Gelar Teknologi Tanaman Hias Krisan, Temu Stakeholder, dan Pelatihan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (20-22 Oktober 2015)


Diupload oleh : Wisnu Ardi Pratama
02 November 2015  |  Kategori :Info Aktual - Dibaca 1858 kali






Dalam rangka mengembangkan agribisnis florikultura dan meningkatkan mutu produksi serta kesejahteraan pelaku agribisnis florikultura, Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) mempunyai mandat untuk menyebarkan teknologi hasil-hasil penelitian dibidang florikultura, salah satunya dengan melakukan pengkawalan secara langsung ke daerah-daerah yang mempunyai potensi untuk pengembangan tanaman hias yang dikemas dalam kegiatan pengembangan kawasan florikultura. Pelaksanaannya adalah dengan menerapkan teknologi inovasi yang sudah dihasilkan dalam bentuk  demoplot tanaman hias yang dikelola oleh kelompok tani dengan pendampingan oleh Balithi. Selain itu juga dilakukan koordinasi dan mengadakan pertemuan dengan para stakeholder setempat, serta melakukan pengawalan serta bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal dalam menerapkan usaha tani tanaman hias.

Acara gelar teknologi tanaman hias krisan diselenggarakan pada tanggal 20-22 Oktober 2015 di Pendopo KabupatenWonosobo, dihadiri oleh para stakeholder terkait, wakil pemerintah daerah Wonosobo dan daerah sekitarnya, serta BPTP wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Acara ini dibuka oleh Kepala Distanakan Wonosobo yang menyampaikan laporan kegiatan gelar teknologi tanaman hias, dilanjutkan dengan sambutan dari Balitbangtan yang diwakili oleh Kepala Balithi, serta sambutan dari Bupati Wonosobo yang sekaligus membuka acara gelar teknologi tersebut. Pada kesempatan ini juga telah diberikan cinderamata dari Badan Litbang Pertanian berupa paket teknologi tanaman hias kepada Bupati Wonosobo dan Kepala Distanakan Wonosobo. Selain itu juga Bupati Wonosobo telah berkenan memberikan usulan pemberian nama calon varietas krisan dan gerbera. Bupati Wonosobo memberikan nama SINTA NURIYAH AGRIHORTI untuk Klon krisan 2-57-7 dan klon gerbera 11.046 diberi nama AINUN AGRIHORTI.

Dalam kata sambutannya, Bupati Wonosobo mengatakan bahwa dengan adanya potensi daerah Wonosobo sebagai daerah pariwisata, seharusnya bisnis tanaman hias dapat dikembangkan lebih baik lagi karena hal ini bisa menjadi stimulus dalam rangka peningkatan ekonomi rakyat. Bahkan Bupati mengatakan, “Kalau saya jadi kepala dinas pertanian, maka tanaman hiaslah yang akan saya unggulkan. Karena kalau untuk tanaman pangan sudah berjalan dengan baik” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan di Wonosobo ini juga digelar temu stakeholder yang dihadiri oleh para petani tanaman hias, pelaku bisnis, serta para dinas terkait. Kepala Dinas Kebersihan, Keindahan dan lingkungan Kabupaten Wonosobo, Lutfi Amin dalam paparannya mengatakan bahwa konsep green city akan diterapkan di Kabupaten Wonosobo mengingat bunga sebagai materi utama pertamanan di Kabupaten Wonosobo sangat potensial. Kabupaten Wonosobo yang memiliki kerentanan terhadap masalah pertanian yang tidak ramah lingkungan, sehingga konsep  Wonosobo Green City adalah mutlak dilakukan oleh seluruh aspek, tidak hanya fisik dan tata ruang saja , tetapi juga pertanian, peternakan, pariwisata, dan juga sektor ekonomi makro dan mikro termasuk UMKM, misal bagaimana pengelolaan limbah batik dan pabrik tahu. (http://tabloidsinartani.com/read-detail/read/green-city-ala-wonosobo/)

Prof.Dr. Budi Marwoto di kesempatan yang sama juga menyampaikan potensi Wonosobo sebagai daerah sentra penghasil Tanaman Hias di Jawa Tengah. Beliau menjelaskan, wonosobo ini memiliki jenis tanah andosol yang sangat subur dan memiliki topografi yang beragam mulai dataran tinggi, menengah dan rendah. Variasi tipe lahan ini memberikan kesempatan dan pilihan komoditi tanaman hias.
Prof Dr. Budi Marwoto mencontohkan, untuk lahan dataran jenis tanaman hias yang pas adalah tanaman hias sub tropis yang didominasi dengan beragam jenis bunga. Sedangkan untuk lahan pada dataran menengah dan rendah petani bisa menanam tanaman berdaun indah seperti Philondendron dan kuskus. Peluang ini tentunya akan menekan terjadinya kompetisi  diantara petani. “Petani bisa memiih jenis yang cocok dengan lahannya”.
(http://tabloidsinartani.com/content/read/menelisik-potensi-bunga-wonosobo-bersama-prof-budi-marwoto/)

Setelah temu stakeholder, acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi pameran tanaman hias di area Pendopo Bupati Wonosobo. Pameran tersebut berlangsung dari tanggal 20 s/d 23 Oktober 2015.  Peserta pameran terdiri dari berbagai kalangan seperti : Florist, Kelompok tani florikultura dan Asosiasi Tanaman Hias Wonosobo dan Kabupaten sekitarnya, Kampung hortikultura dan Badan Litbang Litbang Pertanian. Acara gelar teknologi varietas krisan juga dilengkapi dengan agroklinik tanaman hias dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya yang menguasai aspek-aspek teknis budidaya krisan dari penyiapan benih hingga proses budidaya krisan.
Selain display varietas unggul krisan, telah diselenggarakan pula berbagai acara pendukung, antara lain pelatihan produksi benih krisan, budidaya krisan pot, pewarnaan bunga, pembuatan arang sekam dan merangkai bunga.  Pelatihan produksi benih dilaksanakan sebagai sarana transfer teknologi produksi benih sebar yang sehat dan bermutu di tingkat petani.  Produksi benih sebar di tingkat petani dengan pengawalan teknologi dan pengawasan mutu yang baik ini merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.  Jaminan ketersediaan benih sehat tepat pada waktu dibutuhkan dengan kualitas dan kuantitas yang memadai merupakan salah satu penentu keberhasilan usaha tani.
Pelatihan lainnya ialah pembuatan arang sekam, pewarnaan bunga dan merangkai bunga juga akan dilakukan.  Pembuatan arang sekam menggunakan bahan baku berupa sekam hasil dari panen padi sangat berlimpah dan melalui proses tertentu dapat dijadikan arang sekam yang merupakan media dasar perbanyakan vegetatif pada banyak tanaman hortikultura. Teknik pewarnaan buatan pada bunga dapat diterapkan pada banyak jenis bunga, yang awalnya dianggap tidak komersial.  Ditunjang dengan peningkatan ketrampilan merangkai bunga, bunga-bunga ini pun dapat ditampilkan lebih menarik dan bernilai komersial.

Berita Terkait

INFORMASI PENGUNJUNG :

AGENT : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)
IP PUBLIK : 54.81.210.99

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II. Silahkan diunduh: [Perencanaan Pembangunan KP. Serpong Tahap II], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi. Silahkan diunduh: [Perencanaan Renovasi Bangunan Guest House Segunung Balithi], Terima Kasih.

Pengumuman

Pokja Balai Penelitian Tanaman Hias, mengumumkan Pemenang Lelang Pengadaan Alat Laboratorium. Silahkan diunduh: Pengumuman Pemenang Lelang, Terima Kasih.

Informasi Publik

  • Tersedia Setiap Saat
    Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI no 14 ... [download file]
  • Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala
    Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala sebagaimana tercantum dalam ... [download file]
  • Diumumkan Secara Serta Merta
    Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI ... [download file]

Sekilas info


Info Kerjasama

  • Penelitian dan Pengembangan
    Kerjasama Penelitian dan Pengembangan... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Kerjasama Pengembangan Komoditas Hortikultura di... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    ... [detail]
  • Penelitian dan Pengembangan
    Otomasi Fertigasi pada Budidaya Tanaman Krisan dengan... [detail]
daftar kerjasama penelitan pertahun