Membangun Jaringan Kerjasama Lintas Kawasan Florikultura Untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani


Diupload oleh : Wisnu Ardi Pratama
15 Agustus 2018  |  Kategori :Info Diseminasi - Dibaca 327 kali






Kementrian Koordinasi Perekonomian Republik Indonesia pada tanggal 9 Agustus 2018 mengadakan rapat koordinasi yang bertajuk “Membangun Jaringan Kerjasama Lintas Kawasan Florikultura Untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani”. Acara ini dilaksanakan sebagai sarana komunikasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah serta para pelaku usaha tani bunga di Kota Tomohon. Turut hadir dalam acara ini adalah Bapak Walikota Tomohon, Direktur Buah dan Florikultura dan Kepala balai Penelitian Tanaman Hias.

 

Dalam sambutannya Walikota Tomohon bercerita mengenai potensi dan succes story pengembangan dunia Florikultura di Kota Tomohon. Walikota mengatakan bahwa perekonomian Kota Tomohon sangat terbantu dengan berkembangnya bisnis bunga saat ini. Potensi inilah yang akan terus ditingkatkan dan ditularkan ke daerah lain sehungga kemajuan ekonomi tak hanya dirasakan oleh petani di Tomohon tapi juga di daerah lainnya.

 

Turut meberikan sambutan adalah Direktur Buah dan Flori yaitu Bapak Sarwo Edi. Dalam sambutannya Direktur buah dan flori mengatakan Pembangunan agribisnis florikultura mencatat berbagai keberhasilan selama periode 2010-2016, diantaranya peningkatan produksi, produktivitas, luas area tanam, nilai ekspor, dan penyerapan tenaga kerja. Pada periode waktu tersebut, produksi dan produktivitas berbagai komoditas florikultura rata-rata meningkat sekitar 27 % per tahun, luas tanam meningkat 15 % per tahun, nilai PDB florikultura meningkat 12 %, nilai ekspor mencapai lebih dari US $ 20 Juta, dan penyerapan tenaga kerja mencapai lebih dari 0,75 juta orang.  Namun demikian, pengembangan florikultura Indoensia masih menghadapi berbagai persoalan. Persoalan mendasar yang dihadapi oleh agribisnis florikultura pada saat ini ialah, meningkatnya kerusakan lingkungan produksi dan perubahan iklim global, terbatasnya ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, lahan dan air, rendahnya kepemilikan lahan, lemahnya sistem perbenihan nasional, keterbatasan akses petani terhadap permodalan, masih tingginya suku bunga usaha tani, lemahnya kapasitas dan kelembagaan petani dan penyuluh, rendahnya Nilai Tukar Petani (NTP), dan belum padunya antar sektor dalam menunjang pembangunan agribisnis florikultura. Untuk itulah maka diharapkan pemerintah daerah Kota Tomohon dapat membantu petani dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

 

Kepala Balai Penelitian tanaman Hias dalam sambutannya mengatakan bahwa peran teknologi dalam pengembangan kawasan florikultura sangatlah besar. Pembangunan industri florikultura diarahkan pada upaya peningkatan daya saing. Hal ini menuntut tersedianya inovasi teknologi yang dihasilkan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan yang intensif. Ke depan Balithi harus  proaktif, antisipatif dan partisipatif dalam menciptakan, merekayasa, dan mengembangkan IPTEK guna mendukung terwujudnya industri florikultura yang berdaya saing. Inovasi teknologi yang dihasilkan Balithi harus memiliki nilai tambah komersial dan ilmiah sesuai kebutuhan para pelaku agribisnis di dalam negeri. Di samping itu diperlukan pembentukan daya inovasi dan akselerasi adopsi teknologi untuk menghasilkan produk-produk berdaya saing tinggi.

 

Setelah paparan dari para narsum, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan testimoni dari petani krisan di Tomohon. Beberapa petani yang hadir diantaranya adalah Bu Yeni dan Pak lexi. Bu Yeni mengatakan bahwa saat ini dirinya sudah memiliki 10 GH Krisan, dimana setiap 2 minggu penghasilnnya dari 1 GH adalah 8 juta. Hasil dari usaha taninya ini tentu memberikan motivasi lebih bagi para petani untuk terus mengusahakan tanaman hias.

 

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan kunjungan ke GH krisan yang ada di Show Windows Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon. Turut hadir dalam kunjungan ini adalah 12 perwakilan Duta Besar negara sahabat. Terlihat bahwa performa Krisan yang ditampilkan dalam GH sangat menarik perhatian para tamu yang hadir.

Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.166.207.223

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun