Teknologi Perbanyakan Gerbera secara in-vitro


Diupload oleh : Administrator
09 April 2018  |  Kategori :Info Penelitian - Dibaca 609 kali






Gerbera/hebras (Gerbera jamesonii Bolus) merupakan tanaman hias bernilai ekonomi tinggi, kaya warna, menarik dan atraktif., baik di dunia maupun Indonesia. Untuk menunjang pengembangan tanaman ini perlu didukung dengan penyediaan benih berkualitas dalam jumlah cukup dan berkesinambungan. Teknologi in vitro menggunakan tunas pucuk dan daun muda beresiko tinggi terhadap kematian tanaman induk dengan tingkat kontaminasi yang tinggi. Teknologi perbanyakan gerbera secara in vitro menggunakan kuncup bunga muda (KBM) dari tanaman induk terpilih, yang dipanen saat sepal/kalik menutup rapat hingga sedikit membuka, sehat, tidak ada tanda serangan hama-penyakit, sebagai sumber eksplan.

KBM  dipanen pagi hari, dipra-sterilisasi dengan air mengalir 30-60 menit, 1% air sabun 30 menit, 1% bakterisida + fungisida 30 menit, bilas  dengan air bersih, betadine (20 tetes/100 ml) 5 menit, 0,05% HgCl2 5 menit dan bilas air steril. Setelah itu buang semua bagian bunga hingga tinggal penyangga bunga, iris bagian atas dan disterilisasi lanjut dengan 0,01% HgCl2 3 menit,  bilas air steril, potong jadi 4 bagian dan dikultur pada media MS + 0,4 mg/l TDZ dan 0,25 mg/l BAP. Inkubasi gelap 1 bulan, pindah ke terang 12 jam hingga tumbuh tunas adventif. Tunas diperbanyak melalui subkultur tunas pada medium MS + 0,2 mg/l BAP dan 0,02 mg/l NAA ; diakarkan pada medium MS + 2 g/l arang aktif dan diaklimatisasi pada campuran arang sekam + pupuk kandang (1:1, v/v).

Potensi produksi benih 250 s/d 178.000 plantlets /18 bulan / 6 kali subkultur. Jiika kegagalan tahap perbanyakan 15 %, maka 210 s/d 150.000 plantlets siap aklimatisasi. Jika persentase kegagalan aklimatisasi 20%, maka total benih yang dihasilkan selesai tahap aklimatisasi adalah 168 s/d 120.000 tanaman yang berasal dari 1 sumber eksplan yang beregenerasi. Jika biaya eksplan (1,6 %), bahan sterilisasi (2 %), media (26,8 %), tenaga kerja (58,6 %), listrik (9 %) dan media aklimatisasi (2 %) mencapai Rp. 25.650.000,- maka biaya produksi per plantlet mencapai Rp. 213,- per tanaman. Jika dijual Rp. 750,- per tanaman saja, maka Rp. 90.000.000,- dihasilkan, keuntungan Rp. 64.000.000,- dalam 20 bulan, berarti Rp. 3.242.500,- /bulan. Teknologi ini telah berhasil diaplikasikan untuk perbanyakan beberapa varietas unggul baru (VUB) gerbera Balithi, VUB yang dikembangkan oleh petani dan klon-klon gerbera terseleksi Balithi dengan tingkat reproducibility dan repeatability berkisar antara 25-100% dan rata-rata mencapai  64,1%.


Budi Winarto

Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 34.228.41.66

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Agribisnis dan Wisata... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Varietas Tanaman... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Tanaman Hias di Kabupaten... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Agrowisata di... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun