Anthurium crystalinum


Diupload oleh : Administrator
24 Mei 2018  |  Kategori :Info Penelitian - Dibaca 306 kali






Anthurium berasal dari daerah tropis Amerika Tengah dan Amerika Selatan, dan masuk ke Indonesia sekitar abad ke-18 dibawa oleh bangsa Belanda. Ada dua golongan anthurium, yaitu yang berdaun indah dan yang berbunga indah. 
Anthurium berdaun indah memiliki bentuk, warna, dan ketebalan daun yang beragam, sedangkan seludang bunganya tidak memiliki keistimewaan, diperkirakan spesies Anthurium telah mencapai lebih dari seribu jenis. 
Tanaman Anthurium berkembang pesat di daerah yang beriklim tropis, seperti di sebagian Benua Amerika dan Benua Asia termasuk di Indonesia. Anthurium daun yang sudah beradaptasi dengan iklim Indonesia adalah Anthurium crystallinum (kuping gajah) (Keating 2003).
Anthurium crystallinum adalah spesies Anthurium yang memiliki daun yang sangat menarik dan digunakan sebagai tanaman pot maupun daun potong (Kuanprasert dan Kuehnle 1999). Terdapat beberapa varietas/hasil persilangan A. crystallinum X A. papilli dengan warna spate hijau dan spadik merah marun, namun hasil persilangan ini tidak menghasilkan wangi. 
Selain itu diperoleh hasil persilangan A. crystallinum dan A. armeniense yang memiliki wangi (Kuanprasert et al. 1998; Kuanprasert dan Kuehnle 1999). Selain itu telah dipatenkan varietas Anthurium crystallinum ‘Crystal Hope’ yang memiliki ciri memiliki daun yang relative kecil, vena pada daun memiliki warna yang tegas dan jarang berbunga (Hope 1995).
Anthurium crystallinum  adalah sejenis tanaman dari suku talas-talasan, termasuk famili Araceae. Tanaman ini termasuk tanaman berumah satu, di mana bunga jantan dan bunga betina berada dalam satu bunga. Perbanyakan tanaman anthurium dapat dilakukan secara genertif dengan menggunakan biji dan secara vegetatif melalui stek batang (Dufour dan Guerin 2003). Dalam keluarga Araceae, Anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. 
Daya tarik yang utama dari anthurium crystallinum adalah bentuk daun oval dengan permukaan daun hijau mengkilap, serta tekstur daun tebal dan tegas dengan urat-urat daun berwarna perak yang menonjol (Ratnasari dan Juwita 2008). 

(Eka Febriyanti & Dewi Pramanik)
Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.92.190.11

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun