ANTHURIUM-PLOWMANII

  • ANTHURIUM PLOWMANII

  • ditulis tgl : 30 Mei 2018, telah dibaca sebanyak : 4036 kali

    Share On Twitter

    The International Plant Name Index : Anthurium plowmanii Croat; Candollea. 42 (2): 811-813. 1987.
    Nama umum: Anthurium Fruffles, Wave of love (Inggris), Gelombang cinta (Indonesia).

    A. plowmanii termasuk dalam Kingdom: Plantae, Divisi: Angiospermae, Subdivisi: Monocotiledonae, Ordo: Alismatales, Family: Araceae, Subfamili: Aroideae, Genus: Anthurium, Seksi: Pachyneurium, Species: Anthurium plowmanii Croat.  Daun A. plowmanii tergolong sangat tebal dan kaku menyerupai kulit (coriaceous/leathery) dengan helain ellips memanjang dan merucing.  Bagian terlebar helaian berada mendekati ujung daun namun masih disekitar bagian tengah.  Tulang daun primer berada di tengah helaian dan tulang daun lateral memanjang secara bebas dari tulang daun primer ke arah tepi helaian daun.  Permukaan daun bagian atas mengkilap dengan tepi daun bergelombang (undulate).  Gelombang tepi daun A. plowmanii merupakan gelombang tepi daun yang paling tegas diantara spesies-spesies seksi Pachyneurium (Pessoa et al. 2013). Panjang daun tanaman fase juvenile A. plowmanii dapat mencapai 2 meter.  Tangkai daun berukuran 10 - 40 cm dengan penampang melintang tangkai daun berbentuk huruf C atau U . Batas antara tangkai dan helaian terdapat bagian bernama geniculum berbentuk lebih membulat dan lebih agak lebih besar dari tangkai daun.  Beberapa sumber menyebutkan, geniculum berfungsi sebagai pemutar helaian daun untuk menghadap kearah cahaya saat intensitas cahaya rendah.  Karakteristik ini hanya ada pada genus Anthurium dan Spathiphyllum pada family Araceae (Lourdes Soares et al. 2013).  Tanaman-tanaman pada spesies A. plowmanii mempunyai varaiasi dalam bentuk dan karakter daun yang merupakan karakteristik yang jarang dijumpai di famili Araceae.

    Batang A. plowmanii beruas pendek, setiap ruas merupakan tempat melekatnya tangkai daun. Batang A. plowmanii umumnya dipenuhi oleh akar yang tumbuh yang berfungsi sebagai organ penopang tumbuhnya tanaman.  Bunga A. plowmanii tumbuh ke atas (erect).  Spathe berbentuk lonjong meruncing (lanceolate) dan cenderung menekuk keluar (bila sudah mekar) dengan ujung meruncing dengan panjang mencapai  5 – 15 cm dan dapat tumbuh hingga mencapai 29 cm dan lebar 5 – 10 mm, berwarna violet keunguan dengan bercak hijau dan ungu (Gambar 3b).  Spadiks berwarna ungu gelap berbentuk lonjong mengecil di bagian ujung.  Ukuran spadiks mencapai panjang 10 - 45 cm dengan diameter 1 – 2.2 cm.  Panjang stipe (tangkai spadiks) 6 - 10 cm dengan diameter sekitar 1.2 cm.  Ukuran spadiks yang lebih panjang dari tangkai spadiks merupakan salah satu ciri unik dari A. plowmanii pada seksi Pachyneurium yang hanya dipunyai oleh A. solomonii (Pontes et al. 2014).  Bunga bersifat berumah satu dan seperti halnya tanaman pada family Araceae, A. plowmanii juga bersifat protogini dimana dalam bunga yang sama, bunga betina akan akan matang terlebih dahulu dibandingkan bunga jantan (Croat 1980), sehingga penyerbukan alami pada satu bunga sangat jarang terjadi (Barabθ dan Lacroix 2008).  Beberapa sumber menyebutkan bahwa penyerbukan alami beberapa spesies anthurium dibantu oleh sebangsa serangga coleoptera (Frans 2007).  Setelah terjadi penyerbukan, maka embrio bii akan terbentuk yang pada akhirnya membentuk buah matang berwarna kulit merah dengan bentuk bulat memanjang.  Setiap buah berisi 1 – 2 biji dengan ukuran 1 – 1.2 mm dan panjang 1.2 – 1.5 mm dan setiap spadiks mampu menghasilkan 500 – 2000 biji. (K. Budiarto)

    i r m


  • BERITA TERKAIT
    • Suryandhari Agrihorti, Krisan Potong Penghias Ruang dan Panggung

      04 Juni 2020
      Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) *telah* berhasil melepas labih dari 70 varietas krisan bunga potong yang memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda-beda pa setiap varietasnya.Suryandhari Agrihorti adalah salah satu varietas unggul krisan yang dihasilkan Balitbangtan pada 2019 lalu, memiliki bunga tipe spray berbentuk ganda serta berwarna bunga pita kuning menjadikan Suryandhari Agrihorti ini sangat cocok untuk dijadikan
    • TANAM VARIETAS KRISAN BALITHI, PETANI MASIH TETAP RAUP KEUNTUNGAN

      27 Mei 2020
      Bukan sebuah rahasia lagi bahwa  pandemi covid 19 sangat berdampak ke beberapa sektor di negri ini , salah satunya adalah sektor pertanian. Semakin terbatasnya ruang untuk berkegiatan membuat sebagian petani memilih untuk mengurangi kegiatan mereka di luar rumah. Namun ditengah hebohnya pandemi covid 19, ternyata para petani bunga di Kabupaten Cianjur masih berproduksi, dan salah satu varietas yang diproduksi adalah varietas Balithi
    • KRISAN POT MULAI BERMEKARAN, PT CIGWA INDONESIA JAYA SEMAKIN BERWARNA

      19 Mei 2020
      Sejak ditanam pada tanggal 13 Maret lalu, ke lima varietas Krisan Pot milik Balithi yaitu Avanthe, Armita, Anindita, Zwena dan Naura mulai bermekaran di Green House milik PT Cigwa Indonesia Jaya. Ditengah pandemi Covid 19 yang masih melanda di Indonesia, kegiatan monitoring sejauh ini dilakukan secara jarak jauh. Namun pada kesempatan kali ini dengan tetap memperhatikan protocol keamanan dari pemerintah, tim dari Balithi mengunjungi langsung PT. Cigwa Indonesia
    • Clitoria ternatea, Etlingera elatior dan Euphorbia hirta Diminati Jepang

      11 April 2020
      Kamis (9/4) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan tindak lanjut kerjasama dengan Hirata Corp Japan mengenai kolaborasi berkelanjutan pengembangan produk untuk dijadikan sebagai bahan pewarna makanan, kosmetik & perlengkapan mandi serta pemanfaatannya untuk farmasi.Salah satu produk yang ditawarkan untuk dikembangkan dalam usulan kerjasama tersebut adalah jenis tanaman hias endemik Indonesia yg  potensial
    • Video Conference, Metode Yang Diterapkan Balitbangtan dalam Penanggulagan covid-19

      10 April 2020
      Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut menerapkan berbagai kebijakan dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 ini diantara dengan membagikan alat pelindung diru (APD) seperti pembagian hand sanitizer, hand soap dan disinfektan kepada masyarakat yang sebelumnya APD tersebut telah diuji terlebih dahulu di laboratorium Balitbangtan.Penerapan kebijakan lain yang dilakukan Balitbangtan
    • Perhatian Balitbangtan Terhadap Dunia Medis dalam Upaya Mencegah Penyebaran Covid19

      08 April 2020
      Salah satu upaya yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dalam mencegah penyebaran virus Corona (COVID19) yaitu dengan dilakukannya pemberian paket bantuan terhadap tenaga medis yang menangani pandemi Covid-19 pada Jumat (3/4/20).Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada masing-masing perwakilan dari empat rumah sakit yang berada di wilayah Bogor, yakni RSUD Kota Bogor, RSUD
    • Balithi Dukung Program Pemberantasan Covid-19

      01 April 2020
      Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) sebagai salah satu lembaga yang berada dibawah naungan Kementerian Pertanian turut berperan aktif dalam melaksanakan arahan Pemerintah RI dalam menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) diantaranya dengan melakukan program Bekerja Dari Rumah (Work From Home) dengan sistem bagi piket dikalangan karyawan, pembagian vitamin kepada seluruh karyawan untuk persediaan selama 30 hari, pembagian masker serta penempatan hand sanitizer di setiap ruang kerja