Pemuliaan Tanaman hias ini dihadiri oleh pengelola PUI Pemuliaan Tanaman Hias Balithi, acara dipandu oleh Dr. Dedeh Kuniasih dan presentasi capaian kinerja 2019
    • BIMTEK KRISAN DATARAN RENDAH, KADISTAN CIANJUR: INI KESEMPATAN BUAT KITA

      11 November 2019
      Kegiatan bimbingan teknis dengan tema pengembangan rantai nilai perbenihan krisan dataran rendah inovasi terobosan untuk mendukung peningkatan daya saing industri florikultura berbasis sumber daya nasional dilaksanakan di Aula Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Senin 11 Nopember 2091 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balithi Ir. Rudy Soehendi, MP., Ph.D.Hadir dan turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Mamad Nano, SP.,
    • Bimtek dan Temu Lapang Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah

      10 November 2019
      Guna mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) akan mengelar kegiatan bimbingan teknis dan temu lapang dengan tema Pengembangan Rantai Nilai Perbenihan Krisan Dataran Rendah: Inovasi Terobosan yang Mendukung Peningkatan Daya Saing Industri Florikultura Berbasis Sumber Daya Nasional.Kegiatan bimbingan teknis akan diselenggarakan di aula Balai Penelitian Tanaman Hias pada Senin 11
    • Balitbangtan Melaksanakan Panen Perdana di Lokasi Demfarm SERASI

      06 November 2019
      Info Balitbangtan - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan Panen Perdana Padi dilaksanakan di Demfarm SERASI, Desa Jejangkit Muara, Kec. Jejangkit, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada tanggal 6 Nopember 2019. Panen Perdana Padi secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry.Dalam wawancaranya Dr. Fadjry Djufry mengatakan bahwa Balitbangtan telah
    • Sejarah Perkembangan Krisan: Lebih dari 100 varietas krisan dihasilkan Balithi

      05 November 2019
      Krisan dibudidayakan di Jepang sekitar abad ke 8 SM. Di Jepang terdapat Hari Krisan Nasional atau disebut dengan Festival of Happiness. Tahun 797 bunga krisan dijadikan sebagai simbol kekaisaran Jepang dengan sebutan Queen of The East. Pada abad kesembilan Masehi, Kaisar Uda mendirikan Taman Kerajaan di mana berbagai jenis krisan terus dikembangkan. Pada tahun 1910, krisan diproklamasikan sebagai bunga nasional. Tidak sampai pertengahan
    • NURFITRI Varietas Gladiol Dataran Medium

      31 Oktober 2019
      Nurfitri merupakan salah satu varietas gladiol yang adaptif untuk di budidayakan pada daerah dataran medium hingga tinggi dengan ketinggian tempat antara 600 - 1400 meter dari permukaan laut.Mulai berbunga pada umur 45-60 hari setelah tanam, dan pemanenan dapat dilakukan pada umur 73-96 hari setelah tanam, varietas Nurfitri memiliki kerapatan bunga yang saling bersentuhan antar kuntumnya.Diameter bunga varietas ini kisaran 8,5 -
    • Ketua DPRD: Potensi Tanaman Hias di Tangerang Selatan Luar Biasa

      25 Oktober 2019
      Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Tangerang Selatan H. Abdul Rasyid beserta jajarannya yang terdiri dari Kepala Bagian Penganggaran dan pengawasan Dani Bina Satria, Kepala Bagian Program Rokhman, serta pelaksana PNS dan Non PNS DPRD Kota Tangerang Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) pada Jumat 25 Oktober 2019. Tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah untuk mencari informasi mengenai