Standar Oprasional Prosedur (SOP) Teknologi Meriklon Untuk Produksi Benih Berkualitas Anggrek Phalaenopsis


Diupload oleh : Administrator
17 April 2018  |  Kategori :Info Penelitian - Dibaca 62 kali






Standar operasional prosedur (SOP) aplikasi teknologi meriklon untuk produksi benih berkualitas anggrek merupakan rangkaian kegiatan praktis, teknis dan informatif yang disusun untuk mempermudah praktisi dan pelaku kultur jaringan dalam rangka menghasilkan benih berkualitas melalui isolasi dan kultur sel-sel meristem. SOP ini dimulai sejak seleksi/pemilihan tanaman donor yang akan digunakan sebagai sumber eksplan, pemanenan eksplan, sterilisasi, isolasi meristem, kultur inisiasi, regenerasi, perbanyakan hingga penyiapan plantlet berkualitas. Setiap tahapan disusun dengan menyandingkan gambar dan informasi praktis yang mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan dengan mudah.

Aplikasi dan kemampuan teknologi kultur meristem dalam penyediaan bibit tanaman berkualitas bebas virus dapat diandalkan dan sudah dibuktikan pada beberapa tanaman, diantaranya: ketimun (Pink dan Walkey, 1984), kentang (Nagib et al., 2003), Momordica (Huda dan Sikdar, 2006), bawang putih (Haque et al., 2008), stroberi (Biswas et al., 2007), pisang mas (Wirakarnian et al., 2008), anggrek Cymbidium (Lim et al., 2008), anyelir (Budiarto et al., 2007), dan ubi (Alam et al., 2010). Di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) pengembangan kultur meristem juga telah dilakukan pada tanaman anyelir dan krisan yang dikombinasikan dengan perlakuan pemanasan dan ribavirin. Saat ini pengembangan teknologi kultur meristem pada Phalaenopsis sedang dilakukan di Balithi dengan hasil yang cukup menjanjikan. Meski pengembangan teknologi tersebut masih berada pada tahap awal, namun diyakini bahwa pada tahun 2013 teknologi tersebut dapat dihasilkan secara utuh. 
Pengembangan kultur meristem pada perbanyakan bibit anggrek yang berkualitas dan bebas virus didasarkan pada kenyataan bahwa
  1.  Meristem merupakan sekelompok sel yang aktif membelah, terletak pada bagian tertentu tanaman (titik tumbuh tunas/akar), yang akan membentuk akar, tunas, daun, bunga dan bagian yang lain. 
  2. Sel-sel meristem ini dapat membelah tanpa batas untuk membentuk jaringan sel dan selanjutnya membentuk organ-organ tanaman. 
  3. Meristem tunas pada tanaman dikotil umumnya mempunyai beberapa lapisan sel yang membentuk titik tumbuh (dome).
  4. Diamater sel-sel yang aktif membelah ini berkisar antara 0.1-0.2 mm lebar dan 0.2-0.3 mm panjang. 
  5. Sel-sel meristem umumnya stabil karena mitosis terjadi secara bersamaan dengan pembelahan sel yang terus menerus, sehingga duplikasi DNA berlebih dapat dihindarkan. Hal ini menyebabkan tanaman yang dihasilkan dari sel-sel meristem identik dengan induknya. 
  6. Tanaman yang dihasilkan melalui kultur meristem ini seringkali disebut dengan meriklon.
Standar Operasional Prosedur (SOP) Teknologi Meriklon Phalaenopsis terdiri dari

  • Seleksi tanaman donor
  • Donor eksplan
  • Sterilisasi eksplan
  • Penyiapan donor eksplan
  • Isolasi meristem
  • Kultur inisiasi
  • Kultur pembesaran dan perbanyakan kalus embriogenik/embrio/plb
  • Perkecambahan embrio 
  • Penyiapan plantlet untuk tujuan aklimatisasi
  • Aklimatisasi plantlet
Aplikasi dan pengembangan kultur meristem untuk menghasilkan benih berkualitas anggrek keberhasilannya sangat tergantung dari ketersediaan fasilitas mikroskop dan sarana pendukung isolasi meristem, medium yang sesuai, dan ketekunan untuk berlatih dan mencoba. Semakin lengkap fasilitas mikroskop dan sarana pendukung, medium yang sesuai dan ketekunan berlatih dan mencoba akan semakin besar tingkat keberhasilannya. Titik kristis teknologi meriklon ini berada pada tahap isolasi meristemnya. Semakin kecil ukuran kelompok sel meristem yang diisolasi (kurang dari 0.3 mm) pada daerah titik tumbuh akan semakin besar keyakinan mendapatkan benih berkualitas hasil regenerasi sel-sel meristem. Teknologi meriklon Phalaenopsis ini dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan ketersediaan fasilitas dan sarana pendukung yang dimiliki oleh seseorang/kelompok/perusahaan/lembaga yang mengaplikasikannya.

--Budi Winarto--
Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.81.166.196

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun