Evolusi dan resiko erosi genetik Anthurium Bakeri


Diupload oleh : Administrator
11 April 2018  |  Kategori :Info Aktual - Dibaca 177 kali




Tingkat evousi dan keragaman morfo-anatomi spesies-spesies pada genus anthurium banyak mendapat perhatian seiring dengan penemuan spesies-spesies baru di daerah endemik dan distribusinya.  Keragaman morfo-anatomi banyak dihubungkan dengan kondisi ekologi lingkungan tumbuh alami baru yang menjadi pembatas geografis dan faktor penghambat/isolasi aliran gen (gene flow) ke dan dari spesies asalnya (Lexer et al. 2005).  Salah satu studi yang memfokuskan pada tingkat evolusi dan spesiasi genus anthurium adalah observasi pada bagian reproduktif (bunga) seperti yang diusulkan oleh Grayum (1990) yang juga telah dilakukan pada genus-genus lain pada famili Araceae, seperti Philodendron.
Studi karakteristik reproduktif melibatkan 18 karakter di bagian inflorescence/bunga utuh (tongkol dan seludang), 6 karakter di bagian buah, 6 karakter di bagian bagian bunga (flower) dan 15 pada pengamatan mikroskopik tepung sari (pollen) dan sebagian besar karakter yang diuji menunjukkan karakter synamorfik yang tinggi seperti warna buah saat masak, warna tongkol saat muda (spadiks), ratio panjang dan ketebalan tangkai daun dan bunga dan lebar buah (Croat 2015).  Terdapat minimal 3 group yaitu seksi Polyphyllium, group yang terdiri atas A. scandens, A. chiapasense,  A. lucens, A. verapazense dan lain-lain serta group yang terdiri dari kelompok A. andicola seperti A.parvispathum, A. berriozabalense, lancetilense, A. clarinervium, A. leuconeurum,  A. umbrosum dan A. pedatoradiatum) yang dikategorikan terisolasi secara reproduktif di bagian Amerika Tengah dan sangat jarang dijumpai penyebaran secara alami ke bagian lain yang dicirikan dengan karakter pollen yang spesifik  A. bakeri sendiri termasuk dalam suatu group bersama-sama dengan A. lancifolium, A. punctatum  dan A. wendlingerii (Croat dan Carlsen 2013).  Kelompok A. bakeri ini dicirikan karakter synamorfik buah masak meruncing di bagian ujung, ukuran pollen seragam, tergolong kecil dan terdistribusi merata, tangkai bunga lebih tebal atau sama dengan tangkai daun, tongkol (spadiks) berbentuk silindris dengan seludang linear hingga membulat.  Group dimana A. bakeri berada dikategorikan spesies-spesies dengan penyebaran geografi lebih luas dari pada 3 group yang telah disebutkan (Carlsen 2011).
Buah yang berwarna merah saat masak merupakan salah satu karakter A. bakeri yang unik secara komersial selain dari bentuk daun yang memanjang, sehingga perbanyakan dengan biji apomiksis banyak dilakukan untuk mendapatkan karakter yang sama pada turunannya.  Hibrida-hibrida turunan A. bakeri juga dilaporkan berasal dari persilangan dengan spesies dalam satu seksi, seperti A. wendlingerii dan A. lancifolium (Kamemoto dan Kuehnle 1996). 
Beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas axonopodis pv. dieffenbachiae dan Ralstonia solanacearum serta oleh cendawan seperti Rhizoctonia solani, Phytophthora nicotianae var. parasitica dan Pythium splendens serta Colletotrichum gloeosporioides dilaporkan dapat menyerang dan mengakibatkan kematian tanaman (Dhanya dan Mary 2006).  Bila serangan terjadi pada skala luas, maka serangan penyakit ini dapat menjadi salah satu faktor kepunahan spesies

Kurniawan Budiarto, Budi Marwoto, Agus Sutisna
Balai Penelitian Tanaman Hias

Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.225.17.239

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun