Ensiklopedia HPT Tanaman Hias: Tungau Merah Tetranychus sp.


Diupload oleh : Administrator
06 Juni 2018  |  Kategori :Info Aktual - Dibaca 970 kali






Tungau merah (Tetranychus sp.) bersifat kosmopolit dan dapat dijumpai hampir di seluruh belahan dunia.  Tanaman inang selain krisan antara lain singkong, kapas, hampir pada semua tanaman pada famili leguminoceae, jeruk, mawar, karet, jarak, pepaya, dadap, kacang-kacangan, tomat dan gulma terutama golongan dicotyledonae. Tungau sangat cepat berkembang biak dan dalam waktu singkat dapat menyebabkan kerusakan secara mendadak. Hal ini berkaitan dengan waktu perkembangan tungai yang singkat, yaitu berkisar 12-19 hari pada suhu 20-25°C Bagian tanaman yang diserang antara lain tangkai daun dan bunga.
Imago sering berada pada daun bagian bawah.  Gejala kerusakan yang diakibatkan oleh tungau hama ini bervariasi tergantung jenis tanamannya. Nekrotik merupakan gejala yang pasti terjadi pada daun yang terserang. Gejala serangannya tampak pada daun berupa titik kecil berwarna terang yang kemudian berkembang  menjadi bercak tidak teratur berwarna putih atau hijau. Sering terjadi perubahan warna daun dari kuning menjadi keperakan. Kerusakan lainnya adalah daun mengeriting, nekrosis pada daun dan batang muda bahkan juga pada tunas yang baru tumbuh serta melengkung pada permukaan bawah daun.  Bila serangan berat daun layu dan gugur dan tanaman menjadi gundul.  
Tungau ini berukuran kurang dari 1 mm, biasanya berwarna merah, hijau, orange atau kuning. Siklus hidup tungau ini terdiri dari telur, larva, nimfa (protonimfa dan deutonimfa) dan dewasa. Telur umumnya diletakkan pada permukaan bawah daun tapi terkadang juga pada permukaan atas daun bila populasi tunga berlimpah. Telur berbentuk bulat seperti bola dan saat baru diletakkan berwarna putih bening. Larva dan nimfa berwarna hijau kekuningan dengan bintik gelap pada bagian samping atas. Tungau dewasa umumnya berwarna merah atau merah kekuningan. Warna tubuh imago terkadang dipengaruhi oleh tanaman inangnya. Tungkai berwarna kekuningan. Imago betina memiliki lama hidup yang lebih panjang dibandingkan imago jantan. Tingkat fekunditas bervariasi dan dipengaruhi oleh suhu. Imago betina hanya mampu meletakkan telur rata-rata 10 butir telur per hari, dan selama hidupnya imago betina dapat menghasilkan kira–kira 100 butir telur pada suhu 25oC. Imago jantan berkembang lebih cepat dari pada betina.
Pengendalian
Pengendalian dapat dilakukan dengan cara sanitasi lingkungan terutama terhadap gulma yang juga merupakan inang serangga ini. Beberapa predator Acarine seperti: Phytoseiulus persimilis dan Typhlodromus occidentalis dan serangga predator yang menyerang tungau merah yaitu Stethorus (Coccinellidae) dan Scolothrips (Thripidae) dapat digunakan untuk menekan populasi saat populasi tinggi. Penggunaan insektisida nabati neem oil  dapat digunakan atau dengan aplikasi akarisida berbahan aktif dikofol atau piridaben. (Dedi Hutapea)

~irm~
Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.226.36.60

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun